Akarkata.com, Sambas, Kalbar – Panglima Kodam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito, S.I.P., M.Si, melaksanakan kunjungan kerja ke Pos Gabungan (Pos Gabma) Temajuk dan Telok Melano yang berada di wilayah perbatasan Indonesia–Malaysia.
Kegiatan tersebut berlangsung di Desa Temajuk, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, pada Minggu (29/03/2026).
Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya pengawasan langsung pimpinan terhadap kondisi lapangan, sekaligus memastikan kesiapan prajurit dalam menjalankan tugas strategis menjaga kedaulatan negara di wilayah perbatasan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Meninjau Kesiapan Personel dan Fasilitas

Dalam agenda tersebut, Pangdam XII/Tpr bersama rombongan melakukan peninjauan menyeluruh terhadap kondisi pos, termasuk sarana dan prasarana yang digunakan oleh prajurit.
Pemeriksaan meliputi kelengkapan alat utama, fasilitas pendukung operasional, hingga logistik yang menjadi kebutuhan utama personel di lapangan.
Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito menegaskan bahwa kesiapan fasilitas dan perlengkapan sangat berpengaruh terhadap efektivitas pelaksanaan tugas.
Oleh karena itu, ia memastikan seluruh kebutuhan prajurit terpenuhi dengan baik agar pengamanan wilayah perbatasan dapat berjalan optimal.
Penekanan Profesionalisme dan Disiplin Prajurit

Selain melakukan pengecekan fisik, Pangdam XII/Tpr juga memberikan pengarahan langsung kepada seluruh prajurit yang bertugas.
Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya menjaga profesionalisme, disiplin, dan kewaspadaan dalam setiap pelaksanaan tugas.
Menurutnya, prajurit yang bertugas di wilayah perbatasan memiliki tanggung jawab besar sebagai garda terdepan negara.
Setiap individu harus mampu menunjukkan sikap yang mencerminkan integritas serta loyalitas tinggi terhadap tugas dan institusi.
“Sebagai garda terdepan, prajurit harus mampu menjadi teladan bagi masyarakat serta menjaga nama baik satuan dan TNI Angkatan Darat,” tegas Pangdam XII/Tanjungpura.
Peran Strategis Prajurit di Wilayah Perbatasan

Wilayah perbatasan seperti Temajuk dan Telok Melano memiliki posisi strategis dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Oleh karena itu, kehadiran Pos Gabma menjadi elemen penting dalam sistem pertahanan negara.
Pangdam XII/Tpr menekankan bahwa selain menjalankan fungsi pengamanan, prajurit juga harus mampu membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat setempat.
Sinergi antara aparat dan warga dinilai menjadi faktor penting dalam menciptakan stabilitas keamanan yang berkelanjutan.
Dengan hubungan yang harmonis, potensi gangguan keamanan dapat diminimalisir, sekaligus memperkuat rasa kepercayaan masyarakat terhadap institusi TNI.
Perhatian terhadap Kesejahteraan dan Moril Prajurit

Kunjungan kerja ini juga mencerminkan kepedulian pimpinan terhadap kesejahteraan prajurit yang bertugas di daerah terpencil dan memiliki tantangan geografis yang tidak ringan.
Pangdam XII/Tpr memastikan bahwa kondisi personel tetap dalam keadaan sehat, baik secara fisik maupun mental.
Ia juga memberikan motivasi kepada prajurit agar tetap semangat dalam menjalankan tugas, meskipun berada jauh dari keluarga dan menghadapi berbagai keterbatasan.
Menurutnya, moril prajurit merupakan faktor penting dalam menunjang keberhasilan tugas di lapangan.
Dengan semangat dan dedikasi tinggi, prajurit diharapkan mampu menjalankan amanah menjaga perbatasan negara dengan maksimal.
Komitmen Menjaga Keutuhan NKRI
Di akhir kunjungannya, Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito kembali menegaskan komitmen TNI Angkatan Darat dalam menjaga keutuhan wilayah NKRI, khususnya di kawasan perbatasan.
Ia berharap seluruh prajurit terus meningkatkan dedikasi, loyalitas, serta tanggung jawab dalam setiap pelaksanaan tugas.
Kunjungan ini tidak hanya menjadi bentuk pengawasan, tetapi juga wujud nyata dukungan pimpinan terhadap prajurit di garis depan.
Dengan kesiapan personel yang terjaga dan dukungan fasilitas yang memadai, diharapkan sistem pengamanan perbatasan Indonesia–Malaysia dapat terus berjalan secara efektif dan berkelanjutan.











