Home / TNI

Pangdam XII/Tpr Lepas Satgas Yonif 645/Gty untuk Latihan Pratugas Operasi Pamtas RI-PNG

- Editor

Kamis, 2 April 2026 - 12:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pangdam XII/Tpr Lepas Satgas Yonif 645/Gty untuk Latihan Pratugas Operasi

Pangdam XII/Tpr Lepas Satgas Yonif 645/Gty untuk Latihan Pratugas Operasi

Akarkata.com, Pontianak, Kalbar – Pangdam XII/Tanjungpura Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito, S.I.P., M.Si., secara resmi melepas keberangkatan prajurit Batalyon Infanteri 645/Gardatama Yuda untuk mengikuti Latihan Pratugas Operasi Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan atau Satgas Pamtas RI–PNG Kewilayahan.

Upacara pelepasan digelar di Lapangan Tenis Hotel Kartika, Pontianak, Kamis, 2 April 2026.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri jajaran pejabat Kodam XII/Tanjungpura, unsur satuan, serta keluarga prajurit yang turut memberikan dukungan.

Keberangkatan Satgas Yonif 645/Gty ini menjadi bagian penting dari persiapan sebelum melaksanakan penugasan di wilayah perbatasan RI–Papua Nugini.

Sebelum diterjunkan ke daerah operasi, seluruh prajurit akan menjalani latihan intensif selama satu bulan di Pusat Pendidikan dan Latihan Pasukan Khusus atau Pusdiklatpassus Batujajar, Jawa Barat.

Latihan pratugas tersebut bertujuan untuk memantapkan kemampuan pertempuran, kesiapan mental, serta kemampuan teritorial prajurit dalam menghadapi tantangan di daerah penugasan.

Satgas Yonif 645/Gty Jalani Latihan Intensif Selama Satu Bulan

Pasukan Satgas yang diberangkatkan dipimpin langsung oleh Danyonif 645/Gardatama Yuda Letkol Inf Yan Rangga Rahabistara, S.M.

Setelah dilepas dari Pontianak, seluruh prajurit dijadwalkan menuju Batujajar, Jawa Barat, untuk mengikuti latihan pratugas selama kurang lebih satu bulan.

Selama berada di Pusdiklatpassus Batujajar, prajurit akan menerima berbagai materi dan simulasi yang berkaitan dengan tugas di wilayah perbatasan.

Materi yang diberikan meliputi kemampuan tempur, taktik patroli, penanganan situasi darurat, penguasaan medan, hingga pembinaan teritorial kepada masyarakat.

Selain itu, para prajurit juga akan dibekali pengetahuan mengenai karakteristik wilayah Papua dan perbatasan RI–PNG, sehingga mereka mampu beradaptasi dengan cepat saat bertugas.

Latihan ini dinilai sangat penting karena medan operasi di wilayah Papua memiliki tantangan yang berbeda dibanding daerah lain.

Baca Juga:  Kodim 1206/Putussibau Kompak Gelar Kurve, Ciptakan Lingkungan Sehat Pasca Lebaran

Kondisi geografis, cuaca, serta jarak antarlokasi membutuhkan kesiapan fisik dan mental yang optimal.

Pangdam XII/Tpr Tekankan Tugas Adalah Kehormatan

Dalam amanatnya, Pangdam XII/Tanjungpura Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh prajurit yang akan berangkat menjalani latihan dan penugasan.

Ia menegaskan bahwa penugasan sebagai Satgas Pamtas RI–PNG merupakan bentuk kepercayaan tertinggi yang diberikan oleh pimpinan TNI, bangsa, dan negara.

Karena itu, setiap prajurit diminta melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi.

“Kepercayaan dan kehormatan ini agar dapat dipertanggungjawabkan serta dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. Jaga nama baik satuan dan laksanakan tugas dengan penuh dedikasi,” tegas Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito.

Menurut Pangdam, tidak semua prajurit mendapatkan kesempatan untuk menjalani tugas operasi di wilayah perbatasan.

Oleh sebab itu, kesempatan ini harus dimanfaatkan sebagai bentuk pengabdian terbaik kepada negara.

Ia juga mengingatkan agar seluruh prajurit selalu menjaga disiplin, loyalitas, dan kekompakan selama menjalani latihan maupun saat bertugas di daerah operasi.

Penugasan di Perbatasan RI-PNG Memiliki Tantangan Besar

Penugasan Satgas Pamtas RI–PNG bukan hanya berkaitan dengan pengamanan wilayah perbatasan, tetapi juga menyangkut peran prajurit dalam membantu masyarakat.

Di wilayah Papua, prajurit TNI sering kali harus menjalankan dua fungsi sekaligus, yakni menjaga keamanan dan mendukung pembangunan di daerah.

Karena itu, selain kemampuan tempur, prajurit Satgas Yonif 645/Gty juga dibekali kemampuan komunikasi sosial dan pendekatan teritorial.

Mereka dituntut mampu menjalin hubungan baik dengan masyarakat, membantu pemerintah daerah, serta berperan aktif dalam berbagai kegiatan sosial.

Wilayah perbatasan RI–PNG juga dikenal memiliki tantangan tersendiri, mulai dari kondisi alam yang berat, akses transportasi yang terbatas, hingga potensi gangguan keamanan.

Baca Juga:  Babinsa Kuala dan PPL Singkawang Barat Optimalkan Panen Padi dengan Combine Harvester

Oleh karena itu, kesiapan fisik, mental, dan profesionalitas prajurit menjadi faktor yang sangat menentukan keberhasilan tugas.

Materi Teritorial Jadi Bagian Penting Latihan

Selain kemampuan tempur, latihan di Batujajar juga akan difokuskan pada materi teritorial.

Materi ini penting karena nantinya prajurit akan banyak berinteraksi dengan masyarakat di wilayah Papua.

Prajurit diharapkan tidak hanya hadir sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam menjaga stabilitas dan membantu pembangunan.

Beberapa materi teritorial yang akan diberikan antara lain komunikasi sosial, pembinaan masyarakat, pelayanan kesehatan sederhana, hingga cara membangun hubungan yang baik dengan tokoh adat dan tokoh masyarakat.

Dengan pendekatan tersebut, kehadiran Satgas Pamtas diharapkan dapat diterima dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi warga di perbatasan.

Pangdam XII/Tpr berharap seluruh prajurit mampu menunjukkan sikap humanis, disiplin, dan profesional selama bertugas.

Jaga Nama Baik Satuan dan Institusi TNI

Dalam arahannya, Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito juga menekankan pentingnya menjaga nama baik satuan dan institusi TNI.

Menurutnya, setiap prajurit yang bertugas membawa nama besar Kodam XII/Tanjungpura dan Yonif 645/Gardatama Yuda.

Karena itu, seluruh personel diminta menjaga perilaku, menjauhi pelanggaran, dan menunjukkan sikap yang mencerminkan prajurit TNI sejati.

Pangdam mengingatkan bahwa masyarakat akan menilai institusi dari perilaku para prajurit di lapangan.

“Jaga nama baik satuan dan laksanakan tugas dengan penuh dedikasi,” kembali ditekankan Pangdam di hadapan seluruh prajurit.

Pesan tersebut disampaikan agar para prajurit memahami bahwa tugas operasi bukan hanya soal kemampuan militer, tetapi juga menyangkut integritas dan tanggung jawab moral.

Keluarga Beri Dukungan Penuh kepada Prajurit

Suasana haru juga terlihat saat pelepasan berlangsung.

Sejumlah keluarga prajurit tampak hadir untuk memberikan dukungan dan doa kepada anggota keluarga mereka yang akan berangkat menjalani latihan dan penugasan.

Baca Juga:  Kenaikan Pangkat dan Purna Tugas Prajurit Warnai Upacara di Kodim 1209/Bengkayang

Bagi para keluarga, penugasan ke wilayah perbatasan tentu bukan hal yang mudah.

Namun mereka tetap memberikan semangat agar prajurit dapat menjalankan tugas dengan baik.

Dukungan keluarga dinilai menjadi salah satu faktor penting yang membantu prajurit tetap kuat dan fokus selama menjalani latihan maupun penugasan.

Kebersamaan antara prajurit dan keluarga dalam momen pelepasan tersebut menunjukkan eratnya hubungan emosional yang menjadi modal penting dalam menghadapi tugas negara.

Diharapkan Mampu Jaga Stabilitas di Wilayah Papua

Melalui latihan pratugas ini, Kodam XII/Tanjungpura berharap Satgas Yonif 645/Gty mampu menjalankan tugas secara optimal saat diterjunkan ke wilayah perbatasan RI–PNG.

Kehadiran Satgas nantinya diharapkan dapat memperkuat stabilitas keamanan di Papua, mencegah berbagai potensi gangguan, serta membantu masyarakat di wilayah perbatasan.

Selain menjaga kedaulatan negara, prajurit juga diharapkan mampu memberikan kontribusi positif bagi pembangunan masyarakat.

Dengan persiapan yang matang, semangat pengabdian, serta dukungan dari pimpinan dan keluarga, Satgas Yonif 645/Gty diyakini mampu melaksanakan tugas dengan baik dan membawa nama harum Kodam XII/Tanjungpura serta institusi TNI.

(Pendam XII/Tpr)

Berita Terkait

Kodim 1209/Bky Gelar Tes Garjas UKP dan Periodik I TA 2026, Tingkatkan Kesiapan Fisik Prajurit
Kodaeral XII Hadiri Musrenbang RKPD Kalbar 2027, Dorong Pembangunan Inklusif
Pangdam XII/Tpr Hadiri Syukuran HUT ke-80 Persit KCK, Apresiasi Dedikasi Istri Prajurit : Teruslah Menjadi Pendamping Terbaik
Wujud Kepedulian TNI, Babinsa Koramil 03/Tebas Bantu Rehabilitasi Rumah Warga
Kapolres Melawi Terima Kunjungan Dandim 1205/Stg, AKBP Harris Tegaskan Sinergitas TNI-Polri
Upacara Bendera 17-an Korem 121/Abw Jadi Momentum Tingkatkan Nasionalisme dan Soliditas
Babinsa Koramil Batang Lupar Dampingi Warga Rawat Sayur Mayur di Desa Mensiau
Kodim 1206/Putussibau Gelar Garjas UKP dan Garjas Periodik Gelombang I Tahun 2026
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Newest
Oldest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 20:51 WIB

Polisi Mandor Sambangi SPBU, Warga Diedukasi Soal Keselamatan

Selasa, 21 April 2026 - 20:46 WIB

Patroli Humanis Polsek Mandor Jadi Momen Ingatkan Warga Soal Curanmor

Selasa, 21 April 2026 - 20:40 WIB

Patroli Malam Polsek Mandor Jadi Momen Bangun Kedekatan dengan Warga

Selasa, 21 April 2026 - 20:35 WIB

Modus Lama Kembali Muncul, Polisi Minta Warga Jangan Berikan Data Pribadi

Selasa, 21 April 2026 - 20:22 WIB

Polsek Air Besar Ajak Warga Waspada dan Jaga Kerukunan Lingkungan

Selasa, 21 April 2026 - 20:17 WIB

Polsek Menyuke Sambangi Warga dan Warung Saat Patroli Malam

Selasa, 21 April 2026 - 20:11 WIB

Polisi Ingatkan Karyawan SPBU Waspada dan Jaga Pelayanan untuk Masyarakat

Selasa, 21 April 2026 - 20:06 WIB

Patroli Rutin Polsubsektor Jelimpo Pererat Hubungan Polisi dan Masyarakat

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x