Akarkata.com, Sintang, Kalbar – Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala menghadiri kegiatan halal bihalal umat Islam Kabupaten Sintang yang diselenggarakan oleh Pengurus Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Sintang di Masjid Al Amin Sintang, Jumat, 10 April 2026.
Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Halal bihalal menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi antarwarga sekaligus memperkuat persatuan di tengah masyarakat Kabupaten Sintang.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Kabupaten Sintang H. Indra Subekti, Ketua PHBI Kabupaten Sintang H. Abdurani, jajaran pengurus PHBI, pengurus Masjid Al Amin, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan ratusan umat Islam Kabupaten Sintang.
Acara halal bihalal semakin khidmat dengan hadirnya Ketua MUI Kabupaten Landak KH. Luqman Qosim sebagai penceramah.
Dalam tausiyahnya, KH. Luqman Qosim mengajak masyarakat untuk menjaga persaudaraan, memperkuat keimanan, dan terus membangun kebersamaan setelah bulan suci Ramadan.
Bupati Sintang Apresiasi Semangat Silaturahmi

Dalam sambutannya, Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala mengaku senang dan bangga dapat hadir langsung pada kegiatan halal bihalal umat Islam Kabupaten Sintang.
Menurutnya, kegiatan seperti ini sangat penting untuk menjaga hubungan baik antarumat beragama serta memperkuat semangat persaudaraan di tengah masyarakat.
Bupati Sintang juga memberikan apresiasi kepada panitia dan PHBI Kabupaten Sintang yang telah berhasil menyelenggarakan acara tersebut dengan baik.
Ia menilai, keberhasilan pembangunan di Kabupaten Sintang tidak terlepas dari dukungan dan kerja sama seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh agama dan umat Islam.
“Saya bangga dengan panitia halal bihalal yang sudah menyelenggarakan acara ini. Saya berterima kasih atas dukungan dan kerja sama dari para tokoh agama kepada kami selama ini, sehingga kami menjadi kuat,” ujar Gregorius Herkulanus Bala.
Bupati menambahkan bahwa silaturahmi seperti ini harus terus dijaga karena dapat menjadi kekuatan besar dalam membangun Kabupaten Sintang.
Singgung Kondisi Anggaran Kabupaten Sintang

Pada kesempatan tersebut, Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala juga menyinggung kondisi anggaran Kabupaten Sintang yang saat ini sedang menghadapi tantangan.
Ia menjelaskan bahwa pemerintah daerah masih mengalami keterbatasan anggaran untuk melaksanakan berbagai program pembangunan.
Meski demikian, pemerintah tetap berupaya mencari solusi agar pembangunan di Kabupaten Sintang dapat terus berjalan.
Menurutnya, komunikasi dengan berbagai pihak terus dilakukan, termasuk dengan anggota DPR RI dan DPRD Provinsi Kalimantan Barat.
“Kami terus menjalin komunikasi dengan berbagai pihak seperti anggota DPR RI dan anggota DPRD Provinsi Kalbar agar ada anggaran yang dialokasikan dari APBN dan APBD Provinsi Kalbar untuk Kabupaten Sintang,” terang Gregorius Herkulanus Bala.
Ia berharap dukungan dari seluruh masyarakat dan tokoh agama dapat terus diberikan agar pemerintah daerah mampu menghadapi tantangan tersebut.
Bupati juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap optimistis dan bersama-sama membangun Kabupaten Sintang meskipun di tengah keterbatasan.
Harapan untuk Tausiyah KH. Luqman Qosim

Dalam sambutannya, Bupati Sintang juga menyampaikan harapan agar tausiyah yang disampaikan oleh Ketua MUI Kabupaten Landak KH. Luqman Qosim dapat menjadi petuah dan pedoman bagi masyarakat.
Menurutnya, nasihat dari para ulama memiliki peran penting dalam menjaga keharmonisan masyarakat serta membentuk karakter yang baik.
“Untuk KH. Luqman Qosim, penceramah kita malam ini, semoga ceramah dari kiai bisa memberikan petuah bagi kami di Kabupaten Sintang,” ungkap Bupati Sintang.
Kehadiran KH. Luqman Qosim memang menjadi salah satu daya tarik dalam kegiatan tersebut.
Tausiyah yang disampaikan berisi pesan-pesan tentang pentingnya persatuan, saling memaafkan, dan menjaga hubungan baik antar sesama.
Suasana di Masjid Al Amin pun tampak khusyuk. Jamaah yang hadir mendengarkan ceramah dengan penuh perhatian.
Ketua DPRD Sintang Dukung Halal Bihalal

Ketua DPRD Kabupaten Sintang H. Indra Subekti juga menyampaikan dukungannya terhadap pelaksanaan halal bihalal umat Islam Kabupaten Sintang.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan setiap tahun karena memiliki manfaat besar bagi masyarakat.
Menurut H. Indra Subekti, halal bihalal bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi juga sarana untuk memperkuat persatuan dan kebersamaan.
“Bagi saya, acara halal bihalal ini menjadikan sarana untuk kita mempererat tali silaturahmi dan memperkuat persatuan serta menumbuhkan semangat kebersamaan di tengah masyarakat,” kata H. Indra Subekti.
Ia menambahkan bahwa melalui halal bihalal, masyarakat diajak untuk saling memaafkan, memperbaiki hubungan, dan meninggalkan berbagai perbedaan yang dapat memecah belah persatuan.
“Halal bihalal bukan hanya tradisi, tetapi juga menjadi pengingat bagi kita semua untuk saling memaafkan dan memperbaiki hubungan demi kemajuan Kabupaten Sintang yang kita cintai,” tambahnya.
PHBI Kabupaten Sintang Sampaikan Terima Kasih

Ketua Pengurus Hari Besar Islam Kabupaten Sintang H. Abdurani menyampaikan rasa syukur karena kegiatan halal bihalal dapat berlangsung dengan lancar.
Ia menjelaskan bahwa PHBI Kabupaten Sintang sebelumnya juga telah melaksanakan berbagai kegiatan selama bulan suci Ramadan, seperti safari Ramadan dan takbiran keliling.
Menurut H. Abdurani, kegiatan halal bihalal ini dapat terlaksana berkat dukungan dari banyak pihak, baik pemerintah daerah, tokoh agama, maupun masyarakat.
“Khusus untuk acara halal bihalal pada malam ini, bisa terlaksana karena mendapatkan dukungan dari banyak pihak. Terima kasih atas dukungannya dan mudah-mudahan di tahun-tahun yang akan datang kita akan mengadakan acara lebih meriah lagi,” ujar H. Abdurani.
Ia berharap kegiatan serupa ke depan dapat dilaksanakan dengan lebih baik dan mampu menjangkau lebih banyak masyarakat.
Momentum Memperkuat Persatuan di Kabupaten Sintang

Kegiatan halal bihalal umat Islam Kabupaten Sintang di Masjid Al Amin menjadi bukti bahwa semangat persaudaraan dan kebersamaan masih sangat kuat di tengah masyarakat.
Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah, tokoh agama, dan masyarakat dapat berkumpul dalam satu forum yang penuh kehangatan.

Silaturahmi yang terjalin diharapkan mampu memperkuat persatuan, meningkatkan rasa saling menghargai, serta menjadi modal penting dalam membangun Kabupaten Sintang ke arah yang lebih baik.
Dengan dukungan semua pihak, Kabupaten Sintang diyakini dapat menghadapi berbagai tantangan dan terus berkembang menjadi daerah yang harmonis, religius, dan sejahtera.











