Akarkata.com, Lanjak, Kapuas Hulu – Dalam upaya mengantisipasi dan mencegah terjadinya penimbunan bahan bakar minyak (BBM) menggunakan tangki siluman, Pj. Danramil 1206-03/Batang Lupar Serma Oken Freddy turun langsung melaksanakan pengamanan dan pemantauan di SPBU Lanjak, Kecamatan Batang Lupar, Kabupaten Kapuas Hulu, Senin (06/04/2026).
Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian aparat kewilayahan terhadap potensi penyalahgunaan distribusi BBM yang dapat merugikan masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kehadiran aparat di lapangan bertujuan memastikan penyaluran BBM berlangsung tertib, aman, dan tepat sasaran.
Dalam kegiatan itu, Serma Oken Freddy bersama Babinsa melakukan pengawasan langsung terhadap aktivitas pengisian BBM di SPBU.
Pemantauan difokuskan pada kendaraan maupun pihak-pihak yang dicurigai melakukan pengisian menggunakan tangki siluman atau wadah tidak sesuai aturan.

Praktik pengisian menggunakan tangki siluman kerap menjadi modus yang digunakan oknum tertentu untuk menimbun BBM.
Jika dibiarkan, tindakan tersebut dapat menyebabkan kelangkaan bahan bakar dan merugikan masyarakat yang membutuhkan.
Pj. Danramil 1206-03/Batang Lupar Serma Oken Freddy menegaskan bahwa pengawasan yang dilakukan merupakan upaya pencegahan agar distribusi BBM di wilayah Batang Lupar tetap berjalan lancar dan tidak disalahgunakan.
“Kami ingin memastikan tidak ada penyalahgunaan, seperti pengisian menggunakan tangki siluman yang berpotensi menyebabkan kelangkaan BBM di tengah masyarakat,” tegas Serma Oken Freddy.

Menurutnya, distribusi BBM harus benar-benar tepat sasaran dan dapat dinikmati oleh masyarakat secara merata.
Oleh karena itu, pengawasan terhadap SPBU perlu dilakukan secara rutin, terutama di wilayah yang rawan terjadi penyimpangan distribusi.
Selain melakukan pengamanan, Serma Oken Freddy dan Babinsa juga memberikan imbauan kepada pihak pengelola SPBU agar lebih selektif dan waspada terhadap kendaraan atau oknum yang mencoba melakukan pengisian secara tidak wajar.
Petugas SPBU diminta untuk tidak melayani pengisian BBM dalam jumlah besar apabila tidak disertai dokumen atau izin yang jelas.
Mereka juga diminta segera melapor kepada aparat apabila menemukan indikasi penimbunan atau penyalahgunaan distribusi bahan bakar.
Tidak hanya kepada pengelola SPBU, aparat juga mengajak masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam mengawasi distribusi BBM di lingkungan sekitar.
“Masyarakat kami imbau agar segera melapor jika mengetahui adanya praktik penimbunan atau aktivitas mencurigakan terkait distribusi BBM. Kerja sama semua pihak sangat penting untuk mencegah kelangkaan,” tambah Serma Oken Freddy.
Langkah tegas yang dilakukan Pj. Danramil Batang Lupar tersebut mendapat respons positif dari masyarakat.
Warga menilai pengawasan langsung di SPBU sangat penting agar distribusi BBM berjalan adil dan tidak dikuasai oleh oknum tertentu.
Dengan adanya pengamanan dan pemantauan secara rutin di SPBU Lanjak, diharapkan praktik penimbunan BBM menggunakan tangki siluman dapat dicegah sejak dini.
Selain itu, distribusi energi di wilayah Kecamatan Batang Lupar diharapkan tetap stabil sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik.
Melalui langkah preventif ini, aparat TNI menunjukkan komitmennya dalam membantu menjaga ketertiban dan memastikan kepentingan masyarakat tetap menjadi prioritas utama.
(Pendim1206/Psb)











