Akarkata.com, Ketapang, Polda Kalbar – Jajaran Polsek Muara Pawan Polres Ketapang bergerak cepat mendatangi lokasi penemuan mayat di aliran sungai setelah menerima laporan dari warga setempat, Sabtu (24/01/2026).
Lokasi kejadian berada di sekitar jeti dermaga PT Garyber Link Group (GLG), RT 001 RW 001 Dusun Nipah Malang, Desa Sungai Awan Kanan, Kecamatan Muara Pawan, Kabupaten Ketapang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), petugas menemukan sesosok jenazah berjenis kelamin laki-laki dalam kondisi mengapung di sungai.
Dari pengamatan awal, tubuh korban telah mengalami pembengkakan, yang diduga akibat berada cukup lama di dalam air.

Personel Polsek Muara Pawan selanjutnya melakukan langkah pengamanan di sekitar lokasi penemuan serta berkoordinasi dengan Unit Pamapta Polres Ketapang dan pihak terkait lainnya.
Proses evakuasi jenazah dilakukan dengan memperhatikan prosedur penanganan yang berlaku guna mendukung penyelidikan lebih lanjut.

Berdasarkan pemeriksaan awal secara kasat mata, petugas belum menemukan indikasi adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Identitas korban diketahui berinisial AEP (21), seorang laki-laki, belum menikah, beragama Islam, dengan status pekerjaan sebagai pelajar/mahasiswa sesuai data kependudukan.
Demi menjaga privasi dan perasaan keluarga, alamat lengkap korban tidak dipublikasikan.
Pihak kepolisian juga telah menghubungi keluarga korban untuk menyampaikan informasi terkait penemuan tersebut sekaligus berkoordinasi mengenai langkah lanjutan.
Sementara itu, jenazah korban telah dievakuasi ke fasilitas medis untuk menjalani pemeriksaan lebih mendalam guna memastikan penyebab pasti kematian.
Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris, S.H., S.I.K., M.I.K., CPHR menyampaikan bahwa penanganan laporan penemuan mayat tersebut dilakukan secara profesional dan sesuai prosedur.
“Setiap informasi dari masyarakat kami respons dengan cepat dan terukur. Saat ini, personel Polsek Muara Pawan bersama satuan fungsi terkait masih melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab kematian korban. Kami tidak ingin terburu-buru mengambil kesimpulan sebelum hasil pemeriksaan lengkap diperoleh,” jelas Kapolres.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.
Kapolres menegaskan pentingnya mempercayakan sepenuhnya proses penanganan perkara kepada aparat kepolisian.
“Kami juga membuka ruang bagi masyarakat yang memiliki informasi relevan terkait kejadian ini agar segera menyampaikannya kepada pihak kepolisian terdekat. Informasi tersebut sangat membantu kelancaran proses penyelidikan,” pungkasnya.
Update informasi Akarkata.com melalui Kanal Media Sosial Klik:











