Akarkata.com, Ketapang, Kalimantan Barat — Dua peristiwa kebakaran terjadi dalam satu hari di wilayah Kecamatan Delta Pawan, Kabupaten Ketapang, Kamis (26/03/2026).
Insiden ini menghanguskan dua rumah warga di lokasi berbeda dan menimbulkan kerugian materiil yang diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kejadian tersebut menjadi perhatian serius aparat kepolisian dan instansi terkait, mengingat potensi bahaya kebakaran yang dapat terjadi kapan saja, terutama akibat kelalaian.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris, S.H., S.I.K., M.I.K., CPHR., melalui Kasi Humas IPTU Niptah Alimudin, membenarkan adanya dua laporan kebakaran dalam satu hari di wilayah hukum Polres Ketapang.
Kebakaran Pertama di Jalan Sisingamangaraja

Peristiwa pertama terjadi sekitar pukul 14.00 WIB di sebuah rumah kosong yang berlokasi di Jalan Sisingamangaraja, Kelurahan Sampit, Kecamatan Delta Pawan. Rumah tersebut diketahui milik Asuh, warga setempat.
Menurut IPTU Niptah Alimudin, laporan kebakaran diterima dari masyarakat yang melihat kobaran api mulai membesar dan menghanguskan bangunan.
“Kebakaran pertama terjadi di rumah kosong milik warga di Jalan Sisingamangaraja. Saat ini penyelidikan terkait penyebab kebakaran masih terus dilakukan,” ujarnya, Jumat (27/03/2026).
Petugas dari Polsek Delta Pawan bersama tim gabungan segera menuju lokasi untuk melakukan penanganan dan membantu proses pemadaman.
Proses Pemadaman Berlangsung Cepat

Setelah menerima laporan, petugas bergerak cepat ke lokasi kejadian.
Proses pemadaman dimulai sekitar pukul 14.00 WIB dan berhasil dikendalikan pada pukul 17.10 WIB.
Kesigapan petugas pemadam kebakaran (Damkar), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta dukungan dari aparat kepolisian dan masyarakat sekitar menjadi faktor penting dalam mencegah api merambat ke bangunan lain.
“Kebakaran berhasil dipadamkan tanpa adanya korban jiwa. Namun, kerugian materiil ditaksir mencapai puluhan juta rupiah,” jelas IPTU Niptah.
Kebakaran Kedua Akibat Pembakaran Sampah

Masih di hari yang sama, kebakaran kedua terjadi di sebuah rumah yang terletak di tepi Jalan Mayjen Sutoyo, Desa Paya Kumang, Kecamatan Delta Pawan.
Rumah milik Marzuki (83) dilaporkan habis dilalap api setelah sebelumnya pemilik rumah melakukan pembakaran sampah di bagian belakang rumah pada pukul 10.00 WIB.
Namun, api yang tidak dipadamkan dengan sempurna kembali menyala dan menyambar bagian rumah sekitar pukul 13.00 WIB.
“Diduga api berasal dari sisa pembakaran sampah yang tidak dipastikan padam sepenuhnya, sehingga merambat dan membakar rumah,” terang IPTU Niptah.
Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 14.30 WIB oleh tim gabungan bersama warga setempat.
Tidak Ada Korban Jiwa, Kerugian Capai Puluhan Juta
Dalam kedua kejadian tersebut, tidak ditemukan korban jiwa.
Namun, kerugian materiil yang dialami korban diperkirakan cukup besar, mencapai puluhan juta rupiah.
Kerusakan bangunan yang terbakar hampir total menjadi dampak utama dari peristiwa ini.
Pihak kepolisian masih melakukan pendataan lebih lanjut terkait kerugian serta penyelidikan untuk memastikan penyebab kebakaran pertama.
Sinergi Tim Gabungan dan Warga
Penanganan dua peristiwa kebakaran ini melibatkan berbagai pihak, termasuk Damkar wilayah Delta Pawan, BPBD, petugas SPKT Polres Ketapang, personel Polsek Delta Pawan, serta masyarakat sekitar.
Kolaborasi yang cepat dan terkoordinasi ini dinilai sangat efektif dalam mengendalikan situasi dan mencegah dampak yang lebih luas.
Kesigapan warga dalam melaporkan kejadian juga menjadi faktor penting dalam mempercepat respons petugas di lapangan.
Imbauan Kepolisian untuk Masyarakat
Menanggapi kejadian tersebut, Kasi Humas Polres Ketapang IPTU Niptah Alimudin mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama yang disebabkan oleh kelalaian.
Ia menekankan pentingnya memastikan api benar-benar padam setelah melakukan pembakaran sampah serta memperhatikan kondisi instalasi listrik dan penggunaan gas di rumah.
“Kami mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati, terutama saat membakar sampah, menggunakan kompor gas, maupun instalasi listrik. Pastikan semuanya dalam kondisi aman,” tegasnya.
Pentingnya Kesadaran dan Pencegahan Dini
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa kebakaran dapat terjadi akibat hal-hal sederhana yang sering dianggap sepele, seperti sisa api pembakaran sampah.
Oleh karena itu, kesadaran masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan sangat diperlukan untuk mencegah kejadian serupa.
Langkah pencegahan dini, seperti memastikan api padam, rutin memeriksa instalasi listrik, serta menjaga kebersihan lingkungan, dapat meminimalisir risiko kebakaran.
Dua peristiwa kebakaran yang terjadi dalam satu hari di Kecamatan Delta Pawan menjadi pelajaran penting bagi masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi bahaya kebakaran.
Dengan adanya sinergi antara aparat, instansi terkait, dan masyarakat, penanganan kebakaran dapat dilakukan dengan cepat dan efektif.
Ke depan, diharapkan kesadaran masyarakat semakin meningkat sehingga kejadian serupa dapat dicegah, demi terciptanya lingkungan yang aman dan nyaman bagi seluruh warga.











