Akarkata.com, Bengkayang, Kalimantan Barat — Komitmen TNI dalam mendukung pembangunan wilayah kembali diwujudkan melalui persiapan pembangunan jembatan gantung oleh Kodim 1209/Bengkayang di Kecamatan Suti Semarang, Kabupaten Bengkayang, Jumat (27/2/2026).
Tahap awal kegiatan meliputi survei lokasi, pembersihan area konstruksi, serta koordinasi teknis bersama tokoh masyarakat setempat.
Pembangunan direncanakan menghubungkan Desa Muhi Bersatu dengan Dusun Tapen yang selama ini terpisah oleh hambatan geografis.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Solusi Wilayah Terisolir

Selama bertahun-tahun warga Dusun Tapen menghadapi keterbatasan akses transportasi.
Kondisi medan serta aliran sungai membuat mobilitas masyarakat cukup sulit, terutama saat musim hujan.

Karena itu, pembangunan jembatan gantung dipandang sebagai solusi paling efektif untuk membuka jalur penghubung yang aman dan lebih cepat antar wilayah.
Kodim memastikan perencanaan konstruksi dilakukan secara matang agar jembatan memiliki struktur kuat, aman digunakan masyarakat, dan tahan terhadap kondisi cuaca.
Permudah Aktivitas Harian Warga

Keberadaan jembatan nantinya diharapkan membantu masyarakat dalam berbagai aktivitas, antara lain:
• distribusi kebutuhan pokok
• akses pelayanan kesehatan
• perjalanan anak menuju sekolah
• mobilitas sosial antar desa
Dengan terbukanya jalur transportasi, jarak tempuh warga diperkirakan akan jauh lebih singkat dibandingkan sebelumnya.
Dorong Perekonomian Lokal

Selain aspek sosial, pembangunan ini juga berdampak langsung terhadap ekonomi masyarakat.
Petani di Desa Muhi Bersatu dan Dusun Tapen akan lebih mudah membawa hasil panen ke pasar tanpa harus melalui rute memutar atau menyeberangi sungai dengan risiko tinggi.
Akses transportasi yang lebih baik diperkirakan menurunkan biaya distribusi dan meningkatkan nilai jual hasil pertanian masyarakat.
Gotong Royong Bersama Warga

Komandan Kodim 1209/Bengkayang Letkol Inf Aprianda, S.H., M.Sc menegaskan bahwa pembangunan jembatan akan melibatkan masyarakat secara gotong royong sebagai bentuk kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Partisipasi warga dinilai penting agar proses pengerjaan berjalan lancar dan selesai tepat waktu.

Ia berharap jembatan tersebut bukan hanya menjadi penghubung wilayah, tetapi juga menjadi sarana peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Dengan dimulainya persiapan ini, jembatan gantung di Kecamatan Suti Semarang diharapkan segera terwujud dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Bengkayang.
Pendim 1209/Bky











