Akarkata.com, Sintang – Pada Sabtu, 19 Juli 2025, lomba pencak silat menjadi agenda penutup dalam rangkaian Pekan Gawai Dayak (PGD) Kabupaten Sintang ke-12.
Kegiatan berlangsung di Betang Tampun Juah, Jerora Satu, dan diikuti oleh 14 peserta yang berasal dari Suku Dayak.
Dari total 17 pendaftar yang hadir saat technical meeting, hanya 14 orang yang tampil di hari perlombaan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Tiga peserta lainnya absen tanpa keterangan.
Ensawing, Sekretaris Dewan Adat Dayak Kabupaten Sintang, secara resmi membuka kegiatan tersebut.

Ia menyampaikan bahwa lomba ini digelar untuk meramaikan PGD Sintang sekaligus memperkuat pelestarian budaya pencak silat sebagai warisan seni bela diri Dayak.
“Kami ingin lomba pencak silat ini berlangsung dengan penuh semangat sportivitas. Dewan juri sudah berpengalaman, jadi peserta tidak perlu ragu dengan hasil penilaian,” jelas Ensawing.
Setiap peserta menampilkan jurus-jurus silat terbaik mereka selama maksimal tiga menit, diiringi musik tradisional seperti tawak dan gendang.
Para juri yang berjumlah tiga orang merupakan pesilat senior dengan pengalaman luas dalam penjurian.
Koordinator lomba, Mamud, menyampaikan bahwa proses penilaian sepenuhnya berdasarkan rekapitulasi poin dari dewan juri.
Halaman : 1 2 Selanjutnya











