Akarkata.com, Sintang, Kalimantan Barat – Pemerintah Kabupaten Sintang kembali menggelar operasi pasar murah guna membantu masyarakat menghadapi kenaikan harga bahan pokok.
Kegiatan yang berlangsung di halaman parkir Pasar Raya Sintang, Kamis pagi (26/2/2026), disambut antusias warga. Sejak pagi hari, ratusan masyarakat telah memadati lokasi untuk mendapatkan paket sembako bersubsidi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala, hadir langsung di tengah warga.
Ia menyempatkan diri menyapa masyarakat yang sedang mengantre serta memberikan imbauan agar tetap tertib demi kelancaran kegiatan.
Warga Diminta Tertib Mengantre

Dalam arahannya, Bupati meminta masyarakat bersabar dan tidak berdesakan saat pembagian sembako.
Menurutnya, ketertiban menjadi kunci agar seluruh warga yang hadir dapat memperoleh bantuan dengan aman.
Ia menjelaskan operasi pasar ini merupakan bentuk upaya pemerintah daerah untuk membantu meringankan beban ekonomi masyarakat.
Meskipun subsidi yang diberikan tidak terlalu besar, pemerintah berharap harga yang lebih rendah dari pasar tetap memberi manfaat.
Pemerintah daerah, katanya, berusaha menekan dampak kenaikan harga kebutuhan pokok yang biasanya terjadi menjelang bulan Ramadhan.
Paket Sembako Lebih Murah dari Harga Pasar

Dalam operasi pasar tersebut, Pemkab Sintang menyediakan paket sembako berisi:
• beras 5 kilogram
• gula pasir 1 kilogram
• minyak goreng 1 liter
Harga normal paket tersebut di pasaran mencapai sekitar Rp122.000. Namun melalui subsidi pemerintah daerah, paket dijual hanya Rp90.000.
Total paket yang disediakan mencapai 950 paket, pemerintah berharap seluruh warga yang datang dapat kebagian.
Selain paket sembako, pemerintah juga menjual beberapa komoditas lain dengan harga lebih rendah dibanding pasar.
Telur ayam dijual Rp55.000 per rak dengan jumlah 950 rak, di pasaran harga telur biasanya berada di kisaran Rp60.000 hingga Rp63.000 per rak.
Sementara itu, gas LPG 3 kilogram dijual Rp18.500 per tabung dengan stok 560 tabung.
Bantuan untuk Menekan Pengeluaran Rumah Tangga

Program pasar murah ini menjadi salah satu strategi pengendalian inflasi daerah.
Menjelang Ramadhan, permintaan bahan pokok meningkat sehingga harga berpotensi naik.
Dengan menambah pasokan barang bersubsidi, pemerintah daerah berupaya menjaga stabilitas harga serta mempertahankan daya beli masyarakat.
Bupati berharap bantuan tersebut dapat membantu keluarga memenuhi kebutuhan dapur sehari-hari, terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Ia juga mengingatkan warga agar membeli sesuai kebutuhan dan tidak melakukan penimbunan.
Penyerahan Simbolis kepada Warga

Setelah memberikan arahan, Bupati secara simbolis menyerahkan paket sembako kepada perwakilan warga.
Penyerahan ini menjadi tanda dimulainya distribusi bantuan kepada masyarakat.
Kegiatan turut dihadiri sejumlah pejabat daerah, antara lain Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Ketua TP PKK Kabupaten Sintang, serta perwakilan Kejaksaan Negeri Sintang dan beberapa organisasi perangkat daerah.

Kehadiran berbagai pihak menunjukkan kegiatan ini merupakan kerja bersama lintas instansi dalam membantu masyarakat.
Dampak Positif bagi Masyarakat

Warga mengaku terbantu dengan adanya operasi pasar, selisih harga yang cukup signifikan membuat pengeluaran rumah tangga menjadi lebih ringan.
Program seperti ini juga memberi efek stabilisasi harga di pasar tradisional, pedagang cenderung tidak menaikkan harga terlalu tinggi karena adanya intervensi pemerintah.
Selain membantu ekonomi keluarga, kegiatan ini memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.
Pemkab Sintang berkomitmen akan terus melaksanakan program serupa pada momen tertentu, terutama menjelang hari besar keagamaan ketika kebutuhan pangan meningkat.
Melalui operasi pasar murah, pemerintah berharap masyarakat dapat menjalani bulan Ramadhan dengan lebih tenang tanpa khawatir lonjakan harga kebutuhan pokok.











