Akarkata.com, Meranti, Landak – Suasana santai di siang hari yang biasanya diisi warga dengan duduk berbincang di teras rumah maupun warung kopi, mendadak terasa lebih hangat ketika personel Polsek Meranti datang melaksanakan patroli rutin, Rabu (15/4/2026).
Di bawah teriknya matahari, sejumlah warga tampak sedang menikmati waktu istirahat sambil bercengkrama.
Ada yang duduk di teras rumah, ada pula yang berkumpul di warung kopi sambil berbagi cerita.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kehadiran polisi yang datang ke lokasi sempat membuat warga penasaran.
Namun, rasa penasaran itu segera berubah menjadi suasana akrab ketika petugas menyapa dengan ramah dan duduk berbincang bersama masyarakat.
Personel kepolisian tidak datang untuk melakukan penindakan ataupun pemeriksaan.
Sebaliknya, mereka hadir dengan pendekatan humanis, menyapa warga satu per satu, berbincang santai, dan mendengarkan berbagai cerita serta keluhan yang disampaikan masyarakat.
Momentum tersebut dimanfaatkan petugas untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas secara langsung.
Dengan bahasa yang ringan dan mudah dipahami, warga diajak untuk lebih peduli terhadap keamanan lingkungan di sekitar tempat tinggal mereka.
Petugas mengingatkan masyarakat agar selalu waspada terhadap potensi tindak kriminal, seperti pencurian rumah kosong, pencurian kendaraan bermotor, maupun gangguan keamanan lainnya yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
Polisi juga meminta warga agar segera melapor jika menemukan hal-hal mencurigakan di lingkungan sekitar.
Kapolres Landak, AKBP Devi Ariantari, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Meranti, IPDA Uwes, SH., saat dikonfirmasi secara terpisah menjelaskan bahwa kegiatan patroli siang tersebut merupakan bagian dari upaya Polsek Meranti untuk mendekatkan diri kepada masyarakat sekaligus memastikan situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.
“Dalam patroli ini, anggota tidak hanya berkeliling wilayah, tetapi juga aktif berdialog dengan warga. Kami ingin kehadiran polisi benar-benar dirasakan, bukan hanya sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga sebagai sahabat masyarakat,” ujar IPDA Uwes, SH.
Menurut Kapolsek, pendekatan humanis seperti ini dinilai sangat efektif dalam membangun kedekatan dan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.
Ketika warga merasa nyaman, mereka akan lebih terbuka dalam menyampaikan informasi maupun keluhan yang terjadi di lingkungannya.
AKBP Devi Ariantari, S.H., S.I.K., melalui IPDA Uwes, SH. juga menegaskan bahwa keamanan dan ketertiban tidak dapat dijaga oleh polisi semata.
Dibutuhkan sinergi dan partisipasi aktif masyarakat agar lingkungan tetap aman dan nyaman.
“Kami mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menjaga ketertiban. Keamanan bukan hanya tugas polisi, tetapi tanggung jawab kita bersama. Jika masyarakat peduli terhadap lingkungannya, maka potensi gangguan keamanan dapat dicegah sejak dini,” tambah Kapolsek.
Di sela obrolan santai, beberapa warga terlihat menyampaikan berbagai masukan kepada petugas, mulai dari kondisi lingkungan, aktivitas remaja di malam hari, hingga harapan agar patroli rutin terus ditingkatkan.
Petugas pun mendengarkan dengan penuh perhatian dan memberikan tanggapan secara langsung.
Kehadiran polisi yang bersikap ramah dan terbuka itu mendapat sambutan positif dari masyarakat.
Banyak warga mengaku merasa senang karena bisa berbicara langsung dengan aparat kepolisian tanpa rasa takut maupun canggung.
“Kalau polisi datang seperti ini, kami jadi merasa dekat dan nyaman. Kami juga lebih mudah menyampaikan hal-hal yang terjadi di lingkungan,” ungkap salah seorang warga.
Patroli humanis yang dilakukan Polsek Meranti ini diharapkan dapat terus dilaksanakan secara rutin.
Selain menciptakan rasa aman, kegiatan tersebut juga mampu mempererat hubungan antara polisi dan masyarakat, sehingga tercipta lingkungan yang harmonis, tertib, dan kondusif di wilayah hukum Polsek Meranti.











