Akarkata.com, Sanggau, Kalbar – Asisten Operasi Kepala Staf Angkatan Darat (Asops Kasad), Mayjen TNI Aminton Manurung, S.I.P., melaksanakan kunjungan kerja ke wilayah perbatasan RI–Malaysia.
Dalam kegiatan tersebut, beliau didampingi oleh Dankolakopsrem 121/Abw Brigjen TNI Purnomosidi, S.I.P., M.A.P., M.Han., untuk meninjau langsung kondisi prajurit Satgas Pamtas RI–Malaysia Yonarhanud 1/PBC Kostrad di Pos Komando Taktis (Kotis) Gabma Entikong.
Kunjungan ini menjadi bagian penting dari upaya pembinaan dan pengawasan langsung terhadap pelaksanaan tugas operasi di wilayah perbatasan yang memiliki tingkat kerawanan tinggi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kunjungan Didampingi Pejabat Sopsad dan Korem 121/Abw

Dalam kegiatan tersebut, Asops Kasad tidak hanya didampingi oleh Dankolakopsrem 121/Abw, tetapi juga oleh sejumlah pejabat dari Staf Operasi Angkatan Darat (Sopsad).
Turut hadir dalam rombongan antara lain Kolonel Inf Ronny sebagai Paban VI Latsiapops Sopsad, Kolonel Inf Kamil sebagai Paban IX Ops DN Sopsad, serta Letkol Inf Habif sebagai Pabandya I/Binsiapops.
Selain itu, pejabat dari Korem 121/Abw juga ikut mendampingi kegiatan tersebut, menunjukkan sinergi yang kuat dalam pelaksanaan pengawasan operasi di wilayah perbatasan.
Kehadiran rombongan disambut langsung oleh Dansatgas Yonarhanud 1/PBC Kostrad, Letkol Arh Andy Qomarudin, bersama seluruh personel Satgas, stakeholder wilayah Entikong, serta personel Tentera Diraja Malaysia (TDM).
Tinjau Langsung Kondisi Prajurit dan Capaian Operasi

Kunjungan kerja ini bertujuan untuk melihat secara langsung kondisi prajurit di lapangan, termasuk kesiapan operasional serta capaian keberhasilan selama melaksanakan tugas pengamanan perbatasan.
Sebagai wilayah strategis, perbatasan RI–Malaysia di Entikong menjadi salah satu titik fokus pengamanan karena rawan terhadap aktivitas ilegal seperti penyelundupan dan pelintas batas ilegal.
Dengan turun langsung ke lapangan, Asops Kasad dapat memperoleh gambaran nyata mengenai situasi yang dihadapi prajurit serta langkah-langkah yang telah dilakukan dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah.
Asops Kasad Apresiasi Kinerja Satgas Pamtas

Dalam arahannya, Mayjen TNI Aminton Manurung, S.I.P., menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas kinerja Satgas Pamtas RI–Malaysia Yonarhanud 1/PBC Kostrad.
Menurutnya, para prajurit telah menunjukkan dedikasi tinggi serta mampu melaksanakan tugas dengan baik dan profesional.
Ia menekankan agar seluruh personel tetap menjaga kesehatan, meningkatkan disiplin, serta selalu waspada terhadap dinamika situasi yang berkembang di wilayah perbatasan.
“Satgas Pamtas merupakan representasi TNI dan bangsa Indonesia di wilayah perbatasan. Tampilkan yang terbaik, jaga nama baik satuan, dan terus tingkatkan prestasi,” tegas Mayjen TNI Aminton Manurung.
Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya mengutamakan faktor keamanan dalam setiap pelaksanaan tugas guna menghindari kerugian baik personel maupun materiel.
Peninjauan Pos Gabma Tebedu dan Interaksi dengan TDM

Tidak hanya meninjau Pos Kotis Gabma Entikong, Asops Kasad juga melanjutkan kegiatan dengan mengunjungi Pos Gabma Tebedu yang berada di wilayah Malaysia.
Kunjungan ini bertujuan untuk melihat langsung kondisi prajurit yang bertugas di wilayah perbatasan lintas negara serta memperkuat hubungan kerja sama dengan Tentera Diraja Malaysia (TDM).
Dalam kesempatan tersebut, juga dilakukan pertukaran plakat antara pihak TNI dengan Pemangku Panglima 3 BGD Tentera Darat Malaysia (TDM), Kolonel Rosezaimee bin Abdullah.
Pertukaran ini menjadi simbol eratnya hubungan bilateral antara TNI dan TDM dalam menjaga stabilitas keamanan kawasan perbatasan.
Pemberian Tali Asih untuk Prajurit di Lapangan

Sebagai bentuk perhatian dan penghargaan, Asops Kasad juga memberikan tali asih kepada prajurit yang sedang melaksanakan tugas di lapangan.
Pemberian ini diharapkan dapat meningkatkan semangat dan motivasi prajurit dalam menjalankan tugas negara, terutama di wilayah yang memiliki tantangan cukup berat seperti perbatasan.
Selain itu, kehadiran pimpinan secara langsung juga memberikan dampak psikologis positif bagi prajurit, karena mereka merasa diperhatikan dan didukung dalam menjalankan tugas.
Sinergi TNI dan TDM Perkuat Stabilitas Perbatasan

Seluruh rangkaian kegiatan kunjungan kerja berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar.
Kegiatan ini juga semakin memperkuat sinergi antara TNI dan Tentera Diraja Malaysia dalam menjaga keamanan wilayah perbatasan.
Kolaborasi antara kedua negara sangat penting dalam menghadapi berbagai ancaman lintas negara, termasuk penyelundupan, kejahatan transnasional, serta gangguan keamanan lainnya.
Dengan adanya koordinasi yang baik, diharapkan stabilitas kawasan perbatasan dapat terus terjaga, sekaligus meningkatkan hubungan bilateral antara Indonesia dan Malaysia.
Kunjungan Asops Kasad ini menjadi bukti nyata perhatian pimpinan TNI AD terhadap prajurit di garis depan serta komitmen dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.











