Akarkata.com, Bengkayang, Kalbar – Dalam rangka menyambut tradisi adat Naik Dango yang akan segera dilaksanakan, Kodim 1209/Bky melalui Koramil 1209-05/Sml menggelar kegiatan Karya Bakti berupa pembersihan lingkungan di kawasan Rumah Panjang atau Rumah Adat Kecamatan Samalantan.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa (14/04/2026) di area Rumah Adat Samalantan yang berada di Jalan Raya Singkawang–Bengkayang, Dusun Semano, Desa Samalantan, Kecamatan Samalantan, Kabupaten Bengkayang.
Aksi gotong royong tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari personel Koramil 1209-05/Sml, unsur Forkopincam, pemerintah desa, hingga masyarakat setempat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kesiapan menyambut tradisi Naik Dango yang merupakan salah satu tradisi adat penting bagi masyarakat Dayak di Kabupaten Bengkayang.
Sejak pagi hari, puluhan personel TNI dan warga tampak bahu-membahu membersihkan area di sekitar Rumah Panjang.
Semangat gotong royong dan kebersamaan terlihat begitu kuat selama kegiatan berlangsung.
Fokus utama dalam Karya Bakti kali ini adalah membersihkan gulma, rumput liar, dan sampah yang mulai menutupi halaman serta akses jalan menuju Rumah Adat Samalantan.

Selain memotong rumput, personel TNI bersama warga juga membersihkan saluran drainase dan mengangkut sampah organik agar area sekitar tetap bersih dan nyaman.
Langkah ini dinilai penting karena intensitas penggunaan kawasan Rumah Adat Samalantan akan meningkat menjelang pelaksanaan tradisi Naik Dango.
Dengan lingkungan yang bersih dan tertata, masyarakat maupun tamu yang datang nantinya diharapkan dapat mengikuti seluruh rangkaian upacara adat dengan nyaman dan khidmat.
Personel Koramil 1209-05/Sml mengatakan bahwa kegiatan Karya Bakti ini bukan hanya sekadar rutinitas pembersihan, tetapi juga bentuk kepedulian terhadap pelestarian budaya dan warisan leluhur.

“Rumah Adat Samalantan merupakan simbol budaya yang harus kita jaga bersama. Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan lingkungan di sekitar rumah adat tetap bersih, indah, dan siap digunakan untuk kegiatan adat,” ujar salah seorang personel Koramil.
Kehadiran TNI di tengah masyarakat dalam kegiatan tersebut juga semakin mempererat hubungan antara aparat dan warga.
Melalui kegiatan gotong royong seperti ini, kemanunggalan TNI dan rakyat kembali terlihat nyata.
Masyarakat mengaku senang karena TNI turut terlibat langsung dalam menjaga dan melestarikan fasilitas umum serta tempat bersejarah.
Selain memberikan manfaat bagi kebersihan lingkungan, kegiatan Karya Bakti juga menjadi sarana untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan fasilitas umum dan kawasan budaya.
Masyarakat diajak untuk tidak hanya menjaga kebersihan saat menjelang kegiatan besar, tetapi juga merawat lingkungan secara rutin agar tetap asri dan nyaman.
Tradisi Naik Dango sendiri merupakan upacara adat yang sarat makna dan menjadi bentuk ungkapan rasa syukur masyarakat Dayak atas hasil panen.
Karena itu, persiapan yang matang, termasuk kebersihan lokasi pelaksanaan, menjadi bagian penting agar tradisi tersebut dapat berjalan dengan baik.
Kodim 1209/Bky berharap sinergi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat dalam kegiatan Karya Bakti ini dapat terus terjalin.
Dengan kebersamaan dan semangat gotong royong, pelestarian budaya lokal dan kebersihan lingkungan dapat diwujudkan secara berkelanjutan.
Kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar.
Hingga akhir kegiatan, area Rumah Adat Samalantan tampak lebih bersih, rapi, dan siap menyambut pelaksanaan tradisi Naik Dango.
Melalui Karya Bakti ini, Kodim 1209/Bky menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga mendukung pelestarian budaya dan memperkuat semangat kebersamaan di Kabupaten Bengkayang.
(Pendim 1209/Bky)











