Inggris dan Prancis Batalkan Pengakuan Negara Palestina di Konferensi Internasional

- Editor

Senin, 9 Juni 2025 - 13:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Inggris dan Prancis membatalkan rencana akui negara Palestina dalam konferensi PBB di New York.(Foto: pixabay/hosnysalah)

Inggris dan Prancis membatalkan rencana akui negara Palestina dalam konferensi PBB di New York.(Foto: pixabay/hosnysalah)

Akarkata.com – Inggris dan Prancis telah resmi membatalkan rencana untuk mengakui negara Palestina dalam konferensi internasional yang dijadwalkan berlangsung di New York pada 17 – 20 Juni 2025.

Keputusan ini memicu reaksi dari berbagai kalangan, termasuk aktivis HAM dan negara pro-Palestina.

Langkah pembatalan ini muncul setelah upaya diplomatik Prancis sebelumnya yang melobi Inggris dan negara Eropa lain untuk mendukung pengakuan kenegaraan Palestina dalam forum tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Macron Pengakuan Palestina adalah Tanggung Jawab Moral dan Politik Presiden Prancis Emmanuel Macron sebelumnya menyebut pengakuan Palestina sebagai” kewajiban moral dan tuntutan politik.”

Ia bahkan mengaitkannya dengan kemungkinan Arab Saudi mengakui Israel, menjadikan konferensi ini sebagai instigation strategis.

Namun laporan The Guardian mengungkapkan bahwa pejabat Prancis telah memberi tahu mitra Israel bahwa konferensi ini bukan waktu yang tepat untuk pengakuan resmi.

Fokusnya kini bergeser pada pembahasan langkah – langkah menuju pengakuan, yang mensyaratkan berbagai konsesi dari pihak Palestina.

Syarat Menuju Pengakuan Palestina

Beberapa syarat utama yang diajukan oleh negara Barat sebagai prasyarat pengakuan Palestina meliputi

• Gencatan senjata permanen di Gaza
• Pembebasan sandera Israel
• Reformasi dalam tubuh Otoritas Palestina
• Rekonstruksi ekonomi Palestina Penghentian kekuasaan Hamas di Jalur Gaza

Menteri Luar Negeri Prancis, Jean- Noel Barrot, menyatakan bahwa pengakuan kenegaraan di konferensi itu.

5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Newest
Oldest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 15:22 WIB

Kabid Humas Polda Kalbar Terima Kunjungan Media, Perkuat Sinergi Polri dan Media

Senin, 20 April 2026 - 14:20 WIB

Polda Kalbar Gelar Audit Kinerja Tahap I 2026 untuk Tingkatkan Transparansi

Senin, 20 April 2026 - 14:10 WIB

PS. Kasium Polsek Nanga Pinoh Aiptu Syamsul Edukasi Siswa SMPN 06 tentang Kenakalan Remaja

Senin, 20 April 2026 - 13:42 WIB

Police Goes to School di Pinoh Selatan, Pelajar Diajak Tertib dan Jauhi Narkoba

Senin, 20 April 2026 - 13:36 WIB

Propam Polda Kalbar Lakukan Tes Urine untuk Pastikan Personel Bebas Narkoba di Polres Melawi

Senin, 20 April 2026 - 13:26 WIB

Kapolres Melawi dan Propam Polda Kalbar Tekankan Profesionalisme Personel

Senin, 20 April 2026 - 13:05 WIB

Kapolres Melawi Minta Personel Hindari Judi Online, Narkoba, dan Pelanggaran

Senin, 20 April 2026 - 12:57 WIB

Tim Propam Polda Kalbar Gelar Gaktibplin, Periksa Kendaraan dan Atribut Anggota

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x