Tahun ini, perusahaan ini diproyeksikan dapat meraih pendapatan hingga $2 miliar, lebih dari dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya, yakni $870 juta, menurut laporan CNBC.
Selain itu, Scale AI juga aktif menjalin kerja sama dengan berbagai negara di kawasan Asia, Timur Tengah, dan Eropa.
Salah satu kerja sama strategis yang terbaru dilakukan bersama Qatar pada bulan Februari untuk pengembangan teknologi agen suara, chat, dan email AI bagi kebutuhan pusat layanan pelanggan, seperti yang diberitakan Business Insider.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Mereka juga menjalin kontrak dengan Departemen Pertahanan AS guna memungkinkan penerapan teknologi AI dalam pengambilan keputusan operasional.
Meskipun rincian keuangan internal belum dirilis, Business Insider juga mengungkapkan bahwa Scale AI tengah mempersiapkan penawaran tender bagi karyawan dan investor awal dengan nilai valuasi sekitar $25 miliar.
Siapa Alexandr Wang, Sosok Miliarder Muda di Balik Kesuksesan Scale AI?
Alexandr Wang memulai perjalanan Scale AI dari sebuah proyek kecil di San Francisco pada tahun 2016.
Berbekal pengalaman dari MIT dan dukungan inkubator Y Combinator, ia berhasil membawa Scale AI tumbuh pesat.
Pada tahun 2022, saat berusia 25 tahun, Wang tercatat sebagai miliarder self‑made termuda di dunia setelah berhasil menggalang pendanaan sebesar $325 juta dan membawa valuasi perusahaannya ke angka $7,3 miliar.
Hanya dalam dua tahun, nilai valuasi Scale AI tumbuh hingga $13,8 miliar. Dengan kepemilikan 15% saham, nilai kekayaan pribadi Alexandr Wang kini diperkirakan berada di atas $2 miliar.
Halaman : 1 2











