Akarkata.com, Kuala Behe, Landak — Guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), jajaran Polsek Kuala Behe terus meningkatkan kegiatan preventif melalui patroli dialogis di pusat keramaian.
Salah satu fokus utama adalah pencegahan tindak pidana 3C, yakni pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pada Minggu (15/03/2026), personel Polsek Kuala Behe melaksanakan patroli kamtibmas di Pasar Kuala Behe, Kecamatan Kuala Behe, Kabupaten Landak.
Kegiatan ini dipimpin oleh Aipda Roni Riansyah bersama Brigpol Goliat Fran Alipa dengan menyasar area pasar, para pedagang, serta pengunjung yang sedang beraktivitas.
Pasar tradisional dinilai sebagai lokasi yang memiliki tingkat kerawanan cukup tinggi karena mobilitas masyarakat yang padat, terutama pada akhir pekan.
Oleh karena itu, kehadiran aparat kepolisian menjadi langkah strategis untuk mencegah potensi tindak kriminal sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat.
Dalam pelaksanaan patroli, petugas tidak hanya melakukan pemantauan situasi, tetapi juga berinteraksi langsung dengan warga melalui pendekatan humanis.
Personel menyampaikan imbauan kamtibmas agar masyarakat selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap barang bawaan, menghindari parkir kendaraan di tempat yang tidak aman, serta menggunakan kunci ganda pada sepeda motor.
Selain itu, masyarakat diingatkan untuk segera melapor kepada pihak kepolisian apabila menemukan aktivitas mencurigakan atau mengalami gangguan keamanan.
Petugas juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban di lingkungan pasar demi menciptakan suasana yang aman dan nyaman.
Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Kuala Behe IPTU Eko Kurniawan, S.H., M.H., menegaskan bahwa patroli kamtibmas merupakan langkah preventif yang rutin dilakukan untuk menekan angka kriminalitas, khususnya kejahatan 3C.
“Patroli ini kami laksanakan secara berkala, terutama di lokasi yang memiliki aktivitas tinggi seperti pasar. Tujuannya adalah memberikan perlindungan kepada masyarakat sekaligus mencegah terjadinya tindak pidana curat, curas, dan curanmor,” ujar Kapolsek.
Ia juga menambahkan bahwa keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat kepolisian semata, tetapi membutuhkan partisipasi aktif dari masyarakat.
Kesadaran dan kewaspadaan warga dinilai sebagai faktor penting dalam mencegah terjadinya kejahatan.
Kapolsek Kuala Behe turut mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan setiap kejadian mencurigakan kepada pihak kepolisian terdekat sehingga dapat segera ditindaklanjuti.
Selama kegiatan berlangsung, situasi di Pasar Kuala Behe terpantau aman, tertib, dan kondusif tanpa adanya gangguan menonjol.
Kehadiran polisi di tengah keramaian pasar pun mendapat respons positif dari masyarakat yang merasa lebih nyaman dalam beraktivitas.
Melalui patroli rutin dan pendekatan dialogis ini, Polsek Kuala Behe berharap dapat terus mempererat hubungan antara polisi dan masyarakat sekaligus menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan bebas dari tindak kriminalitas.











