Akarkata.com, Oksibil, Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan — Upaya pencegahan penyakit masyarakat (PEKAT) terus digencarkan melalui pendekatan edukatif kepada generasi muda.
Kali ini, Satgas Yon Parako 466 Pasgat bersama aparat gabungan TNI–Polri serta Pemerintah Kabupaten Pegunungan Bintang menggelar kegiatan sosialisasi di SMP Negeri 1 Oksibil.
Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (29/4/2026) tersebut diikuti sekitar 350 pelajar.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Tujuannya adalah memberikan pemahaman komprehensif mengenai bahaya narkoba, minuman keras, perjudian, serta berbagai perilaku menyimpang yang dapat merusak masa depan generasi muda.
Kolaborasi Lintas Sektor untuk Generasi Muda

Kegiatan ini dipimpin oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Pegunungan Bintang, Kalep Alimdam, yang menekankan pentingnya pembinaan generasi muda sejak dini agar mampu menghadapi ancaman penyalahgunaan narkoba dan penyakit sosial lainnya.
Menurutnya, edukasi yang berkelanjutan menjadi langkah strategis dalam membangun kesadaran pelajar agar tidak terjerumus dalam perilaku negatif.
Peran Sekolah dalam Pencegahan

Kepala SMP Negeri 1 Oksibil, Fince Titus Giey, menyatakan komitmen pihak sekolah dalam mendukung upaya pencegahan tersebut.
Ia menegaskan bahwa sekolah akan mengambil langkah tegas terhadap siswa yang terbukti terlibat dalam penyalahgunaan narkoba maupun minuman keras, termasuk menempuh jalur hukum jika diperlukan.
Program PEKAT dan Langkah Preventif
Dalam pemaparannya, Kalep Alimdam menjelaskan bahwa Tim PEKAT telah aktif sejak tahun 2025 sebagai bagian dari kebijakan pemerintah daerah.
Program ini bertujuan menekan angka penyakit masyarakat melalui pendekatan edukasi, pengawasan, serta penegakan aturan.
Ke depan, pemerintah juga merencanakan pelaksanaan pemeriksaan kesehatan dan tes urine bagi pelajar sebagai langkah deteksi dini terhadap penyalahgunaan narkoba.
Dukungan Legislatif dan Pemerintah Distrik
Wakil Ketua Komisi C DPRK Pegunungan Bintang, Jefri D. Singpanki, S.T., menyampaikan bahwa pihak legislatif tengah menyiapkan dasar hukum yang kuat untuk mendukung penertiban penyakit masyarakat.
Ia menegaskan bahwa setiap pelanggaran akan diproses sesuai aturan hukum yang berlaku.
Sementara itu, Kepala Distrik Oksibil, Yanuarius Opki, mengingatkan pelajar untuk menjauhi kebiasaan merokok, yang sering menjadi pintu awal menuju penyalahgunaan narkoba.
Motivasi dari TNI untuk Masa Depan Pelajar
Danpos Satgas Yon Parako 466 Pasgat, Kapten Pas Achmad Rifai S.Tr.(Han), turut memberikan motivasi kepada para pelajar.
Ia menekankan bahwa menjauhi narkoba dan perilaku menyimpang merupakan langkah penting untuk meraih cita-cita dan membanggakan keluarga.
“Masa depan kalian ada di tangan kalian sendiri. Hindari hal-hal negatif agar bisa meraih impian dan menjadi kebanggaan orang tua,” pesannya.
Patroli Gabungan sebagai Penguatan Pengawasan
Sebagai penutup kegiatan, dilakukan patroli gabungan menggunakan kendaraan roda dua dan roda empat.
Rute patroli meliputi kawasan SMP Negeri 1 Oksibil hingga Pertigaan Tugu Kalomdol dan Kantor Distrik Oksibil.
Langkah ini bertujuan memastikan lingkungan sekitar sekolah tetap aman dan bebas dari aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban.
Harapan untuk Generasi Muda
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak, termasuk TNI/Polri, Satpol PP, tokoh masyarakat, pemuda, serta tenaga pendidik.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para pelajar semakin memahami bahaya penyakit masyarakat dan memiliki kesadaran untuk menjauhinya, demi masa depan yang lebih cerah dan berkualitas.
(Pen Yon Parako 466 Pasgat)











