Akarkata.com, Pontianak – Momentum Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah dimanfaatkan oleh Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat, Irjen Pol. Dr. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H., untuk memperkuat hubungan harmonis antara Polri dan tokoh agama di wilayahnya.
Pada Selasa siang (24/3/2026), Kapolda Kalbar melakukan kunjungan silaturahmi ke kediaman tokoh agama terkemuka, Hubaba Anisah Yusuf Al-Haddad, yang beralamat di Jalan Tanjung Raya 2, Gang Berkat, Kecamatan Pontianak Timur.
Kunjungan tersebut berlangsung dalam suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan, mencerminkan semangat Idul Fitri sebagai momen saling memaafkan sekaligus mempererat persaudaraan lintas elemen masyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Didampingi Pejabat Utama Polda Kalbar

Dalam agenda silaturahmi ini, Kapolda Kalbar tidak datang sendiri. Ia didampingi oleh Wakapolda Kalbar Brigjen Pol Hindarsono, S.I.K., S.H., M.Hum, para Pejabat Utama (PJU) Polda Kalbar, serta Kapolresta Pontianak.
Kehadiran jajaran pimpinan kepolisian tersebut menunjukkan keseriusan institusi Polri dalam membangun komunikasi yang kuat dengan tokoh agama.
Rombongan disambut hangat oleh keluarga besar Hubaba Anisah Yusuf Al-Haddad.
Suasana akrab langsung terasa sejak awal pertemuan, di mana kedua pihak saling bertukar ucapan selamat Idul Fitri dan doa kebaikan.
Kunjungan ini sekaligus menjadi simbol penghormatan Polri terhadap kontribusi ulama dan tokoh agama dalam menjaga stabilitas sosial serta kerukunan umat di Kalimantan Barat.
Silaturahmi sebagai Upaya Menjaga Stabilitas Sosial

Dalam kesempatan tersebut, Irjen Pol. Dr. Pipit Rismanto menegaskan bahwa silaturahmi ini bukan sekadar agenda seremonial tahunan.
Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat sinergi antara aparat keamanan dan tokoh masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
“Melalui silaturahmi ini, kami ingin merayakan hari kemenangan bersama keluarga besar Hubaba Anisah Yusuf Al-Haddad sekaligus memohon doa restu agar Polri dapat menjalankan tugas menjaga kamtibmas di Kalimantan Barat dengan baik,” ujar Pipit.
Ia menambahkan bahwa peran tokoh agama sangat vital dalam menciptakan suasana damai di tengah masyarakat, khususnya pasca perayaan Lebaran ketika mobilitas dan aktivitas warga masih tinggi.
Tokoh Agama sebagai Mitra Strategis Polri

Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes Pol. Bambang Suharyono, S.I.K., M.H., yang juga menjabat sebagai Kasatgas Humas Operasi Ketupat Kapuas 2026, turut menekankan pentingnya komunikasi kultural antara kepolisian dan tokoh agama.
Menurutnya, pendekatan berbasis nilai keagamaan terbukti efektif dalam menjaga ketenangan masyarakat, terutama selama masa libur panjang Idul Fitri.
“Kunjungan Bapak Kapolda merupakan bagian dari strategi cooling system untuk memastikan situasi di wilayah hukum Polda Kalbar tetap aman dan kondusif,” jelas Bambang.
Ia juga mengungkapkan bahwa selama pelaksanaan Operasi Ketupat Kapuas 2026, peran tokoh agama dan tokoh masyarakat sangat membantu dalam meredam potensi konflik serta menjaga keharmonisan sosial.
Momentum Lebaran untuk Memperkuat Persatuan

Silaturahmi di hari raya memiliki makna yang lebih mendalam dibandingkan pertemuan biasa.
Selain sebagai tradisi keagamaan, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa.
Pertemuan antara Kapolda Kalbar dan tokoh agama tersebut diisi dengan dialog santai mengenai kondisi sosial masyarakat, tantangan keamanan ke depan, serta harapan untuk Kalimantan Barat yang semakin damai dan sejahtera.
Kehangatan suasana mencerminkan hubungan erat antara aparat negara dan pemuka agama, yang bersama-sama memiliki tanggung jawab moral dalam menjaga ketertiban dan kerukunan.
Doa Bersama untuk Kedamaian Kalimantan Barat

Kegiatan silaturahmi ditutup dengan doa bersama yang dipanjatkan untuk keselamatan bangsa, kedamaian masyarakat, serta kelancaran tugas Polri dalam melayani dan melindungi warga.
Doa tersebut juga menjadi simbol harapan agar Kalimantan Barat tetap menjadi wilayah yang aman, toleran, dan harmonis di tengah keberagaman budaya dan agama.
Kehadiran Kapolda Kalbar di tengah tokoh agama menegaskan komitmen Polri untuk mengedepankan pendekatan humanis dan religius dalam menjalankan tugasnya.
Hal ini sejalan dengan transformasi Polri menuju institusi yang semakin dekat dengan masyarakat.
Komitmen Polri Mengedepankan Nilai Humanis
Melalui kegiatan ini, Polda Kalbar menunjukkan bahwa keamanan tidak hanya dibangun melalui penegakan hukum, tetapi juga melalui hubungan sosial yang kuat dengan seluruh elemen masyarakat.
Pendekatan humanis yang ditunjukkan Irjen Pol. Dr. Pipit Rismanto diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi Polri sekaligus memperkuat kolaborasi dalam menjaga stabilitas daerah.
Silaturahmi tersebut menjadi bukti nyata bahwa Polri hadir tidak hanya sebagai aparat keamanan, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang menjunjung tinggi nilai persaudaraan, toleransi, dan kebersamaan.
Dengan terjalinnya komunikasi yang baik antara kepolisian dan tokoh agama, diharapkan situasi kamtibmas di Kalimantan Barat, khususnya Kota Pontianak, tetap kondusif pasca perayaan Idul Fitri 1447 H.











