Akarkata.com, Pontianak, Kalbar – Kalimantan Barat bersiap mencatat sejarah baru di dunia olahraga internasional.
Untuk pertama kalinya, Asian Volleyball Confederation atau AVC Men’s Champions League 2026 akan digelar di luar Pulau Jawa, dan Kalimantan Barat dipercaya menjadi tuan rumah ajang bergengsi tersebut.
Menjelang pelaksanaan turnamen, Kepolisian Daerah Kalimantan Barat bersama Pemerintah Provinsi Kalbar dan sejumlah instansi terkait menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) di Kantor Gubernur Kalbar, Rabu, 15 April 2026.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Rakor dipimpin langsung oleh Kapolda Kalbar Irjen Pol. Dr. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H., didampingi Wakapolda Kalbar Brigjen Pol. Hindarsono, S.I.K., S.H., M.Hum., serta Ketua Pelaksana Irjen Pol. Roma Hutajulu.
Hadir pula Gubernur Kalimantan Barat, unsur Forkopimda, pimpinan TNI, kepala daerah, pimpinan BUMN, serta berbagai pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kejuaraan internasional tersebut.
AVC Men’s Champions League 2026 Jadi Momentum Besar bagi Kalbar

Dalam paparannya, Kapolda Kalbar Irjen Pol. Dr. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H. menegaskan bahwa AVC Men’s Champions League 2026 bukan hanya sekadar turnamen olahraga biasa.
Kompetisi ini merupakan ajang voli profesional kasta tertinggi di Asia yang akan mempertemukan klub-klub elite dari berbagai negara.
Sebanyak delapan tim dipastikan akan berpartisipasi dalam turnamen tersebut.
Klub-klub yang akan bertanding berasal dari Qatar, Korea Selatan, Kazakhstan, Jepang, Iran, Thailand, serta dua wakil Indonesia, yakni Bhayangkara Presisi dan Garuda Jaya.
Menurut Kapolda Kalbar, kepercayaan yang diberikan kepada Kalimantan Barat untuk menjadi tuan rumah harus dijawab dengan kesiapan maksimal.
Tidak hanya dari sisi penyelenggaraan, tetapi juga dalam menunjukkan bahwa Kalbar mampu menghadirkan event internasional dengan standar kelas dunia.
“Ini adalah momentum besar bagi Kalimantan Barat. Kita harus menunjukkan bahwa daerah kita mampu menyelenggarakan ajang internasional dengan standar kelas dunia. Segala aspek teknis, mulai dari GOR Terpadu A. Yani sebagai venue utama hingga fasilitas latihan di GOR Pangsuma dan GOR Kemala Bhayangkari, terus kita sempurnakan,” ujar Irjen Pol. Dr. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H.
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa seluruh pihak tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan bersejarah ini.
Selain membawa nama Kalimantan Barat, turnamen ini juga menjadi ajang promosi daerah di tingkat internasional.
Venue dan Infrastruktur Terus Dibenahi

Salah satu fokus utama dalam Rakor adalah kesiapan sarana dan prasarana. GOR Terpadu A. Yani ditetapkan sebagai venue utama pertandingan AVC Men’s Champions League 2026.
Sementara itu, GOR Pangsuma dan GOR Kemala Bhayangkari disiapkan sebagai lokasi latihan bagi para atlet.
Pemerintah Provinsi Kalbar bersama instansi terkait kini tengah mempercepat berbagai proses renovasi dan penyempurnaan fasilitas.
Mulai dari perbaikan lantai lapangan, pencahayaan, tribun penonton, ruang ganti atlet, hingga aksesibilitas menuju lokasi pertandingan.
Gubernur Kalbar bahkan memberikan instruksi agar proses perbaikan, khususnya di GOR Pangsuma, dapat diselesaikan paling lambat pada 8 Mei 2026.
Langkah tersebut dilakukan agar seluruh venue telah siap jauh sebelum para peserta dan delegasi internasional tiba di Pontianak.
Selain venue, infrastruktur pendukung seperti jalan menuju lokasi pertandingan, area parkir, penerangan jalan, dan kebersihan lingkungan juga menjadi perhatian.
Pemerintah Kota Pontianak menyatakan siap melakukan pembenahan di sejumlah titik agar suasana kota terlihat lebih nyaman dan representatif.
Mitigasi Karhutla Jadi Perhatian Khusus

Di tengah persiapan turnamen, Kapolda Kalbar juga memberikan perhatian serius terhadap potensi ancaman kebakaran hutan dan lahan atau karhutla.
Pasalnya, AVC Men’s Champions League 2026 akan berlangsung berdekatan dengan prediksi musim kemarau di Kalimantan Barat.
Kapolda Kalbar Irjen Pol. Dr. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H. menegaskan bahwa mitigasi karhutla menjadi salah satu prioritas utama agar kabut asap tidak mengganggu jalannya pertandingan maupun kesehatan para atlet dan official dari berbagai negara.
“Kami memberikan atensi khusus pada mitigasi Karhutla yang diprediksi mulai terjadi pada Mei mendatang. Kita berkoordinasi ketat dengan BNPB untuk kemungkinan modifikasi cuaca agar kabut asap tidak mengganggu jalannya pertandingan maupun kesehatan para atlet,” tegas Irjen Pol. Dr. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H.
Polda Kalbar bersama pemerintah daerah dan BNPB saat ini terus memantau perkembangan cuaca serta titik-titik rawan karhutla.
Berbagai skenario telah disiapkan, termasuk patroli terpadu dan kemungkinan pelaksanaan modifikasi cuaca apabila diperlukan.
Pengamanan AVC 2026 Gunakan Standar Internasional

Selain kesiapan venue dan mitigasi karhutla, aspek keamanan menjadi perhatian penting dalam Rakor tersebut.
Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Pol. Bambang Suharyono, S.I.K., M.H. menjelaskan bahwa sistem pengamanan selama turnamen akan menggunakan standar internasional.
Pengamanan tidak hanya difokuskan di lokasi pertandingan, tetapi juga mencakup hotel, jalur transportasi, bandara, serta tempat-tempat yang akan dikunjungi para delegasi mancanegara.
Untuk mendukung keamanan dan kenyamanan peserta, Polda Kalbar juga akan melibatkan tenaga steward profesional serta menyiapkan sistem transportasi khusus berupa bus bagi seluruh tim peserta.
Seluruh delegasi nantinya akan dipusatkan di Hotel Novotel Pontianak sehingga pengawasan dan pengamanan dapat dilakukan lebih efektif.
“Polda Kalbar bersama seluruh instansi terkait berkomitmen untuk menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi seluruh delegasi mancanegara. Kami mengajak masyarakat Kalbar untuk turut menyukseskan gelaran ini dengan menjaga kondusivitas serta menjadi tuan rumah yang baik,” pungkas Kombes Pol. Bambang Suharyono, S.I.K., M.H.
Seluruh Stakeholder Siap Dukung Kesuksesan Turnamen
Rakor persiapan AVC Men’s Champions League 2026 ditutup dengan komitmen bersama seluruh stakeholder untuk mendukung suksesnya penyelenggaraan turnamen internasional tersebut.
Berbagai pihak telah menyatakan kesiapan masing-masing sesuai bidangnya.
PLN menjamin ketersediaan pasokan listrik selama pertandingan berlangsung.
Angkasa Pura siap memberikan pelayanan dan penyambutan kepada atlet serta official di Bandara Supadio.
Sementara rumah sakit rujukan telah disiagakan untuk mengantisipasi kebutuhan medis selama turnamen.
Pihak TNI juga menyatakan kesiapan penuh untuk mendukung Polri dalam pengamanan wilayah dan pengawasan selama kejuaraan berlangsung.
Sinergi lintas sektor ini diharapkan mampu menghadirkan penyelenggaraan AVC Men’s Champions League 2026 yang aman, sukses, dan membanggakan.
Jika seluruh persiapan berjalan sesuai rencana, Kalimantan Barat tidak hanya akan menjadi tuan rumah kejuaraan voli Asia, tetapi juga membuktikan diri sebagai daerah yang siap menggelar event internasional dengan kualitas terbaik.











