Sehingga mereka biasanya mengandalkan laporan dari vendor, wedding organizer, atau pemilik venue untuk memastikan pendataan yang akurat.
Kebijakan ini menuai pro dan kontra di kalangan musisi dan pelaku industri hiburan.
Dhani menjadi salah satu yang paling vokal, menilai pengelolaan royalti oleh WAMI dan Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) tidak transparan dan belum maksimal dalam mendistribusikan dana kepada pencipta lagu.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sejak 2022, pentolan Dewa 19 itu memutuskan keluar dari WAMI dan mengurus royalti karyanya sendiri.
Ia mengizinkan siapa pun memutar lagu ciptaannya, termasuk karya Dewa 19, secara gratis asalkan mendapat izin langsung darinya.
Bahkan, ia mempersilakan pemerintah daerah seperti Surakarta, Surabaya, dan Jawa Timur memutar lagunya tanpa royalti.
Namun, Dhani melarang penggunaan lagunya untuk konser profesional tanpa persetujuan resmi.
Sementara itu, kritik juga datang dari DPD Partai Perindo Surabaya yang khawatir aturan ini membebani pelaku usaha di industri pernikahan dan hiburan.
Mereka menilai tambahan biaya royalti dapat memberatkan penyelenggara acara kecil-menengah.
Menanggapi hal ini, WAMI menegaskan kebijakan royalti sudah sesuai ketentuan hukum yang berlaku dan bertujuan melindungi hak pencipta lagu agar mendapatkan penghargaan serta penghasilan yang adil.
Update informasi Akarkata.com melalui Kanal Media Sosial Klik:
Saluran Whatsapp, Tiktok, Instagram,
Halaman : 1 2











