Akarkata.com, Mempawah, Kalbar – Panglima Komando Daerah Militer XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito, S.I.P., M.Si., melaksanakan kunjungan kerja ke Markas Komando Batalyon Zeni Tempur 6/Satya Digdaya (Yonzipur 6/SD) di Anjongan, Kabupaten Mempawah, Rabu (15/4/2026).
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari agenda pembinaan satuan (Binsat) sekaligus upaya untuk memperkuat moril dan motivasi prajurit di lingkungan Yonzipur 6/SD.
Kehadiran Pangdam XII/Tpr disambut dengan jajaran kehormatan serta antusiasme tinggi dari seluruh prajurit dan keluarga besar satuan “Satya Digdaya”.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan ini juga menjadi momentum penting bagi Pangdam XII/Tpr untuk memberikan arahan langsung kepada prajurit, terutama terkait peningkatan profesionalisme, kesiapan operasional, serta hubungan yang harmonis antara TNI dan masyarakat.
Kunjungan Pangdam XII/Tpr Jadi Bagian Pembinaan Satuan

Kunjungan kerja Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito ke Yonzipur 6/SD bukan sekadar agenda seremonial.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan satuan yang bertujuan untuk memastikan kesiapan personel, sarana, dan prasarana di jajaran Kodam XII/Tanjungpura.
Sebagai satuan Zeni Tempur, Yonzipur 6/Satya Digdaya memiliki peran strategis dalam mendukung tugas-tugas militer, baik pada Operasi Militer Perang (OMP) maupun Operasi Militer Selain Perang (OMSP).
Oleh karena itu, satuan ini dituntut untuk selalu berada dalam kondisi siap, baik dari sisi kemampuan prajurit maupun kelengkapan peralatan.
Dalam kunjungan tersebut, Pangdam XII/Tpr didampingi oleh sejumlah Pejabat Utama (PJU) Kodam XII/Tanjungpura.
Kehadiran para pejabat ini sekaligus menunjukkan perhatian serius pimpinan terhadap kondisi dan perkembangan satuan di wilayah teritorial Kodam XII/Tpr.
Pangdam Tekankan Peran Penting Zeni Tempur

Dalam pengarahannya kepada seluruh prajurit, Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito, S.I.P., M.Si., menegaskan bahwa prajurit Zeni Tempur memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung keberhasilan tugas pokok Kodam XII/Tanjungpura.
Menurut Pangdam, satuan Zeni Tempur tidak hanya dibutuhkan dalam situasi perang, tetapi juga memiliki kontribusi besar dalam berbagai operasi selain perang, seperti membantu penanggulangan bencana, pembangunan infrastruktur, membuka akses jalan, hingga mendukung kegiatan kemanusiaan.
Kemampuan prajurit Zeni Tempur dinilai sangat menentukan karena mereka memiliki keterampilan khusus yang tidak dimiliki oleh satuan lain.
Mulai dari kemampuan konstruksi, demolisi, jembatan, hingga penguasaan medan, seluruhnya menjadi bagian penting dalam mendukung operasi di lapangan.
“Latihlah terus fisik dan keterampilan kalian. Kalian harus memiliki skills sebagai prajurit Zeni Tempur. Fisiknya harus tidak diragukan dan keterampilannya sangat dibutuhkan,” tegas Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito.
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa kualitas prajurit tidak hanya diukur dari semangat, tetapi juga dari kemampuan teknis dan kesiapan fisik yang terus diasah melalui latihan berkelanjutan.
Pangdam Tinjau Alutsista dan Pemeliharaan Pangkalan

Selain memberikan pengarahan, Pangdam XII/Tpr juga melakukan peninjauan langsung terhadap kondisi alat utama sistem persenjataan (alutsista) yang dimiliki Yonzipur 6/SD.
Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan bahwa seluruh peralatan berada dalam kondisi siap pakai dan dapat mendukung pelaksanaan tugas satuan.
Pangdam juga memeriksa progres pemeliharaan pangkalan, termasuk fasilitas pendukung yang digunakan oleh prajurit sehari-hari.
Kondisi pangkalan dan alutsista menjadi salah satu indikator penting dalam menentukan tingkat kesiapan operasional satuan.
Dengan fasilitas yang baik dan peralatan yang terawat, prajurit akan mampu melaksanakan tugas secara optimal.
Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito berharap pemeliharaan pangkalan terus dilakukan secara berkelanjutan agar lingkungan satuan tetap tertata, nyaman, dan mendukung peningkatan semangat kerja prajurit.
Profesionalisme Prajurit Harus Terus Ditingkatkan

Pangdam XII/Tpr menilai, tantangan tugas yang dihadapi prajurit saat ini semakin kompleks.
Karena itu, setiap anggota Yonzipur 6/SD diminta untuk terus meningkatkan profesionalisme dan kemampuan individu.
Menurutnya, hanya prajurit yang terlatih dan memiliki keterampilan mumpuni yang akan mampu menjalankan tugas dengan baik dan berhasil menghadapi berbagai situasi di lapangan.
Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito meminta seluruh personel untuk terus membina kemampuan, baik melalui latihan fisik, peningkatan keterampilan militer, maupun penguasaan teknologi dan peralatan pendukung.
Selain kemampuan tempur, prajurit juga harus memiliki mental yang kuat, disiplin tinggi, dan loyalitas terhadap satuan.
Dengan kombinasi tersebut, Yonzipur 6/SD diharapkan mampu menjadi satuan yang profesional, tangguh, dan selalu siap menjalankan perintah kapan pun dibutuhkan.
Jaga Nama Baik Satuan dan Dekat dengan Masyarakat

Selain menyoroti profesionalisme, Pangdam XII/Tpr juga berpesan agar seluruh prajurit menjaga nama baik satuan dan membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat di sekitar.
Menurut Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito, TNI tidak dapat dipisahkan dari rakyat.
Hubungan yang baik dengan masyarakat menjadi salah satu modal penting dalam mendukung pelaksanaan tugas di lapangan.
“Kita membutuhkan lingkungan dalam melaksanakan kegiatan untuk kepentingan negara dalam aspek militer. Untuk itu tolong dibina hubungan baik dengan masyarakat,” pesan Pangdam XII/Tpr.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa keberhasilan tugas TNI tidak hanya ditentukan oleh kekuatan militer, tetapi juga oleh dukungan masyarakat.
Karena itu, prajurit Yonzipur 6/SD diminta untuk selalu menjaga sikap, perilaku, dan komunikasi yang baik dengan lingkungan sekitar.
Hubungan yang harmonis antara TNI dan masyarakat juga sangat penting dalam menjaga stabilitas wilayah, terutama di Kabupaten Mempawah dan wilayah Kalimantan Barat secara umum.
Kunjungan Pangdam Diharapkan Tingkatkan Moril Prajurit

Kunjungan kerja Pangdam XII/Tpr ke Yonzipur 6/Satya Digdaya diharapkan mampu memberikan energi baru dan motivasi tambahan bagi seluruh prajurit.
Arahan yang disampaikan secara langsung oleh pimpinan menjadi dorongan penting agar personel semakin disiplin, profesional, dan memiliki semangat tinggi dalam menjalankan tugas negara.
Sebagai satuan Zeni Tempur di bawah Kodam XII/Tanjungpura, Yonzipur 6/SD memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia, khususnya di wilayah Kalimantan Barat.
Dengan prajurit yang profesional, fisik yang kuat, keterampilan yang terasah, serta dukungan masyarakat yang baik, Yonzipur 6/Satya Digdaya diyakini akan semakin siap menghadapi berbagai tantangan di masa mendatang.
(Pendam XII/Tpr)











