Akarkata.com, Pontianak – Masa pengabdian Mayjen TNI Jamallulael, S.Sos., M.Si., sebagai Panglima Kodam XII/Tanjungpura resmi berakhir seiring dilaksanakannya serah terima jabatan kepada Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito, S.I.P., M.Si.
Pergantian kepemimpinan tersebut menandai dimulainya babak baru bagi Kodam XII/Tpr dalam menjaga stabilitas dan pertahanan wilayah Kalimantan Barat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menutup tugasnya di Bumi Khatulistiwa, Mayjen TNI Jamallulael memilih meninggalkan jejak pengabdian yang sarat nilai kemanusiaan.
Sebagai ungkapan rasa syukur atas kelancaran amanah yang diembannya, ia menginisiasi kegiatan sosial dengan menyalurkan bantuan kepada anak-anak yatim di 10 panti asuhan yang berada di Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya, Jumat (16/1/2026).
Bantuan berupa paket kebutuhan pokok tersebut disalurkan melalui prajurit Kodam XII/Tanjungpura.
Langkah ini mencerminkan komitmen TNI untuk terus hadir dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat, tidak hanya dalam tugas pertahanan, tetapi juga dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.
Mayjen TNI Jamallulael menegaskan bahwa aksi berbagi tersebut memiliki makna mendalam bagi dirinya dan keluarga.
Ia menilai akhir masa jabatan bukan sekadar pergantian administrasi, melainkan momentum untuk mempererat hubungan emosional dengan masyarakat yang selama ini menjadi bagian dari perjalanan tugasnya.

“Ini merupakan bentuk rasa syukur kami kepada Allah SWT sekaligus terima kasih kepada masyarakat Kalimantan Barat. Kami berharap bantuan ini dapat membawa kebahagiaan dan manfaat bagi anak-anak di panti asuhan,” ungkapnya.
Prosesi sertijab Pangdam XII/Tanjungpura menjadi tonggak transisi kepemimpinan yang diharapkan mampu melanjutkan sinergi positif antara TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat.
Fondasi kebersamaan yang telah dibangun di era kepemimpinan Mayjen TNI Jamallulael diharapkan semakin diperkuat di bawah komando Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito.
Penyaluran bantuan yang menyasar sejumlah panti asuhan di lokasi strategis tersebut menjadi simbol bahwa keberhasilan sebuah tugas kepemimpinan akan lebih bermakna ketika kebahagiaannya turut dirasakan oleh mereka yang membutuhkan.
(Pendam XII/Tpr)
Update informasi Akarkata.com melalui Kanal Media Sosial Klik:











