Akarkata.com, Sintang, Kalimantan Barat – Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala menghadiri Rapat Forum Lalu Lintas Optimalisasi Fungsi Jalan yang digelar di Aula BKPM Polres Sintang, Rabu, 28 Januari 2026.
Kegiatan ini menjadi wadah koordinasi lintas sektor untuk membahas persoalan lalu lintas, khususnya kemacetan yang kerap terjadi di sejumlah titik strategis di Kabupaten Sintang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Rapat tersebut dihadiri oleh Kapolres Sintang beserta jajaran, perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Sintang, serta instansi vertikal terkait.
Forum ini bertujuan menghimpun masukan dan merumuskan langkah konkret dalam mengoptimalkan fungsi jalan guna meningkatkan kelancaran arus lalu lintas.

Dalam sambutannya, Bupati Sintang menyampaikan harapannya agar forum lalu lintas yang diinisiasi oleh Polres Sintang mampu melahirkan solusi komprehensif dan realistis terhadap permasalahan kemacetan.
Ia menilai forum semacam ini sangat penting sebagai sarana komunikasi dan sinergi antarlembaga dalam mencari jalan keluar bersama.
Menurut Bupati Sintang, upaya optimalisasi fungsi jalan untuk mengurai kemacetan perlu dikaji secara menyeluruh, mulai dari aspek penganggaran, ketersediaan lahan, perizinan, hingga kemungkinan mekanisme ganti rugi apabila diperlukan di masa mendatang.
Ia menegaskan dukungannya terhadap setiap solusi yang disepakati bersama demi menciptakan lalu lintas yang lebih lancar dan tertib.
Sementara itu, Kapolres Sintang AKBP Sanny Handityo mengungkapkan bahwa persoalan kepadatan lalu lintas, khususnya di kawasan Tugu Jam, menjadi salah satu fokus utama pembahasan.
Lokasi tersebut dinilai sebagai titik rawan kemacetan yang kerap memicu keluhan dari masyarakat.
Kapolres Sintang menyampaikan gagasan alternatif sebagai langkah cepat dalam mengatasi kemacetan tanpa harus menunggu alokasi anggaran dari pemerintah pusat.
Salah satu opsi yang diusulkan adalah pelebaran badan jalan dengan memanfaatkan area taman di sekitar Tugu Jam, termasuk penataan ulang parit dan trotoar agar dapat difungsikan sebagai jalur kendaraan.
Menurutnya, pelebaran jalan yang diiringi dengan pengaturan lalu lintas yang lebih baik merupakan solusi paling memungkinkan untuk diterapkan dalam waktu dekat.
Selain membahas kemacetan, rapat Forum Lalu Lintas ini juga menyoroti angka kecelakaan lalu lintas yang masih terjadi di wilayah Kabupaten Sintang, sehingga diperlukan langkah pencegahan yang lebih efektif dan terintegrasi.
Melalui forum ini, diharapkan terbangun kesepahaman dan komitmen bersama antara pemerintah daerah, kepolisian, dan instansi terkait untuk menghadirkan sistem lalu lintas yang aman, lancar, dan berkelanjutan di Kabupaten Sintang.
Update informasi Akarkata.com melalui Kanal Media Sosial Klik:











