Akarkata.com, Melawi, Kalbar — Upaya pencegahan dini terhadap penyalahgunaan narkoba dan maraknya praktik judi online terus dilakukan Polres Melawi.
Kali ini, sasaran kegiatan adalah kalangan pelajar di SMK Bina Kusuma 2, Kecamatan Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi.
Melalui kegiatan tatap muka dan penyuluhan (Tapka), para siswa diberikan pemahaman mengenai bahaya narkoba dan judi online yang dapat merusak masa depan generasi muda.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan penyuluhan tersebut dilaksanakan pada Senin (13/4/2026) di ruang kelas SMK Bina Kusuma 2.
Suasana kegiatan berlangsung tertib dan interaktif.
Para siswa terlihat antusias mengikuti setiap materi yang disampaikan oleh personel kepolisian.
Penyuluhan ini merupakan bagian dari upaya Polres Melawi dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya di lingkungan pendidikan.
Selain memberikan edukasi, kegiatan tersebut juga bertujuan membangun kesadaran para pelajar agar mampu menjauhi berbagai perilaku negatif yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.
Sat Binmas Polres Melawi Hadir Berikan Edukasi Langsung

Kegiatan penyuluhan di SMK Bina Kusuma 2 dilaksanakan oleh personel Satuan Binmas Polres Melawi.
Tiga personel yang terlibat dalam kegiatan tersebut yaitu Ngadino, S.A.P. selaku Ps Kaurmintu Sat Binmas, Roni Amin Manik, A.Md. selaku Ps Kanit Bhabinkamtibmas, dan Juliansyah selaku Ps Kanit Bintibsos.
Ketiga personel tersebut hadir langsung di ruang kelas untuk memberikan materi dan berdialog dengan para pelajar.
Penyuluhan diikuti oleh Kepala Sekolah, dewan guru, serta sebanyak 80 siswa SMK Bina Kusuma 2.
Kehadiran personel Polres Melawi disambut baik oleh pihak sekolah.
Menurut para guru, kegiatan seperti ini sangat penting karena pelajar merupakan kelompok usia yang rentan terhadap pengaruh lingkungan, termasuk penyalahgunaan narkoba dan praktik judi online.
Melalui pendekatan yang komunikatif, para siswa diberikan kesempatan untuk bertanya dan berdiskusi.
Hal ini membuat suasana penyuluhan menjadi lebih hidup dan mudah dipahami.
Pelajar Diberi Pemahaman tentang Bahaya Narkoba

Dalam penyuluhan tersebut, personel Sat Binmas Polres Melawi menjelaskan secara rinci mengenai bahaya narkoba.
Para pelajar diberikan pemahaman bahwa narkoba tidak hanya merusak kesehatan fisik, tetapi juga dapat menghancurkan kondisi mental dan masa depan seseorang.
Petugas menjelaskan bahwa penggunaan narkoba dapat menyebabkan gangguan pada otak, menurunkan kemampuan berpikir, mengganggu kesehatan organ tubuh, hingga menimbulkan ketergantungan.
Selain itu, penyalahgunaan narkoba juga dapat menyebabkan pelajar kehilangan semangat belajar, terjerumus ke dalam pergaulan yang salah, bahkan terlibat dalam tindak kriminal.
“Narkoba hanya akan merusak masa depan. Sekali mencoba, seseorang bisa mengalami ketergantungan dan sulit untuk lepas. Karena itu, para pelajar harus berani mengatakan tidak terhadap narkoba,” tegas salah satu personel Sat Binmas kepada para siswa.
Petugas juga mengingatkan bahwa masa remaja merupakan masa yang sangat penting untuk menentukan masa depan.
Oleh sebab itu, para pelajar diminta untuk mengisi waktu dengan kegiatan yang positif, seperti belajar, berolahraga, dan mengembangkan bakat yang dimiliki.
Judi Online Dinilai Sama Berbahayanya

Selain membahas narkoba, penyuluhan tersebut juga menyoroti maraknya praktik judi online yang saat ini banyak menyasar kalangan remaja.
Personel Sat Binmas menjelaskan bahwa judi online sering kali terlihat mudah dan menggiurkan karena menawarkan keuntungan instan.
Namun, di balik itu, terdapat risiko besar yang dapat merugikan pelajar.
Para siswa diberi pemahaman bahwa judi online dapat membuat seseorang kehilangan uang, menimbulkan kecanduan, merusak hubungan dengan keluarga, hingga mengganggu prestasi belajar.
Tidak hanya itu, petugas juga menjelaskan bahwa keterlibatan dalam judi online dapat menimbulkan masalah hukum.
Para pelajar diingatkan agar tidak mudah tergoda dengan iklan atau ajakan bermain judi yang banyak beredar di media sosial dan internet.
“Jangan pernah mencoba judi online. Awalnya mungkin hanya coba-coba, tetapi lama-kelamaan bisa membuat kecanduan dan merugikan diri sendiri maupun keluarga,” ujar petugas di hadapan para pelajar.
Penjelasan tersebut membuat para siswa semakin memahami bahwa judi online bukanlah hiburan, melainkan aktivitas yang dapat membawa dampak buruk bagi masa depan mereka.
Bentuk Karakter Pelajar yang Berani Menolak Pengaruh Negatif

Selain memberikan edukasi tentang bahaya narkoba dan judi online, personel Sat Binmas Polres Melawi juga mengajak para pelajar untuk memiliki keberanian dalam menolak pengaruh negatif dari lingkungan.
Menurut petugas, salah satu cara terbaik untuk menghindari narkoba dan judi online adalah dengan memilih pergaulan yang sehat dan memiliki prinsip yang kuat.
Para siswa diimbau agar tidak mudah terpengaruh ajakan teman, terutama jika ajakan tersebut mengarah pada perilaku yang melanggar hukum atau merugikan diri sendiri.
Petugas juga menanamkan pentingnya kesadaran hukum sejak dini.
Dengan memahami aturan dan konsekuensi dari setiap tindakan, para pelajar diharapkan mampu berpikir lebih bijak sebelum mengambil keputusan.
“Jadilah generasi muda yang sehat, cerdas, dan bertanggung jawab. Kalian adalah harapan bangsa, sehingga jangan sampai masa depan rusak karena narkoba dan judi online,” pesan personel Sat Binmas.
Polres Melawi Terus Lakukan Pencegahan Sejak Dini
Kegiatan penyuluhan di SMK Bina Kusuma 2 menjadi salah satu langkah preventif yang dilakukan Polres Melawi untuk mencegah sejak dini penyalahgunaan narkoba dan keterlibatan pelajar dalam judi online.
Polres Melawi berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan di berbagai sekolah di Kabupaten Melawi agar semakin banyak pelajar yang memahami bahaya narkoba dan judi online.
Melalui edukasi yang dilakukan secara berkelanjutan, diharapkan generasi muda di Kabupaten Melawi mampu tumbuh menjadi pribadi yang sehat, berprestasi, disiplin, dan memiliki masa depan yang lebih baik.
Dengan adanya sinergi antara kepolisian, sekolah, guru, dan orang tua, upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan bebas dari narkoba serta judi online diyakini dapat terwujud.











