Akarkata.com, Ngabang, Landak — Kepedulian terhadap masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H kembali ditunjukkan Polres Landak Polda Kalimantan Barat melalui kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM).
Program ini digelar di halaman depan Polsek Ngabang, Desa Hilir Tengah, Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak, pada Jumat (13/3/2026), dan langsung disambut antusias oleh warga.
Sejak pagi hari, puluhan masyarakat telah memadati lokasi kegiatan untuk mendapatkan bahan kebutuhan pokok dengan harga yang jauh lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Suasana penuh harapan dan kebersamaan terlihat jelas, mencerminkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap pangan murah menjelang Lebaran.
Antusiasme Warga Memadati Lokasi Sejak Pagi

Halaman Polsek Ngabang tampak berbeda dari biasanya.
Warga dari berbagai usia datang secara tertib untuk mengantre, membawa tas belanja dan daftar kebutuhan rumah tangga yang ingin dipenuhi.
Program Gerakan Pangan Murah ini menjadi solusi nyata di tengah fluktuasi harga bahan pokok yang kerap meningkat menjelang hari besar keagamaan.
Sekitar ±90 warga tercatat mengikuti kegiatan tersebut.
Kegiatan berlangsung dengan suasana tertib dan kondusif berkat pengaturan dari personel kepolisian yang berjaga di lokasi.
Dihadiri Langsung Kapolres Landak

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari, S.H., S.I.K., didampingi Wakapolres Landak Kompol Syaiful Bahri, para Pejabat Utama Polres Landak, Kapolsek Ngabang AKP Zuanda, personel Polsek Ngabang, serta masyarakat penerima manfaat.
Kehadiran pimpinan Polres secara langsung menunjukkan komitmen Polri dalam membantu masyarakat, tidak hanya dalam aspek keamanan, tetapi juga kesejahteraan sosial.
Kapolres Landak menyempatkan diri berinteraksi dengan warga, mendengarkan keluhan mereka, serta memastikan kegiatan berjalan lancar dan tepat sasaran.
Harga Sembako Lebih Murah dari Pasaran
Dalam kegiatan Gerakan Pangan Murah tersebut, berbagai komoditas kebutuhan pokok dijual dengan harga subsidi sehingga lebih rendah dari harga pasar.
Beberapa bahan pangan yang disediakan antara lain:
• Beras SPHP 5 kg dijual Rp60.000 (harga pasar Rp82.000–Rp88.000)
• Minyak goreng Tawon 900 ml dijual Rp17.000 (harga pasar sekitar Rp19.000)
• Gula pasir 1 kg dijual Rp17.000 (harga pasar sekitar Rp19.000)
Selisih harga yang cukup signifikan membuat program ini sangat membantu masyarakat, khususnya bagi keluarga berpenghasilan menengah ke bawah.
Upaya Menjaga Stabilitas Harga Pangan
Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari, S.H., S.I.K. menjelaskan bahwa Gerakan Pangan Murah merupakan bagian dari upaya menjaga stabilitas pasokan dan harga bahan pokok menjelang Idul Fitri.
Menurutnya, kegiatan ini juga mendukung langkah pemerintah dalam mengendalikan inflasi daerah yang biasanya meningkat akibat lonjakan permintaan menjelang hari raya.
“Melalui kegiatan ini kami berharap masyarakat dapat memperoleh bahan pangan dengan harga yang lebih terjangkau. Ini juga bagian dari upaya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan,” jelas Kapolres.
Program ini dinilai efektif untuk mencegah kepanikan pasar serta menjaga daya beli masyarakat tetap stabil.
Bentuk Kepedulian Polri kepada Masyarakat
Lebih lanjut, Kapolres menegaskan bahwa Polri hadir tidak hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai pelayan masyarakat yang berupaya memberikan manfaat langsung.
Kegiatan sosial seperti Gerakan Pangan Murah diharapkan dapat mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi Polri.
“Semoga kegiatan ini dapat meringankan beban warga dan membawa keberkahan menjelang Idul Fitri,” tambah AKBP Devi Ariantari.
Warga Mengaku Sangat Terbantu
Salah seorang warga penerima manfaat mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
Menurutnya, harga bahan pokok di program GPM jauh lebih murah dibandingkan di pasar tradisional.
Dengan adanya program ini, masyarakat dapat mempersiapkan kebutuhan Lebaran tanpa harus terbebani oleh kenaikan harga.
“Kami sangat terbantu. Harga di sini lebih murah, jadi bisa menghemat pengeluaran untuk persiapan Lebaran,” ujarnya dengan wajah bahagia.
Harapan Program Berkelanjutan
Masyarakat berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkala, terutama menjelang hari-hari besar keagamaan ketika harga kebutuhan pokok cenderung meningkat.
Gerakan Pangan Murah yang digelar Polres Landak ini tidak hanya membantu secara ekonomi, tetapi juga menghadirkan rasa kepedulian dan kebersamaan antara aparat dan masyarakat.
Dengan keberhasilan pelaksanaan di Ngabang, program ini diharapkan menjadi contoh bagi daerah lain dalam menjaga stabilitas pangan sekaligus memperkuat solidaritas sosial.











