Akarkata.com, Sintang – Pemerintah Kabupaten Sintang melalui Staf Ahli Bupati Bidang Perekonomian, Pembangunan, dan Keuangan, Helmi, menghadiri peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah/2026 Masehi, yang digelar pada Jumat, 23 Januari 2026, di Masjid Al Fajri, Desa Baning Kota.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Pengurus Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Sintang bekerja sama dengan pengurus Masjid Al Fajri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Peringatan menghadirkan penceramah Ustadz M. Ghufron, dengan tema “Sholat Kunci Sukses dan Kebahagiaan Dunia dan Akhirat”.
Dalam sambutan yang dibacakan mewakili Bupati Sintang, Helmi menekankan bahwa peristiwa Isra Mi’raj memiliki makna besar dalam sejarah Islam, terutama karena di saat itulah Rasulullah SAW menerima perintah shalat lima waktu, yang menjadi tiang agama sekaligus fondasi kehidupan seorang muslim.

“Peringatan Isra Mi’raj bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan momentum spiritual untuk menilai kembali kualitas keimanan, ketaatan, dan akhlak kita sehari-hari,” jelas Helmi.
Helmi menambahkan bahwa tema sholat sebagai kunci sukses sangat relevan dengan kehidupan modern.

Sholat tidak hanya mendidik kedisiplinan waktu dan ketenangan jiwa, tetapi juga membentuk karakter manusia yang jujur, sabar, bertanggung jawab, serta peduli terhadap sesama.
“Pemerintah Kabupaten Sintang percaya bahwa pembangunan tidak hanya ditopang aspek fisik dan ekonomi, tetapi juga sangat bergantung pada kualitas iman, moral, dan akhlak masyarakat. Sholat yang dilakukan dengan ikhlas akan membentuk pribadi berintegritas, yang berkontribusi bagi kemajuan daerah serta terciptanya masyarakat yang rukun dan sejahtera,” tambah Helmi.
Helmi juga menyampaikan apresiasi kepada PHBI Kabupaten Sintang, pengurus Masjid Al Fajri, serta seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan.
Kehadiran jamaah dari berbagai lapisan masyarakat menegaskan bahwa nilai-nilai keagamaan tetap hidup dan berkembang kuat di Sintang.
“Secara khusus, saya ucapkan terima kasih kepada Ustadz M. Ghufron atas kehadiran dan tausiyah yang disampaikan. Semoga ilmu yang dibagikan semakin memperkuat keimanan dan memotivasi kita untuk meningkatkan kualitas ibadah,” ungkap Helmi.
Selain itu, Helmi mengajak seluruh umat Islam di Sintang menjadikan Isra Mi’raj sebagai momentum memperkuat ukhuwah Islamiyah, meningkatkan kepedulian sosial, dan menjaga kerukunan antarumat beragama.
Perbedaan harus menjadi kekuatan, bukan sumber perpecahan, dalam membangun Kabupaten Sintang yang religius, harmonis, dan berkemajuan.
Update informasi Akarkata.com melalui Kanal Media Sosial Klik:











