Akarkata.com, Batang Lupar, Kapuas Hulu – Babinsa Koramil 1206-03/Batang Lupar kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat dengan turun langsung membantu warga binaannya menjemur padi hasil panen.
Kegiatan tersebut berlangsung di Desa Labian Iraang, Kecamatan Batang Lupar, Kabupaten Kapuas Hulu, Jumat (03/04/2026).
Kehadiran Babinsa di tengah para petani tidak hanya menjadi bentuk pendampingan, tetapi juga bagian dari upaya nyata TNI dalam membantu masyarakat menjaga kualitas hasil panen.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Penjemuran padi merupakan salah satu tahapan penting setelah masa panen, karena berpengaruh besar terhadap mutu gabah sebelum disimpan ataupun dijual.
Dalam kegiatan tersebut, Sertu Dedi Indrianto selaku Babinsa Koramil 1206-03/Batang Lupar tampak ikut membantu warga menata dan membolak-balik gabah yang dijemur agar proses pengeringan berlangsung merata.
Dengan cara tersebut, kadar air dalam gabah dapat berkurang sehingga hasil panen tidak mudah rusak.
Penjemuran Padi Menentukan Kualitas Hasil Panen

Bagi para petani, proses penjemuran padi memiliki peran yang sangat penting. Setelah dipanen, gabah masih mengandung kadar air yang cukup tinggi.
Jika tidak segera dikeringkan, gabah berisiko mengalami kerusakan, berjamur, bahkan membusuk saat disimpan.
Karena itu, para petani di Desa Labian Iraang memanfaatkan cuaca cerah untuk menjemur hasil panen mereka.
Dalam proses ini, bantuan dari Babinsa sangat dirasakan warga karena pekerjaan menjemur padi membutuhkan tenaga dan ketelitian.
Sertu Dedi Indrianto menjelaskan bahwa gabah yang memiliki kadar air terlalu tinggi akan sulit disimpan dalam waktu lama.
Selain itu, kualitas beras yang dihasilkan juga dapat menurun dan berdampak pada harga jual di pasaran.
“Penjemuran padi sangat penting agar hasil panen tetap terjaga kualitasnya. Jika gabah dikeringkan dengan baik, maka hasil panen bisa disimpan lebih lama dan nilai jualnya menjadi lebih tinggi,” ujar Sertu Dedi Indrianto.
Ia menambahkan, proses pengeringan yang dilakukan secara merata juga dapat mencegah gabah berubah warna ataupun terserang hama.
Oleh sebab itu, para petani perlu memperhatikan setiap tahapan pascapanen agar hasil jerih payah selama berbulan-bulan tidak sia-sia.
Wujud Kepedulian Babinsa terhadap Petani

Kehadiran Babinsa dalam membantu petani merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial yang selama ini dijalankan TNI AD melalui satuan kewilayahan.
Babinsa tidak hanya bertugas menjaga keamanan wilayah, tetapi juga hadir untuk membantu mengatasi berbagai kesulitan masyarakat.
Hal tersebut ditegaskan oleh Sertu Dedi Indrianto yang menyebut bahwa membantu warga dalam kegiatan pertanian merupakan salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat.
“Kami selalu siap membantu warga, termasuk dalam kegiatan pertanian seperti ini. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat merupakan wujud nyata bahwa TNI selalu bersama rakyat,” kata Sertu Dedi Indrianto.
Menurutnya, keberhasilan petani dalam memperoleh hasil panen yang baik akan berdampak langsung pada kesejahteraan keluarga mereka.
Oleh karena itu, pendampingan kepada petani harus terus dilakukan, mulai dari masa tanam, perawatan, panen, hingga pascapanen.
Pendampingan tersebut juga menjadi bagian dari upaya mendukung program ketahanan pangan nasional. Dengan meningkatnya kualitas hasil panen, maka produktivitas pertanian masyarakat akan ikut meningkat.
Sinergi TNI dan Warga Perkuat Ketahanan Pangan
Kegiatan yang dilakukan Babinsa Koramil 1206-03/Batang Lupar mendapat sambutan positif dari masyarakat Desa Labian Iraang.
Warga merasa terbantu karena pekerjaan menjemur padi dapat diselesaikan lebih cepat.
Selain itu, kebersamaan antara Babinsa dan masyarakat semakin mempererat hubungan yang harmonis di wilayah binaan.
Tidak sedikit warga yang menilai kehadiran Babinsa mampu memberikan semangat tersendiri, terutama saat menghadapi pekerjaan berat di sektor pertanian.
Sinergi antara TNI dan masyarakat memang menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung ketahanan pangan di daerah.
Kecamatan Batang Lupar yang sebagian besar masyarakatnya berprofesi sebagai petani membutuhkan dukungan agar hasil pertanian terus meningkat.
Melalui kegiatan seperti ini, TNI hadir bukan hanya sebagai aparat negara, tetapi juga sebagai sahabat dan mitra masyarakat.
Kehadiran Babinsa di tengah petani diharapkan dapat memotivasi warga untuk terus mengembangkan sektor pertanian dan memanfaatkan potensi lahan yang dimiliki.
Penjemuran yang Tepat Tingkatkan Nilai Jual Gabah
Selain menjaga kualitas, proses penjemuran padi yang baik juga sangat berpengaruh terhadap nilai jual gabah.
Gabah yang kering dan bersih biasanya memiliki harga lebih tinggi dibandingkan gabah yang masih basah atau berkualitas rendah.
Karena itu, petani di Desa Labian Iraang berupaya melakukan penjemuran secara maksimal sebelum gabah disimpan ataupun dijual kepada pengepul.
Dengan kualitas yang lebih baik, para petani tentu akan memperoleh keuntungan yang lebih besar.
Babinsa Koramil 1206-03/Batang Lupar juga mengingatkan warga agar tidak terburu-buru menyimpan gabah sebelum benar-benar kering.
Langkah tersebut penting untuk mencegah kerusakan selama penyimpanan.
Di sisi lain, kegiatan pendampingan seperti ini diharapkan dapat terus berlanjut.
Tidak hanya pada proses penjemuran padi, tetapi juga dalam berbagai kegiatan pertanian lainnya, mulai dari pengolahan lahan, penanaman, hingga masa panen.
Kemanunggalan TNI dan Rakyat Terus Diperkuat
Kegiatan membantu warga menjemur padi di Desa Labian Iraang menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat menunjukkan bahwa TNI selalu berupaya hadir dan memberikan manfaat bagi warga di wilayah binaannya.
Melalui kerja sama yang terus terjalin antara Babinsa dan masyarakat, diharapkan sektor pertanian di Kecamatan Batang Lupar semakin berkembang.
Dengan demikian, kesejahteraan petani dapat meningkat dan ketahanan pangan di Kabupaten Kapuas Hulu semakin kuat.
Pendampingan yang dilakukan Sertu Dedi Indrianto juga diharapkan menjadi inspirasi bagi wilayah lain agar terus memperkuat sinergi antara aparat dan masyarakat dalam mendukung pembangunan di sektor pertanian.
(Pendim1206/Psb)











