Akarkata.com, Menyuke – Dalam rangka menjamin keamanan dan ketertiban masyarakat, jajaran kepolisian sektor di wilayah Menyuke melaksanakan pengamanan ibadah misa Rabu Abu yang berlangsung pada Rabu pagi (18/02/2026).
Kegiatan pengamanan ini dilakukan untuk memastikan umat Katolik dapat menjalankan ibadah dengan aman, tertib, dan penuh kekhusyukan.
Pengamanan dilaksanakan oleh personel piket Regu III yang terdiri dari Aipda Aloysius Aloy, Aipda Timotius Niko, dan Brigadir Herry Setyawan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kehadiran aparat kepolisian menjadi bagian dari upaya preventif untuk menjaga stabilitas keamanan selama pelaksanaan ibadah keagamaan.
Pengamanan Ibadah di Gereja Paroki Darit
Ibadah misa Rabu Abu yang merupakan bagian dari persiapan masa Prapaskah tahun 2026 dilaksanakan di Gereja Katolik Paroki Santo Agustinus dan Santo Matias Darit yang berlokasi di Desa Darit.
Sekitar 400 umat hadir mengikuti perayaan misa yang dipimpin oleh Pastor Hengki.
Pengamanan dilakukan sejak umat mulai berdatangan hingga seluruh rangkaian ibadah selesai.
Personel kepolisian turut mengawasi situasi lingkungan sekitar gereja, mengatur arus kendaraan, serta memastikan kegiatan berlangsung tertib tanpa gangguan.
Komitmen Kepolisian Jaga Toleransi dan Keamanan
Kegiatan pengamanan ini merupakan bagian dari komitmen jajaran Polres Landak di bawah koordinasi Polda Kalbar dalam menjaga keamanan setiap kegiatan keagamaan masyarakat.
Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari melalui Kapolsek Menyuke IPTU I Nyoman Astika menegaskan bahwa pengamanan ibadah merupakan bentuk pelayanan kepolisian untuk menjamin kenyamanan masyarakat dalam menjalankan keyakinannya.
Menurut Kapolsek, kehadiran aparat bertujuan memastikan seluruh rangkaian ibadah misa Rabu Abu sebagai awal masa Prapaskah berjalan aman dan lancar tanpa hambatan.
Upaya Preventif Jaga Kondusivitas Wilayah
Pengamanan rumah ibadah menjadi bagian penting dari strategi kepolisian dalam menjaga stabilitas kamtibmas, khususnya pada momentum kegiatan keagamaan yang melibatkan banyak jemaat.
Wilayah Kabupaten Landak yang berada di provinsi Kalimantan Barat dikenal memiliki masyarakat yang beragam.
Karena itu, pengamanan kegiatan keagamaan menjadi salah satu bentuk nyata dukungan terhadap terciptanya kerukunan dan toleransi antarumat beragama.
Melalui pengamanan yang dilakukan secara rutin dan terencana, kepolisian berharap masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan tenang serta merasa terlindungi.
Menjaga Keharmonisan Melalui Pelayanan Kepolisian
Kehadiran aparat kepolisian di tengah kegiatan keagamaan tidak hanya berfungsi sebagai pengamanan, tetapi juga menjadi simbol komitmen negara dalam menjamin kebebasan beribadah.
Dengan sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat, suasana damai dan harmonis di lingkungan sosial diharapkan terus terjaga.
Pengamanan misa Rabu Abu ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam menjaga ketertiban serta memperkuat rasa aman di tengah kehidupan beragama.











