Akarkata.com, Pontianak – Upaya pemerataan pembangunan infrastruktur di wilayah terpencil terus digencarkan oleh pemerintah bersama TNI.
Salah satu program strategis yang saat ini tengah dijalankan adalah pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang digagas oleh Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad).
Program ini bertujuan membuka akses transportasi di daerah terpencil sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah yang selama ini masih terisolasi akibat keterbatasan infrastruktur.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebagai bagian dari program nasional tersebut, Kodam XII/Tanjungpura (Kodam XII/Tpr) mendapat tugas untuk membangun empat unit Jembatan Perintis Garuda di wilayah Kalimantan Barat.
Program Nasional Pembangunan Jembatan Perintis Garuda

Program pembangunan Jembatan Perintis Garuda diluncurkan secara nasional oleh Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc. di Desa Ngombak, Kabupaten Grobogan, pada Senin (9/3/2026).
Peluncuran program tersebut bertepatan dengan peresmian 218 jembatan di berbagai wilayah Indonesia yang dilakukan oleh Presiden Republik Indonesia H. Prabowo Subianto melalui video conference dari kediamannya di Hambalang.
Program ini menjadi bagian dari strategi nasional untuk mempercepat pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan dan daerah terpencil yang selama ini mengalami keterbatasan akses transportasi.
Kodam XII/Tpr Bangun Empat Jembatan di Kalbar

Sebagai salah satu wilayah yang memiliki banyak daerah terpencil dengan kondisi geografis yang menantang, Kalimantan Barat menjadi salah satu prioritas dalam pembangunan Jembatan Perintis Garuda.
Pada tahap ketiga program tersebut, Kodam XII/Tanjungpura mendapat alokasi pembangunan empat unit jembatan yang tersebar di beberapa kabupaten.
Kapendam XII/Tpr Kolonel Inf Yusub Dody Sandra, S.I.P., M.I.Pol menjelaskan bahwa pembangunan jembatan difokuskan di daerah yang selama ini memiliki keterbatasan akses transportasi.
Adapun lokasi pembangunan jembatan tersebut berada di:
• Kabupaten Sanggau : 2 unit jembatan
• Kabupaten Bengkayang : 1 unit jembatan
• Kabupaten Kapuas Hulu : 1 unit jembatan
Wilayah-wilayah tersebut dipilih karena memiliki medan geografis yang cukup berat serta membutuhkan akses penghubung yang memadai bagi masyarakat.
Pengerjaan Dilakukan Bersama Masyarakat
Menurut Kapendam XII/Tpr Kolonel Inf Yusub Dody Sandra, saat ini personel TNI dari Kodam XII/Tanjungpura telah berada di lokasi untuk memulai proses pembangunan jembatan.
Proses pengerjaan dilakukan dengan mengedepankan semangat gotong royong bersama masyarakat setempat.
“Saat ini personel Kodam XII/Tpr sudah berada di lapangan dan proses pengerjaan jembatan telah dimulai dengan melibatkan masyarakat sekitar,” ujar Kolonel Inf Yusub Dody Sandra di Pontianak, Selasa (10/3).
Keterlibatan masyarakat dalam pembangunan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat sekaligus mempercepat penyelesaian proyek infrastruktur tersebut.
Membuka Akses Ekonomi di Daerah Terpencil
Pembangunan Jembatan Perintis Garuda tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik semata, tetapi juga bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah pedesaan.
Selama ini banyak masyarakat di daerah terpencil yang mengalami kesulitan dalam mendistribusikan hasil pertanian maupun perkebunan karena keterbatasan akses transportasi.
Dengan adanya jembatan penghubung tersebut, diharapkan proses distribusi hasil produksi masyarakat dapat berjalan lebih cepat dan efisien.
Hal ini tentunya akan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah tersebut.
Permudah Akses Pendidikan dan Layanan Kesehatan
Selain mendukung aktivitas ekonomi, keberadaan jembatan ini juga akan memberikan manfaat besar dalam meningkatkan akses masyarakat terhadap berbagai fasilitas penting.
Menurut Kapendam XII/Tpr Kolonel Inf Yusub Dody Sandra, pembangunan jembatan ini diharapkan dapat mempermudah masyarakat dalam menjangkau layanan pendidikan maupun kesehatan.
“Dengan adanya jembatan ini, akses masyarakat menuju fasilitas pendidikan dan layanan kesehatan akan menjadi lebih cepat dan mudah,” jelasnya.
Selama ini masyarakat di beberapa daerah terpencil harus menempuh perjalanan yang cukup jauh atau bahkan melewati sungai untuk menuju sekolah maupun fasilitas kesehatan.
Dengan adanya jembatan penghubung yang lebih aman, mobilitas masyarakat akan menjadi lebih lancar.
Mendukung Pemerataan Pembangunan Nasional
Program pembangunan Jembatan Perintis Garuda merupakan salah satu langkah konkret dalam mendukung pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Indonesia.
Melalui keterlibatan TNI dalam pembangunan infrastruktur, pemerintah berharap pembangunan di daerah terpencil dapat berjalan lebih cepat dan efektif.
Selain memperkuat konektivitas wilayah, pembangunan jembatan ini juga menjadi bagian dari strategi nasional untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di daerah pedesaan.
TNI Hadir untuk Membantu Masyarakat
Keterlibatan Kodam XII/Tanjungpura dalam pembangunan Jembatan Perintis Garuda menunjukkan bahwa TNI tidak hanya berperan dalam menjaga pertahanan negara, tetapi juga aktif membantu pembangunan nasional.
Melalui berbagai program pembangunan infrastruktur di daerah terpencil, TNI berupaya memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
Dengan adanya pembangunan jembatan ini, diharapkan masyarakat di wilayah Kalimantan Barat yang selama ini terisolasi dapat memiliki akses yang lebih baik terhadap berbagai fasilitas penting serta peluang ekonomi yang lebih luas.
Program Jembatan Perintis Garuda pun diharapkan menjadi solusi nyata dalam membuka konektivitas wilayah sekaligus mendorong percepatan pembangunan di daerah terpencil Indonesia.
(Pendam XII/Tpr)











