Kapolresta Pontianak Imbau Warga Tidak Panic Buying BBM Jelang 1 April 2026

- Editor

Rabu, 1 April 2026 - 09:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolresta Pontianak Kombes Pol Endang Tri Purwanto, S.I.K., M.Si.

Kapolresta Pontianak Kombes Pol Endang Tri Purwanto, S.I.K., M.Si.

Akarkata.com, Pontianak, Kalbar – Kapolresta Pontianak Kombes Pol Endang Tri Purwanto, S.I.K., M.Si., mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan panic buying atau pembelian bahan bakar minyak secara berlebihan menyusul beredarnya isu kenaikan harga BBM menjelang 1 April 2026.

Imbauan tersebut disampaikan Kapolresta saat memimpin apel pagi di lingkungan Polresta Pontianak pada Selasa, 31 Maret 2026.

Dalam arahannya, ia meminta masyarakat agar tetap tenang, tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas kebenarannya, serta membeli BBM sesuai kebutuhan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Kapolresta, kepanikan masyarakat justru berpotensi menimbulkan antrean panjang di sejumlah SPBU dan mengganggu ketertiban umum.

Karena itu, masyarakat diharapkan bersikap bijak dan rasional dalam menyikapi berbagai isu yang berkembang.

Isu Kenaikan BBM Picu Kekhawatiran di Masyarakat

Menjelang awal April 2026, sejumlah informasi mengenai kemungkinan kenaikan harga bahan bakar minyak mulai beredar di masyarakat, baik melalui media sosial, pesan berantai, maupun percakapan sehari-hari.

Isu tersebut membuat sebagian warga mulai khawatir dan berbondong-bondong mendatangi SPBU untuk membeli BBM dalam jumlah besar.

Tidak sedikit masyarakat yang memilih mengisi penuh tangki kendaraan atau bahkan menimbun BBM di rumah.

Kondisi ini dikhawatirkan dapat memicu panic buying BBM di Pontianak.

Jika terjadi secara luas, pembelian berlebihan dapat menyebabkan antrean panjang di SPBU dan berpotensi menimbulkan kelangkaan sementara.

Kapolresta Pontianak menilai bahwa tindakan panic buying justru akan merugikan masyarakat sendiri.

Selain mengganggu distribusi, perilaku tersebut dapat membuat warga lain kesulitan memperoleh BBM untuk kebutuhan sehari-hari.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak panik dan tidak berbondong-bondong mengisi BBM secara berlebihan. Hal ini justru dapat menimbulkan antrean panjang dan berpotensi mengganggu ketertiban,” ujar Kombes Pol Endang Tri Purwanto.

Baca Juga:  Meriah dan Kondusif, Penutupan Turnamen Sepak Bola Tahun Baru Cup 2025 di Mandor Berjalan Aman

Kapolresta Minta Masyarakat Tetap Tenang dan Rasional

Kapolresta Pontianak menekankan bahwa masyarakat harus lebih cermat dalam menerima informasi, terutama yang berkaitan dengan kebutuhan pokok dan bahan bakar.

Ia meminta masyarakat untuk tidak mudah percaya terhadap kabar yang belum jelas sumber dan kebenarannya.

Menurutnya, penyebaran isu yang belum terverifikasi dapat memicu keresahan dan membuat situasi menjadi tidak kondusif.

Kombes Pol Endang Tri Purwanto mengajak masyarakat agar selalu memastikan kebenaran informasi sebelum mengambil tindakan.

“Jangan mudah terpancing isu. Mari kita jaga situasi tetap kondusif dengan bersikap tenang dan rasional,” tegasnya.

Kapolresta juga mengingatkan bahwa membeli BBM secara berlebihan bukanlah solusi.

Sebaliknya, masyarakat diimbau untuk tetap membeli sesuai kebutuhan agar pasokan tetap merata dan semua warga dapat memperoleh bahan bakar dengan mudah.

Pembelian Berlebihan Dapat Memicu Kelangkaan Sementara

Menurut Kapolresta, salah satu dampak paling nyata dari panic buying BBM di Pontianak adalah munculnya kelangkaan sementara di lapangan.

Ketika masyarakat membeli BBM dalam jumlah berlebihan secara bersamaan, stok yang tersedia di SPBU dapat cepat habis meskipun sebenarnya distribusi masih berjalan normal.

Akibatnya, masyarakat lain yang benar-benar membutuhkan BBM untuk bekerja, berjualan, atau beraktivitas sehari-hari justru kesulitan mendapatkan pasokan.

Kapolresta menegaskan bahwa perilaku tersebut tidak hanya merugikan diri sendiri, tetapi juga dapat mengganggu kepentingan masyarakat luas.

“Ia juga menekankan bahwa perilaku mengisi BBM secara berlebihan tidak hanya merugikan diri sendiri, tetapi juga masyarakat lain yang membutuhkan, karena dapat memicu kelangkaan sementara di lapangan,” demikian disampaikan dalam arahannya.

Karena itu, masyarakat diminta tidak menyimpan BBM secara berlebihan dan tetap memperhatikan keselamatan.

Polresta Pontianak Lakukan Pemantauan dan Pengamanan di SPBU

Baca Juga:  Patroli Dialogis Polsek Sebangki Perkuat Hubungan Polisi dan Masyarakat

Sebagai langkah antisipasi, Polresta Pontianak akan terus melakukan pemantauan terhadap situasi di lapangan, khususnya di sejumlah SPBU yang ada di Kota Pontianak.

Pengamanan dilakukan untuk memastikan distribusi BBM tetap berjalan lancar dan tidak terjadi gangguan keamanan maupun ketertiban masyarakat.

Selain itu, personel kepolisian juga disiagakan di sejumlah SPBU untuk mengantisipasi penumpukan antrean, potensi keributan, hingga upaya penimbunan BBM.

Langkah ini dilakukan sebagai upaya preventif agar situasi tetap aman dan terkendali.

Kapolresta menjelaskan bahwa pengamanan di SPBU penting dilakukan mengingat isu kenaikan harga BBM sering kali memicu kepanikan masyarakat.

Dengan adanya kehadiran aparat kepolisian di lapangan, diharapkan masyarakat merasa lebih tenang dan tidak melakukan tindakan yang berlebihan.

Polisi Waspadai Potensi Penimbunan BBM

Selain mengantisipasi antrean panjang, Polresta Pontianak juga mewaspadai kemungkinan adanya oknum yang mencoba menimbun BBM untuk kepentingan pribadi.

Penimbunan BBM dinilai dapat memperburuk situasi karena menyebabkan stok di SPBU cepat habis dan harga di tingkat masyarakat berpotensi naik.

Kapolresta menegaskan bahwa pihaknya tidak akan segan menindak apabila ditemukan adanya praktik penimbunan maupun pelanggaran lain yang berkaitan dengan distribusi BBM.

Polisi akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan pasokan bahan bakar tetap tersedia dan tersalurkan secara merata.

Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di Kota Pontianak.

Masyarakat Diajak Jaga Kondusivitas Kota Pontianak

Kapolresta Pontianak berharap masyarakat dapat ikut berperan menjaga suasana tetap aman dan kondusif.

Ia menilai bahwa stabilitas di Kota Pontianak hanya dapat terjaga jika masyarakat dan aparat saling bekerja sama.

Dengan tidak melakukan panic buying BBM di Pontianak, masyarakat telah ikut membantu menjaga kelancaran distribusi dan mencegah terjadinya kelangkaan.

Baca Juga:  Sinergi Polri, Satpol PP, dan BPBD di Pos Pam Imlek Ketapang, Operasi Liong Kapuas 2026 Jaga Situasi Tetap Aman

Selain itu, masyarakat juga diminta tidak menyebarkan informasi yang belum pasti, terutama melalui media sosial dan grup percakapan.

Jika memperoleh informasi terkait kenaikan harga BBM, warga diimbau untuk mencari sumber resmi dan tidak langsung mempercayai kabar yang beredar.

Melalui imbauan ini, Polresta Pontianak berharap masyarakat dapat lebih bijak dalam bertindak, sehingga situasi keamanan dan ketertiban di Kota Pontianak tetap terjaga.

Dengan sikap tenang, rasional, dan saling menghormati kebutuhan sesama, masyarakat dapat bersama-sama menghadapi berbagai isu tanpa menimbulkan keresahan maupun gangguan di tengah kehidupan sehari-hari.

Berita Terkait

Rakor Karhutla Kalbar 2026, Pemerintah Siapkan Patroli Terpadu dan Hujan Buatan
Apel Siaga Karhutla Nasional 2026 di Pontianak, Forkopimda Kalbar Siapkan Mitigasi Dini
Perkuat Mental dan Spiritual, Polres Melawi Gelar Binrohtal di Masjid Shirotul Jannah
Hujan dan Angin Kencang Sebabkan Pohon Tumbang, Polisi Gerak Cepat Buka Akses Jalan
Rakernis Humas Polri 2026: Polda Kalbar Borong Penghargaan Konten Digital
Kalbar Siap Cetak Sejarah, Kapolda Kalbar Matangkan Persiapan AVC Men’s Champions League 2026
Warga Sedang Beli Gorengan, Polisi Datang dan Sampaikan Pesan Kamtibmas
Polisi Sapa Warga Saat Patroli Malam, Polsek Mandor Bangun Kepercayaan Masyarakat
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Newest
Oldest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 15:15 WIB

Rakor Karhutla Kalbar 2026, Pemerintah Siapkan Patroli Terpadu dan Hujan Buatan

Kamis, 16 April 2026 - 15:08 WIB

Apel Siaga Karhutla Nasional 2026 di Pontianak, Forkopimda Kalbar Siapkan Mitigasi Dini

Kamis, 16 April 2026 - 14:54 WIB

Perkuat Mental dan Spiritual, Polres Melawi Gelar Binrohtal di Masjid Shirotul Jannah

Kamis, 16 April 2026 - 10:41 WIB

Rakernis Humas Polri 2026: Polda Kalbar Borong Penghargaan Konten Digital

Rabu, 15 April 2026 - 20:04 WIB

Kalbar Siap Cetak Sejarah, Kapolda Kalbar Matangkan Persiapan AVC Men’s Champions League 2026

Rabu, 15 April 2026 - 19:00 WIB

Warga Sedang Beli Gorengan, Polisi Datang dan Sampaikan Pesan Kamtibmas

Rabu, 15 April 2026 - 18:55 WIB

Polisi Sapa Warga Saat Patroli Malam, Polsek Mandor Bangun Kepercayaan Masyarakat

Rabu, 15 April 2026 - 18:49 WIB

Patroli Siang Polsek Meranti, Warga dan Polisi Duduk Santai Penuh Keakraban

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x