Akarkata.com, Kubu Raya — Panglima Kodam XII/Tanjungpura Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito, S.I.P., M.Si. mengajak seluruh prajurit dan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Kodam XII/Tpr untuk memperkuat mental dan spiritual melalui nilai-nilai Al-Qur’an.
Ajakan tersebut disampaikan dalam kegiatan buka puasa bersama yang dirangkaikan dengan peringatan malam Nuzulul Qur’an Tahun Anggaran 1447 H/2026 M.
Acara berlangsung khidmat di Aula Sudirman Makodam XII/Tpr, Senin (16/3/2026), dan dihadiri keluarga besar Kodam XII/Tanjungpura.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Momentum Spiritual di Bulan Ramadhan

Peringatan Nuzulul Qur’an menjadi momen penting bagi umat Islam untuk merenungkan kembali turunnya Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.
Bagi prajurit TNI, kegiatan ini juga menjadi sarana pembinaan mental dan rohani.
Dalam sambutannya, Pangdam XII/Tpr menegaskan bahwa Ramadhan merupakan bulan istimewa yang penuh keberkahan serta kesempatan untuk meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan.
“Ramadhan adalah bulan yang memberikan peluang besar untuk meraih ampunan dan meningkatkan derajat ketakwaan,” ujar Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito.
Ia menambahkan bahwa prajurit TNI membutuhkan ketahanan mental dan spiritual yang kuat dalam menghadapi berbagai tantangan tugas negara.
Makna Nuzulul Qur’an bagi Prajurit TNI

Menurut Pangdam, peristiwa Nuzulul Qur’an bukan sekadar seremoni keagamaan, melainkan pengingat bahwa Al-Qur’an adalah sumber nilai moral dan etika dalam kehidupan.
Al-Qur’an pertama kali diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW sebagai petunjuk bagi seluruh umat manusia.
Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya diharapkan dapat menjadi pedoman bagi prajurit dalam menjalankan tugas secara profesional dan berintegritas.
Refleksi Keimanan di Tengah Tugas Negara

Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito menekankan bahwa tugas TNI semakin kompleks seiring dinamika global dan perkembangan teknologi.
Oleh karena itu, pembinaan mental berbasis spiritual menjadi sangat penting.
Prajurit yang memiliki keimanan kuat diyakini mampu menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, disiplin, dan keikhlasan.
Menggapai Keutamaan Malam Lailatul Qadar

Dalam kesempatan tersebut, Pangdam juga menyoroti keutamaan malam Lailatul Qadar yang diyakini lebih baik dari seribu bulan.
Ia mengajak seluruh prajurit untuk memanfaatkan sepuluh malam terakhir Ramadhan dengan meningkatkan ibadah.
“Keberkahan malam Lailatul Qadar hendaknya menjadi motivasi untuk memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas spiritual,” katanya.
Menurutnya, nilai-nilai tersebut dapat memperkuat mental prajurit dalam menghadapi berbagai tantangan.
Tema Ramadhan untuk Prajurit TNI
Peringatan Nuzulul Qur’an tahun ini mengusung tema:
“Ramadhan Membentuk Mental Prajurit TNI yang Prima dan Memegang Teguh Nilai-Nilai Tauhid untuk Indonesia Maju.”
Tema tersebut menekankan pentingnya keseimbangan antara kekuatan fisik dan spiritual.
Prajurit tidak hanya dituntut tangguh secara militer, tetapi juga memiliki moral dan akhlak yang baik.
Al-Qur’an sebagai Kompas Moral
Pangdam XII/Tpr berharap Al-Qur’an dapat menjadi kompas moral bagi prajurit dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.
Nilai kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, serta kepedulian sosial merupakan bagian penting dari ajaran Al-Qur’an yang relevan dengan tugas TNI.
“Semoga peringatan ini dapat meningkatkan kualitas spiritual prajurit dalam berkomunikasi dengan Sang Pencipta,” tegasnya.
Kebersamaan dalam Buka Puasa
Selain sebagai kegiatan keagamaan, acara buka puasa bersama juga mempererat silaturahmi antara pimpinan, prajurit, dan keluarga besar Kodam XII/Tpr.
Suasana kebersamaan tersebut mencerminkan solidaritas dan kekompakan internal yang menjadi kekuatan organisasi.
Kegiatan ini juga menjadi bentuk perhatian pimpinan terhadap kesejahteraan spiritual prajurit.
Pentingnya Pembinaan Mental dan Rohani
Pembinaan mental dan rohani merupakan bagian penting dalam pembentukan karakter prajurit TNI.
Selain latihan fisik dan kemampuan militer, aspek spiritual menjadi fondasi dalam menjaga profesionalisme dan integritas.
Prajurit yang memiliki mental kuat diyakini mampu menghadapi tekanan tugas dengan lebih baik.
Harapan Pangdam XII/Tpr
Di akhir sambutannya, Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito berharap momentum Ramadhan dapat dimanfaatkan untuk memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas ibadah.
Ia juga mengajak seluruh prajurit untuk menjadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.
TNI Kuat dengan Spiritualitas yang Kokoh
Melalui kegiatan buka puasa bersama dan peringatan Nuzulul Qur’an ini, Kodam XII/Tanjungpura menegaskan komitmennya dalam membentuk prajurit yang tidak hanya tangguh secara fisik, tetapi juga memiliki mental dan spiritual yang kuat.
Dengan keseimbangan tersebut, diharapkan prajurit TNI mampu menjalankan tugas pengabdian secara optimal demi menjaga kedaulatan dan keamanan bangsa.
(Pendam XII/Tpr)











