Akarkata.com, Pontianak — Dalam rangka memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat (sitkamtibmas) tetap terjaga selama malam Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Kapolda Kalimantan Barat Irjen Pol. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H. bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Kalbar melakukan monitoring langsung di Kota Pontianak, Jumat malam (20/3).
Peninjauan dipusatkan di Pos Pengamanan (Pospam) Masjid Mujahidin Pontianak, salah satu titik utama kegiatan masyarakat pada malam takbiran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kehadiran Kapolda beserta rombongan bertujuan memastikan kesiapsiagaan personel gabungan serta kelancaran aktivitas warga yang merayakan malam kemenangan.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolda didampingi unsur Forkopimda dan perwakilan Pertamina.

Kepada awak media, Irjen Pol. Pipit Rismanto menekankan pentingnya disiplin masyarakat dalam berlalu lintas guna mencegah gangguan distribusi logistik vital, khususnya bahan bakar minyak (BBM).
Menurutnya, kemacetan akibat kecelakaan lalu lintas dapat berdampak luas, tidak hanya pada pengguna jalan, tetapi juga terhadap kelancaran suplai energi bagi masyarakat.
“Kami mengimbau seluruh masyarakat Kalimantan Barat agar tetap tertib di jalan raya. Jangan sampai terjadi kecelakaan yang memicu kemacetan dan menghambat distribusi BBM,” ujar Irjen Pol. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H.

Kapolda juga memastikan bahwa ketersediaan energi selama periode mudik dan Lebaran berada dalam kondisi aman.
Koordinasi intensif telah dilakukan dengan pihak Pertamina untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan masyarakat.
Pihak Pertamina, lanjutnya, telah menambah stok BBM serta mengoperasikan sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) selama 24 jam guna menjamin layanan tetap berjalan tanpa hambatan.
“Pasokan BBM sudah ditingkatkan dan beberapa SPBU beroperasi penuh selama 24 jam, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir,” jelasnya.
Untuk mendukung kebijakan tersebut, Polda Kalbar juga mengerahkan personel di berbagai titik strategis, termasuk jalur mudik, kawasan rawan kemacetan, serta area SPBU di seluruh wilayah Kalimantan Barat.
Langkah ini dilakukan guna memastikan keamanan, ketertiban, serta kelancaran mobilitas masyarakat.
Irjen Pol. Pipit menegaskan bahwa pengamanan malam Idul Fitri merupakan bagian dari operasi kepolisian terpadu yang melibatkan TNI, pemerintah daerah, dan instansi terkait lainnya.
“Personel telah ditempatkan untuk mengamankan SPBU, jalur lalu lintas, serta pusat keramaian agar situasi tetap aman dan kondusif,” tegasnya.
Selain memantau situasi keamanan, kunjungan tersebut juga menjadi bentuk dukungan moril bagi petugas gabungan yang bertugas selama masa libur Lebaran.
Menutup keterangannya, Kapolda Kalbar menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri kepada seluruh umat Muslim yang merayakan.
“Kami dari jajaran Kepolisian mengucapkan Selamat Idul Fitri 1447 H, mohon maaf lahir dan batin,” ucapnya.
Berdasarkan pantauan di lapangan, suasana di sekitar Masjid Mujahidin Pontianak serta sejumlah titik utama kota terpantau ramai namun tetap tertib.
Arus lalu lintas berjalan lancar dengan pengamanan ketat dari aparat gabungan TNI-Polri dan instansi terkait.
Monitoring ini diharapkan mampu memberikan rasa aman kepada masyarakat serta memastikan perayaan malam Idul Fitri berlangsung khidmat, damai, dan tanpa gangguan keamanan yang berarti.











