Akarkata.com, Pontianak – Festival Parade Naga Bersinar 2026 yang digelar di sepanjang Jalan Gajah Mada, Kota Pontianak, berlangsung meriah dan penuh antusiasme masyarakat.
Kegiatan yang dimulai pada pukul 21.00 WIB hingga larut malam tersebut menjadi salah satu agenda utama dalam rangkaian perayaan Cap Go Meh Tahun 2026 di Kota Khatulistiwa.
Ribuan warga memadati sepanjang jalan untuk menyaksikan parade naga yang dihiasi lampu warna-warni.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Suasana semakin semarak dengan atraksi para pemain naga yang menampilkan gerakan dinamis dan atraktif, menciptakan tontonan budaya yang memukau.
Keamanan kegiatan ini berhasil dijaga dengan baik oleh Satgas Operasi Liong Kapuas 2026 yang melibatkan personel gabungan dari kepolisian, TNI, serta berbagai instansi terkait.
49 Naga Tampil Meriah dalam Festival Budaya

Salah satu daya tarik utama dalam Parade Naga Bersinar 2026 adalah jumlah peserta yang meningkat signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Sebanyak 49 naga ikut ambil bagian dalam parade tahun ini, menjadikannya sebagai salah satu perhelatan terbesar dalam sejarah pelaksanaan festival tersebut.

Setiap naga tampil dengan desain unik yang dihiasi lampu LED berwarna-warni, sehingga menciptakan pemandangan spektakuler di sepanjang Jalan Gajah Mada.
Atraksi para pemain naga yang bergerak lincah mengikuti irama musik tradisional menjadi hiburan tersendiri bagi masyarakat.
Tidak hanya warga Pontianak, wisatawan dari berbagai daerah juga turut hadir untuk menyaksikan kemeriahan festival budaya ini.
Kapolresta Pontianak Pimpin Langsung Pengamanan

Pengamanan Parade Naga Bersinar 2026 dipimpin langsung oleh Kapolresta Pontianak Kota Kombes Pol Endang Tri Purwanto, S.I.K., M.Si. yang turun ke lapangan bersama unsur TNI, Forkopimda, serta stakeholder terkait.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif.
Dalam keterangannya, Kombes Pol Endang Tri Purwanto menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Pontianak yang telah mendukung terselenggaranya festival budaya tersebut dengan penuh semangat kebersamaan.
“Festival Parade Naga Bersinar ini bukan hanya hiburan bagi masyarakat, tetapi juga simbol kerukunan dan keberagaman di Kota Pontianak. Kami bersama seluruh unsur pengamanan memastikan kegiatan berjalan aman, lancar, dan kondusif,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa tingginya partisipasi masyarakat dengan menghadirkan 49 naga dalam parade menunjukkan semangat pelestarian budaya yang semakin kuat di Kota Pontianak.
Pengamanan Terpadu Satgas Ops Liong Kapuas 2026

Keberhasilan pengamanan festival ini tidak lepas dari kerja keras personel gabungan yang tergabung dalam Satgas Operasi Liong Kapuas 2026.
Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Pol Bambang Suharyono menjelaskan bahwa pengamanan dilakukan secara terpadu dengan melibatkan personel dari Polda Kalbar, Polresta Pontianak, serta instansi terkait lainnya.
Selain melakukan pengamanan di lokasi parade, petugas juga melakukan monitoring secara berkala untuk memastikan situasi tetap terkendali selama kegiatan berlangsung.
“Kami terus melakukan pemantauan dan pengamanan secara maksimal melalui Operasi Liong Kapuas 2026. Polda Kalbar mendukung penuh seluruh rangkaian perayaan Cap Go Meh agar masyarakat dapat menikmati kegiatan budaya ini dengan aman dan nyaman,” jelas Kombes Pol Bambang Suharyono.
Simbol Kerukunan dan Keberagaman Kota Pontianak

Parade Naga Bersinar bukan sekadar pertunjukan budaya, tetapi juga menjadi simbol kerukunan masyarakat Kota Pontianak yang terdiri dari berbagai suku, agama, dan latar belakang budaya.
Perayaan Cap Go Meh sendiri merupakan bagian dari tradisi masyarakat Tionghoa yang telah menjadi bagian dari kekayaan budaya Indonesia.
Di Pontianak, festival ini berkembang menjadi agenda tahunan yang memperkuat nilai toleransi dan persatuan.
Melalui kegiatan budaya seperti ini, masyarakat dapat merayakan keberagaman sekaligus mempererat hubungan sosial antarwarga.
Sinergi TNI-Polri dan Masyarakat

Keberhasilan penyelenggaraan Festival Parade Naga Bersinar 2026 juga menunjukkan kuatnya sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, serta masyarakat.
Kolaborasi yang baik antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan panitia penyelenggara membuat seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan tertib dan aman.
Hal ini sekaligus menegaskan komitmen bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kota Pontianak.
Cap Go Meh Pontianak Jadi Magnet Wisata Budaya

Dengan semakin meningkatnya jumlah peserta dan antusiasme masyarakat, Festival Parade Naga Bersinar diharapkan terus berkembang menjadi salah satu ikon wisata budaya di Kalimantan Barat.
Perayaan Cap Go Meh tidak hanya memperkuat identitas budaya lokal, tetapi juga berpotensi meningkatkan sektor pariwisata dan ekonomi daerah.
Keberhasilan pengamanan oleh Satgas Ops Liong Kapuas 2026 menjadi bukti bahwa kegiatan budaya berskala besar dapat berlangsung dengan aman jika didukung oleh koordinasi yang baik antara semua pihak.
Dengan semangat kebersamaan dan toleransi yang kuat, Festival Parade Naga Bersinar 2026 di Pontianak berhasil menghadirkan perayaan budaya yang meriah sekaligus memperkokoh harmoni masyarakat di Kota Khatulistiwa.











