Akarkata.com, Sambas, Kalbar – Komitmen memperkuat ketahanan pangan di wilayah perbatasan terus dilakukan melalui sinergi lintas sektor.
Salah satunya terlihat dalam kegiatan panen padi yang digelar di Desa Sabaran, Kecamatan Jawai Selatan, Kabupaten Sambas, Rabu (08/04/2026).
Kegiatan tersebut melibatkan Pemerintah Kabupaten Sambas, Pemerintah Sarawak, Malaysia, unsur Forkopimda, serta jajaran TNI dari Kodim 1208/Sambas.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam kegiatan itu, Perwira Seksi Logistik (Pasi Log) Kodim 1208/Sambas, Kapten Arm Kahar, turut hadir dan mengikuti panen padi bersama para petani dan tamu undangan.
Panen padi tersebut digelar dalam rangka mendukung program ketahanan pangan (Hanpangan) sekaligus mempererat kerja sama lintas batas antara Kabupaten Sambas dan Sarawak.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa sektor pertanian tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan pangan, tetapi juga dapat menjadi sarana memperkuat hubungan antardaerah, bahkan antarnegara.
Panen Padi Jadi Simbol Sinergi di Wilayah Perbatasan

Pelaksanaan panen padi di Desa Sabaran berlangsung dengan penuh semangat dan kebersamaan.
Sejumlah pejabat dari Kabupaten Sambas dan Sarawak hadir langsung di lokasi untuk menyaksikan hasil panen para petani.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sambas, pejabat Pemerintah Kabupaten Sambas, serta Menteri Industri dan Makanan Sarawak.
Kehadiran berbagai pihak menunjukkan kuatnya komitmen bersama dalam mendukung sektor pertanian sebagai salah satu fondasi utama ketahanan pangan.
Bagi Kabupaten Sambas yang berbatasan langsung dengan Malaysia, kerja sama di bidang pertanian menjadi sangat penting.
Selain membantu meningkatkan produktivitas, sinergi tersebut juga mampu mempererat hubungan antara masyarakat di kedua wilayah.
Panen padi bersama ini sekaligus menjadi simbol bahwa perbatasan bukanlah penghalang untuk membangun kerja sama yang saling menguntungkan.
Kodim 1208/Sambas Dukung Program Ketahanan Pangan

Kehadiran Pasi Log Kodim 1208/Sambas, Kapten Arm Kahar, dalam kegiatan tersebut menjadi wujud nyata komitmen TNI Angkatan Darat dalam mendukung program pemerintah di sektor pertanian.
Menurut Kapten Arm Kahar, TNI tidak hanya bertugas menjaga keamanan wilayah, tetapi juga memiliki peran dalam membantu masyarakat, termasuk di bidang ketahanan pangan.
Ia menjelaskan bahwa keterlibatan TNI dalam kegiatan pertanian merupakan bagian dari upaya mendukung kesejahteraan masyarakat dan memperkuat ketersediaan pangan di wilayah perbatasan.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya bersama dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus mempererat hubungan kerja sama antara Kabupaten Sambas dan Sarawak. Kami dari Kodim 1208/Sambas siap mendukung setiap program yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Kapten Arm Kahar.
Ia menambahkan, dukungan Kodim 1208/Sambas terhadap program Hanpangan dilakukan melalui berbagai cara, mulai dari pendampingan petani, membantu proses tanam dan panen, hingga mendukung pengembangan lahan pertanian.
Dengan keterlibatan TNI, diharapkan sektor pertanian di Kabupaten Sambas dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Pemerintah Sambas Apresiasi Dukungan TNI

Pemerintah Kabupaten Sambas menyampaikan apresiasi terhadap peran aktif TNI, khususnya Kodim 1208/Sambas, dalam mendukung berbagai kegiatan pertanian.
Menurut perwakilan Pemerintah Kabupaten Sambas, dukungan dari TNI sangat membantu para petani, terutama dalam menciptakan semangat dan motivasi untuk meningkatkan hasil produksi.
Selain itu, kehadiran TNI di tengah masyarakat juga memberikan rasa aman dan memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Sambas berharap kerja sama yang terjalin antara TNI, pemerintah daerah, dan Pemerintah Sarawak dapat terus berlanjut.
Kerja sama tersebut dinilai memiliki dampak positif yang besar, baik dalam bidang ekonomi, pertanian, maupun hubungan bilateral.
“Sinergi seperti ini sangat penting untuk mendukung kemajuan daerah. Kami berharap kerja sama antara Kabupaten Sambas dan Sarawak terus berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar salah seorang perwakilan Pemerintah Kabupaten Sambas.
Jadi Sarana Bertukar Pengetahuan dan Teknologi Pertanian

Selain menjadi momentum panen, kegiatan di Desa Sabaran juga dimanfaatkan sebagai sarana bertukar pengalaman dan pengetahuan di bidang pertanian.
Para petani dari Kabupaten Sambas dan Sarawak berkesempatan untuk saling berbagi informasi mengenai teknik budidaya, penggunaan teknologi pertanian, hingga strategi meningkatkan hasil panen.
Pertukaran pengetahuan tersebut diharapkan mampu membantu para petani mengembangkan metode pertanian yang lebih modern dan efektif.
Bagi petani di wilayah perbatasan, akses terhadap teknologi dan informasi menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan produktivitas.
Karena itu, kerja sama lintas batas di bidang pertanian dinilai mampu membuka peluang baru bagi kemajuan sektor pertanian di Kabupaten Sambas.
Dengan adanya dukungan teknologi dan pengalaman dari kedua wilayah, hasil produksi padi diharapkan dapat terus meningkat dari tahun ke tahun.
Perkuat Ketahanan Pangan di Wilayah Perbatasan
Kabupaten Sambas merupakan salah satu daerah yang memiliki potensi besar di sektor pertanian.
Wilayah ini dikenal sebagai salah satu sentra produksi padi di Kalimantan Barat.
Namun demikian, tantangan dalam menjaga ketahanan pangan masih tetap ada, terutama di wilayah perbatasan.
Karena itu, program Hanpangan menjadi sangat penting untuk memastikan ketersediaan pangan bagi masyarakat tetap terjaga.
Melalui kegiatan panen padi bersama ini, diharapkan ketahanan pangan di Kabupaten Sambas semakin kuat dan berkelanjutan.
Selain itu, hubungan kerja sama antara Kabupaten Sambas dan Sarawak juga diharapkan semakin harmonis.
Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, petani, dan Pemerintah Sarawak menjadi modal penting dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat di wilayah perbatasan.
Kegiatan panen padi di Desa Sabaran membuktikan bahwa kerja sama yang baik dapat menghasilkan manfaat besar.
Tidak hanya bagi sektor pertanian, tetapi juga bagi hubungan sosial dan ekonomi antara masyarakat di Kabupaten Sambas dan Sarawak.
Dengan semangat kebersamaan tersebut, Kabupaten Sambas diharapkan mampu terus menjadi daerah yang kuat dalam sektor pangan sekaligus menjadi contoh kerja sama lintas batas yang harmonis dan produktif.











