Akarkata.com, Ketapang – Momentum Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah dimanfaatkan Kepolisian Resor Ketapang untuk memperkuat hubungan kemitraan dengan masyarakat.
Melalui pendekatan humanis, Kasat Binmas Polres Ketapang Ahmad Jamil Pardamaial Daulay bersama anggota melaksanakan kegiatan silaturahmi ke tokoh masyarakat Paguyuban Madura sekaligus Wakil Ketua DPRD Kabupaten Ketapang, H. Mathoji, pada Selasa (24/03/2026).
Kegiatan berlangsung di Kelurahan Kauman, Kecamatan Benua Kayong, Kabupaten Ketapang, dan menjadi bagian dari strategi pembinaan masyarakat (Binmas) dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif pasca perayaan Idul Fitri.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Silaturahmi sebagai Strategi Pemeliharaan Kamtibmas

Kunjungan tersebut tidak sekadar tradisi Lebaran, tetapi juga merupakan langkah preventif Polri dalam membangun komunikasi yang efektif dengan para tokoh masyarakat dan tokoh adat.
Kasat Binmas bersama rombongan melakukan dialog langsung dengan H. Mathoji guna membahas berbagai isu sosial serta kondisi keamanan di lingkungan masyarakat.
Pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban, mencerminkan hubungan harmonis antara aparat kepolisian dan unsur masyarakat.
Pendekatan ini dinilai penting karena tokoh masyarakat memiliki peran strategis sebagai penghubung antara pemerintah dan warga, sekaligus sebagai figur yang mampu meredam potensi konflik sosial di tingkat akar rumput.
Peran Tokoh Masyarakat dalam Menjaga Stabilitas Daerah

Dalam kesempatan tersebut, Kasat Binmas menekankan bahwa keberhasilan menjaga keamanan wilayah tidak dapat dilakukan oleh aparat saja, melainkan membutuhkan dukungan dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.
Tokoh masyarakat, tokoh agama, serta tokoh adat dinilai memiliki pengaruh besar dalam membangun kesadaran kolektif masyarakat untuk menjaga ketertiban dan keharmonisan sosial.
Keberadaan Paguyuban Madura di Kabupaten Ketapang sendiri merupakan salah satu komunitas yang memiliki kontribusi penting dalam dinamika sosial daerah, sehingga komunikasi yang baik antara Polri dan paguyuban menjadi sangat strategis.
Membangun Kepercayaan Publik terhadap Polri

Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris, S.H., S.I.K., M.I.K., CPHR melalui Kasat Binmas Ahmad Jamil Pardamaial Daulay menyampaikan bahwa kegiatan silaturahmi ini merupakan bagian dari upaya Polri untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat.
Menurutnya, pendekatan persuasif dan dialogis menjadi kunci dalam meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
“Kegiatan ini merupakan bentuk silaturahmi kepada para tokoh masyarakat dan tokoh adat, sekaligus mengajak untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas di Kabupaten Ketapang agar tetap aman, nyaman, dan kondusif,” ungkapnya.
Dengan komunikasi yang terbuka, berbagai potensi permasalahan sosial dapat dideteksi lebih awal sehingga penanganannya dapat dilakukan secara cepat dan tepat.
Momentum Idul Fitri sebagai Perekat Persaudaraan

Hari Raya Idul Fitri dikenal sebagai momen untuk saling memaafkan dan mempererat tali silaturahmi.
Polres Ketapang memanfaatkan momentum ini untuk memperkuat sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat.
Suasana kekeluargaan yang tercipta dalam pertemuan tersebut diharapkan mampu memperkokoh hubungan emosional antara Polri dan warga, sehingga tercipta rasa saling percaya dan kerja sama yang berkelanjutan.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana cooling system guna menjaga stabilitas sosial pasca Lebaran, ketika mobilitas masyarakat masih tinggi dan potensi gangguan keamanan tetap perlu diantisipasi.
Dialog Interaktif Bahas Isu Sosial dan Keamanan

Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak juga bertukar pandangan mengenai berbagai isu yang berkembang di masyarakat, termasuk upaya menjaga kerukunan antarwarga, pencegahan konflik, serta peningkatan kesadaran hukum.
Dialog interaktif semacam ini memungkinkan Polri memperoleh informasi langsung dari masyarakat, sekaligus memberikan edukasi terkait pentingnya partisipasi warga dalam menjaga keamanan lingkungan.
Kasat Binmas menegaskan bahwa Polri terbuka terhadap masukan dan aspirasi masyarakat sebagai bahan evaluasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Sinergi Berkelanjutan untuk Ketapang yang Aman
Melalui kegiatan silaturahmi ini, diharapkan terjalin kemitraan yang semakin kuat antara Polres Ketapang dan para tokoh masyarakat.
Sinergi tersebut menjadi fondasi penting dalam menciptakan stabilitas keamanan jangka panjang.
Partisipasi aktif masyarakat, ditambah kehadiran aparat yang responsif dan humanis, diyakini mampu menjaga Kabupaten Ketapang tetap aman, damai, dan kondusif.
Selain itu, kegiatan semacam ini juga menjadi bukti bahwa Polri tidak hanya berperan sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelindung, pengayom, dan sahabat masyarakat.
Harapan Terwujudnya Kamtibmas Kondusif Pasca Lebaran
Dengan komunikasi yang terbangun secara intensif antara Polri dan tokoh masyarakat, diharapkan potensi gangguan keamanan dapat diminimalisir sejak dini.
Polres Ketapang berkomitmen untuk terus melakukan pendekatan dialogis dan kegiatan pembinaan masyarakat sebagai bagian dari strategi pemeliharaan kamtibmas yang berkelanjutan.
Momentum Idul Fitri 1447 H pun menjadi titik awal untuk mempererat persaudaraan, memperkuat kolaborasi, serta memastikan masyarakat dapat menjalani aktivitas sehari-hari dengan rasa aman dan nyaman.











