Akarkata.com, Bengkayang, Kalbar – Kodim 1209/Bengkayang kembali melaksanakan Tes Kesegaran Jasmani (Garjas) Usul Kenaikan Pangkat (UKP) dan Garjas Periodik I Tahun Anggaran 2026.
Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh personel Kodim 1209/Bky dan dilaksanakan di Lapangan Kompi Senapan C Yonif 654/Galuh Taruna Yudha, Jalan Perwira, Kelurahan Bumi Emas, Kecamatan Bengkayang, Kabupaten Bengkayang, Selasa (21/4/2026).
Pelaksanaan Garjas ini menjadi bagian penting dalam pembinaan fisik prajurit TNI Angkatan Darat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain bertujuan menjaga kondisi tubuh agar tetap prima, kegiatan ini juga menjadi salah satu syarat wajib bagi prajurit yang akan diusulkan naik pangkat satu tingkat lebih tinggi.
Garjas Jadi Program Wajib bagi Prajurit TNI AD

Komandan Kodim 1209/Bengkayang, Letkol Inf Aprianda, S.H., M.Sc., menegaskan bahwa Tes Kesegaran Jasmani merupakan program rutin yang wajib dilaksanakan oleh seluruh prajurit TNI AD.
Menurutnya, kemampuan fisik merupakan modal utama bagi seorang prajurit dalam menjalankan tugas.
Karena itu, pembinaan fisik harus terus dilakukan secara teratur dan berkesinambungan.
“Garjas UKP dan Garjas Periodik ini bukan hanya sebagai syarat kenaikan pangkat, tetapi juga menjadi tolok ukur keberhasilan pembinaan fisik yang telah dilaksanakan di satuan selama satu semester terakhir,” ujar Letkol Inf Aprianda, S.H., M.Sc.
Melalui tes tersebut, satuan dapat mengetahui sejauh mana tingkat kebugaran personel.
Hasilnya kemudian dijadikan bahan evaluasi agar pembinaan fisik prajurit dapat ditingkatkan di masa mendatang.
Di wilayah seperti Bengkayang yang memiliki karakteristik medan cukup berat dan berbatasan langsung dengan wilayah perbatasan, kondisi fisik yang prima menjadi kebutuhan mutlak bagi setiap prajurit.
Garjas UKP Jadi Syarat Kenaikan Pangkat

Selain sebagai sarana pembinaan fisik, Garjas UKP juga menjadi syarat wajib bagi prajurit yang akan diusulkan naik pangkat.
Setiap personel yang akan melaksanakan Usul Kenaikan Pangkat harus mengikuti dan lulus Tes Kesegaran Jasmani sesuai standar yang telah ditetapkan.
Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa prajurit yang memperoleh kenaikan pangkat tidak hanya memiliki prestasi kerja dan disiplin yang baik, tetapi juga memiliki kemampuan fisik yang memadai.
Dengan demikian, prajurit yang naik pangkat benar-benar siap menjalankan tanggung jawab yang lebih besar di lingkungan satuan.
Tes Garjas juga menjadi bentuk pembinaan agar setiap personel terus menjaga kebugaran tubuhnya.
Tidak hanya menjelang kenaikan pangkat, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari sebagai prajurit.
Materi Tes Meliputi Lari, Pull Up hingga Renang Militer

Dalam pelaksanaan Garjas Periodik I TA 2026 ini, seluruh peserta mengikuti beberapa tahapan tes fisik yang terbagi menjadi Garjas A dan Garjas B.
Garjas A berupa lari selama 12 menit. Tes ini bertujuan untuk mengukur kemampuan daya tahan dan kebugaran jantung serta paru-paru prajurit.
Sementara itu, Garjas B terdiri dari:
• Pull Up
• Sit Up
• Push Up
• Shuttle Run

Masing-masing materi dilaksanakan selama satu menit untuk mengukur kekuatan, kecepatan, kelincahan, dan daya tahan otot peserta.
Selain tes tersebut, seluruh prajurit juga diwajibkan mengikuti renang militer.

Materi ini menjadi bagian penting karena kemampuan berenang merupakan keterampilan dasar yang harus dimiliki oleh prajurit TNI AD.
Renang militer juga sangat dibutuhkan dalam berbagai situasi penugasan, terutama di wilayah yang memiliki banyak sungai dan medan perairan seperti Kalimantan Barat.
Pemeriksaan Kesehatan Dilakukan Sebelum Tes

Sebelum pelaksanaan tes dimulai, seluruh peserta terlebih dahulu menjalani pemeriksaan kesehatan awal oleh tim medis.
Pemeriksaan tersebut meliputi pengecekan tekanan darah dan denyut nadi untuk memastikan kondisi tubuh peserta benar-benar layak mengikuti aktivitas fisik dengan intensitas tinggi.
Langkah ini dilakukan guna menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan selama pelaksanaan Garjas.
Penyelenggara menegaskan bahwa faktor keselamatan tetap menjadi prioritas utama.
Jika ada personel yang kondisi kesehatannya belum memenuhi syarat, maka peserta tersebut akan ditunda keikutsertaannya hingga benar-benar siap.
Kehadiran tim kesehatan selama kegiatan juga memberikan rasa aman kepada seluruh peserta.
Jasrem Korem Turut Awasi Penilaian Garjas

Agar hasil yang diperoleh objektif dan transparan, kegiatan Garjas Kodim 1209/Bky juga diawasi langsung oleh tim dari Jasmani Korem atau Jasrem.
Tim pengawas hadir untuk memastikan seluruh tahapan tes berlangsung sesuai prosedur dan standar yang telah ditentukan oleh Komando Atas.
Selain itu, pengawasan dari Jasrem juga bertujuan agar penilaian dilakukan secara adil dan tidak ada perbedaan perlakuan terhadap peserta.
Dengan sistem penilaian yang objektif, hasil Garjas benar-benar mencerminkan kemampuan fisik masing-masing prajurit.
Hal ini penting karena hasil tes akan digunakan sebagai dasar dalam proses pembinaan personel dan usulan kenaikan pangkat.
Prajurit Kodim 1209/Bky Tunjukkan Semangat Tinggi

Selama kegiatan berlangsung, para prajurit tampak antusias mengikuti setiap tahapan tes.
Mereka bersaing secara sehat untuk memperoleh nilai terbaik dan memenuhi standar kelulusan yang telah ditetapkan.
Semangat para prajurit terlihat sejak awal hingga akhir kegiatan, meski harus menjalani tes fisik yang cukup berat, seluruh peserta tetap menunjukkan kedisiplinan dan tanggung jawab.
Kegiatan berlangsung tertib, aman, dan lancar berkat kerja sama antara panitia, tim kesehatan, pengawas, dan seluruh personel yang terlibat.
Melalui pelaksanaan Garjas Periodik I dan UKP Tahun Anggaran 2026 ini, Kodim 1209/Bengkayang berharap seluruh personel memiliki kesiapan fisik yang tangguh untuk mendukung tugas di lapangan.
Profesionalisme Prajurit Harus Didukung Fisik Prima

Tuntutan tugas prajurit TNI saat ini semakin kompleks.
Karena itu, seorang prajurit modern tidak hanya dituntut memiliki kemampuan strategi dan kecakapan teknis, tetapi juga harus memiliki fisik yang kuat.
Kodim 1209/Bky menilai bahwa kebugaran jasmani merupakan bagian penting dari profesionalisme prajurit.
Dengan kondisi tubuh yang prima, prajurit akan lebih siap menjalankan tugas di segala medan, termasuk di wilayah perbatasan yang membutuhkan mobilitas tinggi.
Melalui kegiatan Garjas ini, diharapkan seluruh anggota Kodim 1209/Bengkayang senantiasa menjaga kesehatan, rutin berolahraga, dan terus meningkatkan kemampuan fisik demi mendukung tugas menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
(Pendim 1209/Bky)











