Ia mengingatkan bahwa perkembangan teknologi, terutama artificial intelligence (AI) telah mengubah banyak sektor kehidupan.
“Saat ini ada sekitar 197 jenis pekerjaan yang sudah tidak lagi membutuhkan tenaga manusia karena telah digantikan oleh sistem dan kecerdasan buatan,” jelasnya.
Menurutnya, AI adalah salah satu “tanda zaman” yang harus disikapi secara bijak.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Intelektual Katolik harus mampu memilah mana yang benar dan mana yang tidak, serta memberikan kontribusi pemikiran bagi pemerintah agar kebijakan yang lahir benar-benar berpihak pada masyarakat,” tambahnya.
Ia juga mengingatkan bahwa ISKA memiliki tanggung jawab moral bagi gereja, bangsa, dan masyarakat.
“ISKA harus mampu menunjukkan emas dalam dirinya dan menjadi partner strategis bagi pemerintah,” pesannya.
DPC ISKA Sintang Siap Perkuat Peran Sosial
Ketua DPC ISKA Sintang, Yustinus, menyampaikan bahwa selama ini ISKA telah aktif menjadi mitra Pemerintah Kabupaten Sintang.
Program-program organisasi juga telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“ISKA merupakan ormas keagamaan dan sosial yang terus mengupayakan pelayanan terbaik. Muscab ini menjadi wadah evaluasi sekaligus penyusunan langkah baru. Kami berharap peserta dapat mengikuti proses dengan baik dan memilih pengurus yang paling layak,” ucapnya.
Ia optimis bahwa keputusan yang dihasilkan dari Muscab V akan membawa dampak positif bagi ISKA, gereja, dan masyarakat.
“Meski selama ini berjalan cukup baik, tetap saja ada hambatan yang harus kita perbaiki bersama,” tambah Yustinus.
Persiapan Muscab Berjalan Matang
Ketua Panitia Muscab V, Nikodimus, menjelaskan bahwa rangkaian muscab telah dipersiapkan sejak jauh hari. Berkat kerja sama seluruh panitia, kegiatan dapat terselenggara dengan baik dan tepat waktu.
Update informasi Akarkata.com melalui Kanal Media Sosial Klik:
Saluran Whatsapp, Tiktok, Instagram,
Halaman : 1 2











