Pasokan Normal tapi Gas 3 Kg Langka dan Mahal, Satgas Pangan Sintang Sidak Rumah Makan hingga Peternakan

- Editor

Selasa, 23 Desember 2025 - 17:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Satgas Pangan Sintang Periksa Dapur Rumah Makan Terkait Penyalahgunaan Gas 3 Kg.

Petugas Satgas Pangan Sintang Periksa Dapur Rumah Makan Terkait Penyalahgunaan Gas 3 Kg.

Akarkata.com, Sintang, Kalimantan Barat – Meski pasokan gas elpiji dinyatakan dalam kondisi normal, kelangkaan dan lonjakan harga gas bersubsidi ukuran 3 kilogram (kg) justru terjadi di Kabupaten Sintang dalam sepekan terakhir.

Menindaklanjuti keluhan masyarakat, Tim Satgas Pangan Kabupaten Sintang melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah peternakan ayam, rumah makan, restoran, hingga warung kopi pada Selasa, 23 Desember 2025.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop UKM) Kabupaten Sintang, Subendi, menjelaskan bahwa sidak tersebut bertujuan memastikan tidak adanya penyalahgunaan gas elpiji bersubsidi oleh pelaku usaha.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Hasil sidak kami di dua lokasi peternakan ayam berskala besar menunjukkan bahwa mereka sudah menggunakan gas non-subsidi. Artinya, peternakan tersebut tidak memakai gas 3 kg bersubsidi,” ujar Subendi kepada wartawan.

Namun, temuan berbeda justru didapati di sektor usaha kuliner. Tim Satgas Pangan menemukan sejumlah warung makan, restoran, dan warung kopi yang masih menggunakan gas elpiji 3 kg dalam jumlah besar.

Baca Juga:  Bimbingan Manasik Umrah PT Delta Cipta Globalindo di Sintang, Persiapkan 94 Jamaah Menuju Tanah Suci

“Di lapangan, kami menemukan ada warung makan yang menggunakan hingga 22 tabung gas subsidi. Ada juga yang memakai 6 tabung dan 3 tabung. Bahkan ada usaha yang mencampur penggunaan gas subsidi dan non-subsidi,” ungkap Subendi.

Sebagai tindak lanjut, Pertamina langsung melakukan penukaran tabung gas bersubsidi dengan gas non-subsidi.

Mekanismenya, dua tabung gas non-subsidi ditukar dengan satu tabung gas ukuran 5,5 kg.

Selain itu, pemilik usaha yang terbukti menyalahgunakan gas subsidi diminta membuat surat pernyataan tertulis.

Isinya, mereka berkomitmen tidak mengulangi pelanggaran dan tidak lagi menggunakan gas elpiji 3 kg.

Baca Juga:  Jelang Nataru, Bupati Sintang Pastikan Stok Sembako Aman dan Harga Tetap Terkendali

“Kami lakukan pembinaan dan pengawasan lanjutan. Jika ke depan masih ditemukan pelanggaran serupa, maka akan dikenakan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku,” tegas Subendi.

Langkah Antisipasi Jelang Natal dan Tahun Baru

Subendi menambahkan, sidak ini juga merupakan bagian dari langkah pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas pasokan gas bersubsidi menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

“Kami menerima banyak keluhan masyarakat terkait kelangkaan dan mahalnya gas 3 kg. Padahal Pemkab Sintang sudah melakukan operasi pasar gas di tujuh titik pada awal Desember 2025,” jelasnya.

Tak hanya itu, Pemkab Sintang juga telah mengajukan penambahan kuota gas bersubsidi ke Pertamina serta memperketat pemantauan distribusi hingga ke wilayah kecamatan.

“Kami mengimbau masyarakat dan pelaku usaha agar tidak memanfaatkan situasi dengan menimbun gas dan menjualnya dengan harga tinggi,” katanya.

Berita Terkait

Seminar ICDN Sintang Bahas Kemiskinan, Narkoba, dan Masa Depan Generasi Dayak
Konfercab GP Ansor Sintang Dibuka, Pemkab Sintang Harapkan Semakin Aktif dan Dinamis dalam Pembangunan
Hadiri Halal Bihalal, Helmi Ingatkan Pentingnya Kerukunan di Sintang
Kadis Porapar Hendrika Buka Trabas Fun Enduro 2026 di Desa Manter, 700 Rider Ikut Meriahkan
Wabup Sintang Ingin ICDN Sintang Bantu Tingkatkan SDM dan Pembangunan Daerah
Ketua DPW ICDN Kalbar Heri Saman Minta ICDN Sintang Lebih Aktif Bangun Daerah
Yohanes Rumpak Resmi Pimpin DPD ICDN Kabupaten Sintang Periode 2025-2030, Siap Wujudkan Keadilan dan Perdamaian
Halal Bihalal di Masjid Al Amin Sintang Perkuat Persatuan Masyarakat dan Dukungan Pembangunan Daerah
5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Newest
Oldest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 14:49 WIB

Koramil 04/Jawai Dorong Kemajuan Peternakan Sapi Lewat Kegiatan Komsos

Jumat, 17 April 2026 - 21:01 WIB

Prajurit Yonif TP 833/BD Ikut Tembusi Medan Ekstrem Evakuasi 8 Korban Helikopter PK-CFX di Bukit Puntak, Sekadau

Jumat, 17 April 2026 - 20:54 WIB

Danramil 05/Pemangkat Pererat Hubungan dengan Masyarakat Melalui Safari Sholat Jumat

Jumat, 17 April 2026 - 13:58 WIB

Kodim 1209/Bengkayang Bersama Warga Rehab Jembatan Gantung di Jagoi Babang,

Jumat, 17 April 2026 - 13:44 WIB

Tembus Medan Ekstrem Bukit Puntak, TNI dan Tim SAR Evakuasi Korban Helikopter PK-CFX

Jumat, 17 April 2026 - 10:16 WIB

Helikopter Airbus H130 PK-CFX Hilang di Sekadau, Kodam XII/Tpr Kerahkan Pasukan untuk Pencarian

Kamis, 16 April 2026 - 15:29 WIB

Pangdam XII/Tpr Hadiri Apel Kesiapsiagaan Karhutla Nasional 2026, TNI Siap Cegah Dini Kebakaran

Rabu, 15 April 2026 - 16:10 WIB

O2SN Tingkat SD di Kecamatan Tekarang Resmi Dibuka, Babinsa Turut Hadir

Berita Terbaru

Pemkab Sintang Ajak Suku Jawa Terus Bantu Pembangunan di Kabupaten Sintang

Berita Daerah

Hadiri Halal Bihalal, Helmi Ingatkan Pentingnya Kerukunan di Sintang

Sabtu, 18 Apr 2026 - 16:00 WIB

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x