Akarkata.com, Pontianak – Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Kalimantan Barat menunjukkan capaian menggembirakan dalam pelaksanaan berbagai program kepramukaan dunia sepanjang tahun 2025.
Sejumlah inisiatif yang berada di bawah naungan World Organization of the Scout Movement (WOSM) berhasil dijalankan dengan kategori baik dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Program-program tersebut dilaksanakan sejalan dengan arahan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka sebagai pengelola kepramukaan tingkat nasional.
Adapun inisiatif global yang aktif dijalankan di Kalimantan Barat meliputi Messengers of Peace, Scout for SDGs, LifeLeaders, serta Dialogue for Peace.
Program LifeLeaders menjadi salah satu inisiatif yang menonjol.
Program ini bertujuan menjadikan kegiatan kemasyarakatan sebagai sarana pendidikan kepramukaan, dengan pendekatan inovatif, efektif, efisien, dan inklusif.
Ketua Tim LifeLeaders Kalimantan Barat, Kak Dian Rubini, menjelaskan bahwa tim telah melaksanakan diseminasi ke delapan kabupaten dan kota di Kalimantan Barat.
“Melalui diseminasi materi Design Thinking, berbagai program yang dirancang Pramuka mampu menjangkau lebih dari 2.000 warga dengan solusi yang sesuai kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Dialogue for Peace (DFP) difokuskan pada pendidikan koeksistensi dan penguatan pemahaman keberagaman bagi anggota muda Pramuka berusia 17–25 tahun.
Program ini sangat relevan dengan kondisi Kalimantan Barat sebagai wilayah multietnis.
Kegiatan yang digelar pada Oktober 2025 tersebut mendapat dukungan dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Kalimantan Barat, Komisi Yudisial, serta Forum Komunikasi Antar Umat Beragama (FKUB) Kalimantan Barat.
Koordinator Tim DFP, Kak Lufti Faurusal, melaporkan bahwa sebanyak 75 Pramuka mengikuti diseminasi, dan implementasi program berlanjut di gugus depan masing-masing peserta.
Di sisi lain, program Messengers of Peace dan Scout for SDGs menjadi wadah kontribusi sosial Pramuka dengan mengintegrasikan 17 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Sepanjang 2025, Pramuka Kalimantan Barat dari berbagai kelompok usia berhasil mengumpulkan lebih dari 10.000 jam layanan bakti masyarakat, yang kemudian dilaporkan melalui platform resmi sdgs.scout.org.
Halaman : 1 2 Selanjutnya











