Tanggapan atas Keluhan Warga
Terkait laporan warga yang tidak memperoleh BBM, Kusnadi menyatakan bahwa hal tersebut disebabkan oleh kehabisan stok, bukan karena kesalahan distribusi.
“Kalau ada warga yang tidak mendapat BBM, kemungkinan besar saat itu stok memang telah habis. Kami tidak menolak konsumen selama masih tersedia,” tegasnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Audit Rutin dan Koordinasi dengan Pihak Terkait
Pihak SPBU juga menyampaikan bahwa mereka rutin menjalani pemeriksaan dari pihak Pertamina dan aparat berwenang.
Setiap pengiriman BBM selalu dalam pengawasan, mulai dari depot hingga sampai ke masyarakat.
“Kami siap diaudit kapan saja. Tidak ada celah untuk bermain-main dalam urusan distribusi BBM,” kata Kusnadi.
Imbauan untuk Masyarakat dan Media
Kusnadi mengajak masyarakat untuk tidak mudah terpancing oleh isu yang belum terverifikasi.
Ia juga berharap media dapat mengedepankan prinsip cover both sides dengan melakukan konfirmasi sebelum mempublikasikan informasi.
“Kami menghargai peran media. Namun akan lebih baik jika setiap pemberitaan dilengkapi klarifikasi terlebih dahulu agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat,” pungkasnya.
Komitmen Terhadap Pelayanan Publik
Melalui klarifikasi ini, SPBU 64.783.19 ingin memastikan kepada masyarakat bahwa pelayanan akan terus dilakukan dengan penuh tanggung jawab dan sesuai ketentuan yang berlaku.
Manajemen juga menyatakan keterbukaannya terhadap segala bentuk pengawasan dari pihak berwenang.
Media akan terus memantau perkembangan kasus ini dan membuka ruang klarifikasi bagi semua pihak demi menjunjung tinggi prinsip jurnalisme berimbang.
Update informasi terhangat kini lebih mudah! Langsung akses berita pilihan Akarkata.com melalui Kanal Media Sosial Klik:
Halaman : 1 2











