Akarkata.com, Putussibau – Komandan Kodim 1206/Putussibau Letkol Arm Andreas Prabowo Putro S.I.Pem., M.I.P., M.Han bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Kapuas Hulu mengikuti kegiatan Sosialisasi Gerakan Lingkungan Bebas Sampah yang dilaksanakan secara video conference (vicon), bertempat di Aula Alambhana Makodim 1206/Putussibau, Senin (02/03/2026).
Kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kesadaran seluruh elemen masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan serta mendukung program pemerintah menuju lingkungan yang sehat dan berkelanjutan.
Diikuti Unsur Forkopimda dan Instansi Terkait
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain Dandim 1206/Psb, kegiatan tersebut juga dihadiri perwakilan berbagai instansi di Kabupaten Kapuas Hulu, di antaranya Kapolres Kapuas Hulu yang diwakili Kabagren AKP Edi Suprianto, Danyonif 644/Wls diwakili Letda Inf Jwint, Wakil Ketua DPRD Kapuas Hulu Abdul Hamid S.Pi., M.Si., Kasubagbin Kejari Kapuas Hulu Dedy Saputro S.H., perwakilan Pengadilan Syahdin Alamsyah S.H., Pasiter Kodim 1206/Psb Kapten Arm Supratno, Asisten II Bupati Kapuas Hulu Triwati, serta Kabid Pengendalian Sampah Sulastri.
Kehadiran lintas sektor ini menunjukkan bahwa pengelolaan sampah bukan hanya tanggung jawab pemerintah semata, melainkan membutuhkan kerja sama seluruh unsur pemerintahan, aparat keamanan, hingga masyarakat.
Materi Pengelolaan Sampah Terpadu

Dalam sosialisasi tersebut, peserta menerima pemaparan mengenai strategi pengelolaan sampah secara terpadu.
Materi yang disampaikan meliputi tahapan pengurangan sampah dari sumbernya, pemilahan sampah rumah tangga, hingga pengolahan berbasis partisipasi masyarakat.
Pendekatan yang ditekankan adalah perubahan perilaku masyarakat.
Sampah tidak lagi dipandang sebagai limbah semata, melainkan dapat dikelola menjadi sesuatu yang bermanfaat melalui proses daur ulang maupun pemanfaatan kembali.
Program ini juga menggarisbawahi pentingnya sistem pengelolaan berbasis komunitas, di mana masyarakat berperan aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan sekitar.
Peran TNI Melalui Babinsa di Wilayah

Dandim 1206/Putussibau Letkol Arm Andreas Prabowo Putro menyampaikan komitmennya untuk mendukung penuh implementasi Gerakan Lingkungan Bebas Sampah di wilayah Kapuas Hulu.
Ia menjelaskan, TNI melalui Babinsa memiliki peran strategis dalam menyampaikan edukasi langsung kepada masyarakat hingga tingkat desa.
Berbagai kegiatan lapangan akan dilakukan, seperti:
• karya bakti pembersihan lingkungan
• gotong royong masyarakat
• penyuluhan kebersihan kepada warga
• pendampingan pengelolaan sampah desa
Menurutnya, keterlibatan Babinsa menjadi efektif karena mereka berinteraksi langsung dengan masyarakat setiap hari.
“Kami siap bersinergi bersama pemerintah daerah dan seluruh unsur terkait untuk mengajak masyarakat lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan,” tegasnya.
Lingkungan Bersih Berpengaruh pada Kesehatan

Dandim menambahkan bahwa lingkungan yang bersih tidak hanya menciptakan kenyamanan, tetapi juga berpengaruh besar terhadap kesehatan masyarakat.
Penumpukan sampah berpotensi menimbulkan berbagai masalah seperti banjir, pencemaran air, hingga penyakit berbasis lingkungan.
Oleh karena itu, upaya pencegahan harus dimulai dari tingkat rumah tangga.
Kesadaran memilah sampah organik dan anorganik menjadi langkah awal penting dalam mewujudkan lingkungan sehat.
Kolaborasi Lintas Sektor Jadi Kunci

Gerakan Lingkungan Bebas Sampah menekankan kolaborasi lintas sektor antara pemerintah daerah, TNI-Polri, lembaga hukum, instansi teknis, serta masyarakat.
Forkopimda Kapuas Hulu diharapkan menjadi penggerak utama implementasi program di wilayah masing-masing.
Dengan koordinasi yang baik, program tidak hanya berhenti pada sosialisasi, tetapi benar-benar diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Selain edukasi, pemerintah daerah juga didorong untuk memperkuat fasilitas pengelolaan sampah, termasuk tempat pengolahan, bank sampah, dan sistem pengangkutan.
Harapan Terwujudnya Kapuas Hulu Bersih
Melalui kegiatan ini, seluruh peserta diharapkan dapat menyampaikan kembali informasi kepada masyarakat luas.
Perubahan perilaku menjadi tujuan utama dari gerakan tersebut.
Dengan keterlibatan aparat, pemerintah, dan warga, Kabupaten Kapuas Hulu diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan bebas dari pencemaran sampah.
Gerakan ini sekaligus menjadi langkah nyata menuju kualitas hidup masyarakat yang lebih baik serta mendukung pembangunan daerah berkelanjutan.
Pendim 1206/Psb











