Akarkata.com, Pontianak – Menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah atau tahun 2026, Kepolisian Daerah Kalimantan Barat (Polda Kalbar) mulai mempersiapkan berbagai langkah strategis guna memastikan keamanan dan kelancaran arus mudik masyarakat.
Salah satu langkah penting tersebut adalah melalui kegiatan Latihan Pra Operasi (Latpra Ops) Ketupat Kapuas 2026 yang dilaksanakan di Graha Khatulistiwa Polda Kalbar, Selasa (10/3/2026).
Kegiatan ini mengusung tema “Mudik Aman, Keluarga Bahagia”, yang menekankan pentingnya pelayanan maksimal kepada masyarakat selama masa mudik dan perayaan Idul Fitri.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Latpra Ops menjadi bagian krusial dalam meningkatkan kesiapan personel sebelum pelaksanaan operasi pengamanan yang melibatkan berbagai satuan tugas.
Persiapan Personel Menjelang Operasi Ketupat Kapuas 2026

Latihan Pra Operasi ini dipimpin langsung oleh Karo Ops Polda Kalbar Kombes Pol Marsdianto, S.H., S.I.K., yang juga menjabat sebagai Karendal Opsda Ketupat Kapuas 2026.
Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut adalah Dir Lantas Polda Kalbar Kombes Pol Valentinus Virasandy Asmoro, S.I.K., M.H., yang bertugas sebagai Kasatgas Opsda Ketupat Kapuas 2026.
Latpra Ops diikuti oleh sejumlah personel yang akan terlibat langsung dalam pelaksanaan operasi pengamanan Idul Fitri di wilayah Kalimantan Barat.
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman teknis dan strategis kepada personel terkait tugas, tanggung jawab, serta prosedur pengamanan yang akan diterapkan selama operasi berlangsung.
Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan seluruh anggota yang terlibat dapat menjalankan tugas secara profesional, terkoordinasi, serta mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Operasi Ketupat Kapuas Digelar Selama 13 Hari

Dalam kesempatan tersebut, Kombes Pol Marsdianto menjelaskan bahwa Operasi Ketupat Kapuas 2026 akan berlangsung selama 13 hari, mulai 13 Maret hingga 25 Maret 2026.
Operasi ini merupakan agenda tahunan kepolisian yang bertujuan untuk memastikan keamanan, ketertiban, dan kelancaran aktivitas masyarakat selama periode mudik dan perayaan Idul Fitri.
Menurutnya, kesiapan personel tidak hanya mencakup aspek teknis pengamanan di lapangan, tetapi juga kesiapan dalam memberikan pelayanan yang responsif kepada masyarakat.
“Satgas Operasi Ketupat Kapuas 2026 siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Jika masyarakat membutuhkan respon cepat, kami mengimbau untuk segera menghubungi Call Center 110,” ujar Kombes Pol Marsdianto.
Fokus Operasi: Pelayanan dan Keamanan Masyarakat

Dalam arahannya, Karo Ops Polda Kalbar menekankan bahwa keberhasilan Operasi Ketupat Kapuas tidak hanya diukur dari lancarnya arus lalu lintas.
Lebih dari itu, keberhasilan operasi juga dinilai dari tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan yang diberikan oleh aparat kepolisian.
Pelayanan yang cepat, responsif, serta humanis menjadi indikator penting dalam memastikan masyarakat merasa aman dan nyaman selama menjalankan perjalanan mudik.
“Keberhasilan operasi bukan hanya terlihat dari kelancaran lalu lintas di jalan, tetapi juga dirasakan oleh masyarakat ketika mereka mendapatkan pelayanan cepat saat membutuhkan bantuan,” tegasnya.
Dengan pendekatan tersebut, Polri berupaya menghadirkan pelayanan publik yang lebih optimal serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.
Peran Strategis Informasi dan Edukasi kepada Masyarakat

Selain aspek pengamanan, Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Pol Bambang Suharyono, S.I.K., M.H. selaku Kasatgas Humas Opsda Ketupat Kapuas 2026 juga menegaskan pentingnya penyampaian informasi kepada masyarakat.
Menurutnya, masyarakat perlu mendapatkan informasi yang jelas dan akurat terkait jalur mudik, kondisi lalu lintas, serta berbagai tips keamanan selama perjalanan.
Pihaknya akan terus mengoptimalkan berbagai saluran komunikasi untuk memberikan edukasi kepada masyarakat.
“Kami ingin memastikan pesan ‘Mudik Aman, Keluarga Bahagia’ benar-benar tersampaikan kepada masyarakat. Informasi mengenai jalur mudik, kondisi lalu lintas, hingga tips keamanan perjalanan akan terus kami sampaikan secara masif,” jelas Kombes Pol Bambang Suharyono.
Melalui komunikasi yang efektif, masyarakat diharapkan dapat mempersiapkan perjalanan mudik dengan lebih baik serta menghindari potensi risiko selama perjalanan.
Sinergi Antar Satgas dalam Pengamanan Mudik

Operasi Ketupat Kapuas 2026 juga menekankan pentingnya sinergi antar satuan tugas yang terlibat dalam operasi.
Setiap satgas memiliki peran yang berbeda, mulai dari pengaturan lalu lintas, pengamanan wilayah, pelayanan kesehatan, hingga penyampaian informasi kepada masyarakat.
Koordinasi yang baik antar satgas menjadi kunci utama dalam menciptakan sistem pengamanan yang efektif dan terintegrasi.
Melalui kerja sama yang solid, diharapkan seluruh potensi gangguan keamanan maupun hambatan perjalanan dapat diantisipasi sejak dini.
Upaya Menekan Angka Kecelakaan Lalu Lintas

Salah satu tujuan utama dari pelaksanaan Operasi Ketupat Kapuas adalah untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas selama periode mudik dan arus balik.
Peningkatan mobilitas masyarakat selama momen Idul Fitri seringkali diikuti dengan meningkatnya potensi kecelakaan di jalan raya.
Oleh karena itu, berbagai langkah preventif akan dilakukan oleh kepolisian, seperti:
• Penempatan personel di titik rawan kecelakaan
• Pengaturan arus lalu lintas di jalur mudik utama
• Penyediaan pos pelayanan dan pos pengamanan
• Edukasi keselamatan berkendara kepada masyarakat
Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan perjalanan masyarakat menuju kampung halaman dapat berlangsung dengan aman dan lancar.
Komitmen Polda Kalbar Wujudkan Mudik Aman
Melalui kegiatan Latpra Ops Ketupat Kapuas 2026, Polda Kalbar menegaskan komitmennya untuk memberikan perlindungan dan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama momentum Idul Fitri.
Persiapan yang matang, dukungan teknologi komunikasi, serta sinergi antarinstansi diharapkan mampu menciptakan situasi keamanan yang kondusif di seluruh wilayah Kalimantan Barat.
Dengan semangat “Mudik Aman, Keluarga Bahagia”, Polda Kalbar berharap seluruh masyarakat dapat menjalankan perjalanan mudik dengan rasa aman serta dapat merayakan Idul Fitri bersama keluarga tercinta dengan penuh kebahagiaan.











