Akarkata.com, Melawi – Untuk menjaga stabilitas distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) serta mencegah gangguan keamanan masyarakat, Polres Melawi di bawah naungan Polda Kalbar terus mengintensifkan patroli di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).
Langkah ini dilakukan sebagai respons cepat pasca terjadinya kelangkaan BBM yang sempat memicu antrean panjang di beberapa titik wilayah Kabupaten Melawi.
Kegiatan pengamanan berlangsung pada Selasa (17/2/2026) dengan fokus pengawasan di kawasan Nanga Pinoh yang menjadi pusat aktivitas distribusi BBM masyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Patroli ini merupakan bagian dari upaya preventif kepolisian guna memastikan distribusi energi tetap berjalan tertib, aman, dan sesuai regulasi.
Kapolres Melawi, Harris Batara Simbolon, melalui Kabag Ops Bhakti Juni Ardhi menjelaskan bahwa patroli dilakukan secara rutin dengan sasaran SPBU yang memiliki volume distribusi tinggi.
Operasi pengawasan tersebut dipimpin langsung oleh KBO Samapta Darmawan Susilo bersama tim personel kepolisian yang diterjunkan menggunakan kendaraan operasional dinas.
Menurut pihak kepolisian, patroli sudah berlangsung sejak pertengahan Februari 2026 dan melibatkan puluhan personel yang disebar secara bergilir.
Selain patroli mobile, pengamanan statis juga diterapkan dengan menempatkan personel khusus di setiap SPBU strategis guna mengawasi langsung proses penyaluran BBM kepada masyarakat.
Distribusi BBM Berjalan Normal, Masyarakat Diminta Tetap Tenang

Dari hasil pemantauan di lapangan, distribusi BBM di wilayah Melawi saat ini terpantau berjalan lancar meskipun masih terjadi antrean kendaraan pada jam-jam tertentu.
Kepolisian menilai kondisi tersebut masih dalam kategori wajar mengingat tingginya kebutuhan masyarakat setelah sempat terjadi keterbatasan pasokan.
Kabag Ops menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu panik ataupun melakukan pembelian berlebihan. Aparat memastikan bahwa pasokan BBM terus dipantau secara ketat dan distribusi berlangsung sesuai mekanisme yang berlaku.
Pengamanan di SPBU tidak hanya berfungsi menjaga ketertiban antrean, tetapi juga memastikan tidak terjadi praktik pelanggaran seperti penimbunan, pembelian tidak sesuai aturan, ataupun penyalahgunaan distribusi BBM bersubsidi.
Dengan pengawasan langsung aparat, setiap potensi gangguan keamanan dapat segera diidentifikasi dan ditindak secara cepat.
Strategi Preventif untuk Cegah Gangguan Keamanan

Langkah patroli intensif ini merupakan strategi preventif kepolisian dalam menjaga stabilitas sosial dan ekonomi masyarakat.
Distribusi BBM merupakan sektor vital yang sangat memengaruhi aktivitas transportasi, perdagangan, hingga kebutuhan rumah tangga sehari-hari.
Kehadiran personel kepolisian di lokasi SPBU juga memberikan efek psikologis positif bagi masyarakat.
Selain meningkatkan rasa aman, kehadiran aparat turut mencegah potensi konflik akibat antrean panjang maupun kesalahpahaman di lapangan.
Polres Melawi menegaskan bahwa pengawasan distribusi BBM akan terus dilakukan secara berkelanjutan selama situasi masih memerlukan pengendalian intensif.
Evaluasi rutin juga dilakukan untuk memastikan langkah pengamanan berjalan efektif dan adaptif terhadap dinamika di lapangan.
Komitmen Polri Jaga Stabilitas dan Ketertiban

Dengan patroli rutin dan penempatan personel pengamanan, kepolisian berkomitmen menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.
Upaya ini sekaligus menjadi bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat agar kebutuhan energi dapat terpenuhi tanpa hambatan.
Kehadiran aparat di titik-titik distribusi strategis membuktikan bahwa pengawasan tidak hanya bersifat reaktif, tetapi juga preventif.
Kepolisian memastikan setiap potensi gangguan sekecil apa pun dapat segera ditangani sebelum berkembang menjadi masalah yang lebih besar.
Melalui langkah ini, stabilitas distribusi BBM di Melawi diharapkan tetap terjaga, aktivitas masyarakat berjalan normal, serta kepercayaan publik terhadap pengamanan layanan vital semakin meningkat.











