Akarkata.com, Melawi, Kalbar – Setelah berakhirnya masa libur panjang, aktivitas masyarakat di Kabupaten Melawi kini kembali berjalan normal.
Perkantoran mulai aktif, kegiatan belajar mengajar di sekolah kembali berlangsung, dan mobilitas warga mengalami peningkatan signifikan, khususnya pada jam-jam sibuk di pagi hari.
Untuk mengantisipasi lonjakan volume kendaraan tersebut, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Melawi kembali mengintensifkan kegiatan ploting point pagi di sejumlah titik strategis, Senin (30/3/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Langkah ini dilakukan sebagai upaya menjaga kelancaran arus lalu lintas sekaligus menciptakan situasi yang aman dan kondusif bagi para pengguna jalan.
Dipimpin Langsung Kasat Lantas AKP Pipit Supriatna, S.H.

Kegiatan ploting point pagi ini dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Melawi, AKP Pipit Supriatna, S.H.
Dalam pelaksanaannya, sejumlah personel Satlantas diterjunkan ke berbagai persimpangan utama dan titik rawan kemacetan yang berada dalam wilayah hukum Polres Melawi.
Penempatan personel dilakukan secara strategis, terutama di jalur yang memiliki intensitas kendaraan tinggi, seperti kawasan sekolah, perkantoran, dan pusat aktivitas masyarakat.
Hal ini bertujuan untuk memastikan arus lalu lintas tetap terkendali serta meminimalisir potensi gangguan di jalan raya.
Fokus Pengaturan di Jam Sibuk Pagi Hari

Ploting point pagi difokuskan pada waktu-waktu krusial, yaitu saat masyarakat memulai aktivitas harian.
Pada jam tersebut, terjadi peningkatan volume kendaraan yang cukup signifikan, baik dari kendaraan roda dua maupun roda empat.
Dengan kehadiran personel kepolisian di lapangan, pengaturan lalu lintas dapat dilakukan secara langsung dan responsif terhadap situasi yang berkembang.
Petugas juga membantu penyeberangan pelajar serta memberikan prioritas kepada pengguna jalan yang membutuhkan kelancaran, seperti kendaraan umum dan pekerja.
Kehadiran polisi di tengah masyarakat tidak hanya berfungsi sebagai pengatur lalu lintas, tetapi juga memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pengguna jalan.
Upaya Cegah Kemacetan dan Kecelakaan Lalu Lintas

Melalui kegiatan ini, Satlantas Polres Melawi menargetkan beberapa capaian penting, di antaranya mencegah terjadinya kemacetan, menekan angka pelanggaran lalu lintas, serta mengurangi risiko kecelakaan di jalan raya.
Langkah preventif ini dinilai efektif dalam mengurai kepadatan kendaraan, terutama di titik-titik yang selama ini dikenal rawan kemacetan.
Selain itu, pengawasan langsung oleh petugas juga mampu meningkatkan kedisiplinan pengendara dalam mematuhi aturan berlalu lintas.
Edukasi dan Penertiban Knalpot Racing

Selain melakukan pengaturan lalu lintas, personel Satlantas juga aktif memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya keselamatan berkendara.
Pengendara diimbau untuk selalu mematuhi rambu lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan, serta menjaga etika berkendara di jalan umum.
Salah satu perhatian khusus dalam kegiatan ini adalah penertiban penggunaan knalpot racing yang kerap menimbulkan kebisingan dan mengganggu kenyamanan masyarakat.
Petugas memberikan teguran serta pemahaman kepada pengendara agar menggunakan knalpot sesuai standar yang telah ditetapkan.
Langkah ini mendapat respons positif dari masyarakat, mengingat keluhan terkait kebisingan kendaraan sering muncul, terutama di kawasan pemukiman dan jalan protokol.
Ciptakan Lalu Lintas Tertib dan Kondusif
Dengan dilaksanakannya ploting point pagi secara rutin, diharapkan kondisi lalu lintas di Kabupaten Melawi dapat tetap terjaga dalam keadaan tertib, lancar, dan aman.
Upaya ini juga menjadi bagian dari komitmen Polres Melawi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Kegiatan ini sekaligus menunjukkan kehadiran Polri di tengah masyarakat sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, khususnya dalam menciptakan keamanan dan ketertiban di jalan raya.
Ke depan, Satlantas Polres Melawi akan terus melakukan evaluasi dan penyesuaian strategi pengaturan lalu lintas sesuai dengan dinamika di lapangan.
Dengan sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat, diharapkan tercipta budaya tertib berlalu lintas yang lebih baik.











