Akarkata.com, Menjalin, Landak — Polsek Menjalin Polres Landak Polda Kalimantan Barat melaksanakan pengamanan kegiatan pawai obor salawat yang digelar masyarakat di Dusun Lonjengan, Desa Sepahat, Kecamatan Menjalin, Kabupaten Landak, pada Jumat malam (13/3/2026).
Kegiatan keagamaan tersebut merupakan tradisi masyarakat setempat dalam menyambut datangnya Hari Raya Idul Fitri.
Pengamanan dilakukan guna memastikan seluruh rangkaian acara berjalan aman, tertib, dan kondusif, serta memberikan rasa nyaman bagi masyarakat yang mengikuti kegiatan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Tradisi Keagamaan Sambut Idul Fitri

Pawai obor salawat merupakan tradisi yang telah lama dilakukan oleh masyarakat sebagai bentuk ungkapan syukur sekaligus sarana meningkatkan nilai spiritual menjelang Lebaran.
Selain menjadi simbol kebersamaan umat, kegiatan ini juga mempererat hubungan sosial antarwarga.
Acara dimulai sekitar pukul 20.10 WIB dengan dihadiri oleh unsur pemerintah kecamatan yang diwakili, Kepala Desa Sepahat, Ketua Panitia, serta masyarakat Muslim Dusun Lonjengan.
Rangkaian kegiatan meliputi pawai obor mengelilingi wilayah dusun sambil melantunkan salawat, yang kemudian ditutup dengan pembagian doorprize kepada peserta.

Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Menjalin Iptu Donny Pati Pratama Yolanda, menyampaikan bahwa pihak kepolisian menurunkan personel untuk melakukan pengamanan secara maksimal.
Sebanyak tiga personel Polsek Menjalin diterjunkan untuk melaksanakan pengamanan terbuka maupun tertutup, sekaligus melakukan monitoring situasi di sepanjang jalur pawai.
“Kami memastikan kegiatan berlangsung aman, tertib, dan terkendali sehingga masyarakat dapat mengikuti acara dengan nyaman,” ujar Iptu Donny Pati Pratama Yolanda.
Petugas juga melakukan pengaturan arus lalu lintas serta mengantisipasi potensi gangguan keamanan selama kegiatan berlangsung.
Berlangsung Lancar Hingga Selesai
Pawai obor berlangsung hingga sekitar pukul 22.00 WIB dan berjalan lancar tanpa adanya gangguan yang berarti.
Antusiasme masyarakat terlihat tinggi, dengan banyaknya peserta dari berbagai kalangan usia yang ikut serta.
Situasi tetap kondusif berkat koordinasi yang baik antara panitia, aparat desa, dan kepolisian.
Kehadiran petugas di lapangan memberikan rasa aman bagi masyarakat sekaligus mencegah potensi kejadian yang tidak diinginkan.
Sarana Mempererat Kebersamaan dan Toleransi
Selain sebagai kegiatan keagamaan, pawai obor juga menjadi momentum memperkuat persatuan dan kebersamaan masyarakat.
Tradisi ini mencerminkan nilai-nilai spiritual, solidaritas, serta semangat gotong royong.
Kegiatan tersebut juga diharapkan dapat menumbuhkan rasa toleransi dan kedamaian di tengah masyarakat yang beragam.
Kapolsek Menjalin menilai kegiatan positif seperti ini perlu terus didukung karena mampu mempererat hubungan antara masyarakat dan aparat keamanan.
Komitmen Polsek Menjalin Jaga Kamtibmas
Iptu Donny Pati Pratama Yolanda menegaskan bahwa pihaknya akan terus melaksanakan pengamanan terhadap kegiatan masyarakat, khususnya yang melibatkan massa dalam jumlah besar.
Hal ini dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Polsek Menjalin.
“Kami berharap kegiatan serupa di masa mendatang dapat terus berjalan dengan aman dan kondusif,” tambahnya.
Harapan Tradisi Tetap Terjaga dengan Aman
Dengan pengamanan yang baik, tradisi pawai obor salawat di Dusun Lonjengan dapat berlangsung khidmat dan penuh kebahagiaan.
Masyarakat pun dapat menyambut Idul Fitri dengan suasana yang damai dan harmonis.
Kehadiran Polri di tengah masyarakat diharapkan semakin memperkuat rasa aman serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
Tradisi keagamaan yang sarat nilai positif ini menjadi bukti bahwa kebersamaan dan spiritualitas tetap terjaga di tengah kehidupan masyarakat modern.











