Akarkata.com, Melawi, Kalbar – Polsek Nanga Pinoh Polres Melawi terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional yang menjadi salah satu prioritas pemerintah.
Dukungan tersebut diwujudkan melalui pengelolaan dan perawatan lahan jagung di kawasan Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD) Desa Manggala, Kecamatan Pinoh Selatan, Kabupaten Melawi.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mendukung Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, khususnya pada sektor ketahanan pangan dan swasembada jagung.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Program tersebut dijalankan secara berkelanjutan oleh jajaran Polsek Nanga Pinoh dengan melibatkan unsur pemerintah desa serta kelompok tani setempat.
Pada Selasa, 7 April 2026, personel Polsek Nanga Pinoh kembali melakukan pengecekan dan perawatan tanaman jagung di lahan LPHD yang dikelola langsung oleh Aiptu Taufik selaku Kapospol Pinoh Selatan.
Lahan Jagung Dikelola di Area LPHD Desa Manggala

Lahan yang dimanfaatkan untuk program swasembada jagung tersebut berada di Desa Manggala, Kecamatan Pinoh Selatan.
Lahan milik Lembaga Pengelola Hutan Desa itu memiliki luas sekitar 1 hektare dan kini telah ditanami jagung secara intensif.
Kapolres Melawi Polda Kalbar AKBP Harris Batara Simbolon, S.I.K., S.H., M.Tr.Opsla melalui Kapolsek Nanga Pinoh, Iptu Jamidi, menjelaskan bahwa tanaman jagung di lokasi tersebut saat ini telah memasuki usia 60 Hari Setelah Tanam (HST).
Menurut Iptu Jamidi, kondisi tanaman terlihat tumbuh subur berkat perawatan yang dilakukan secara rutin.
Mulai dari pembersihan gulma, pemupukan, hingga pengawasan terhadap potensi gangguan hama dilakukan secara berkala.
“Bekerja sama dan mengelola lahan sekitar 1 hektare, Aiptu Taufik melakukan perawatan secara kontinyu sehingga tanaman jagung tumbuh dengan baik dan subur,” ujar Iptu Jamidi.
Keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa pemanfaatan lahan tidur atau lahan yang belum optimal dapat menjadi salah satu solusi dalam memperkuat ketahanan pangan masyarakat di wilayah Kabupaten Melawi.
Aiptu Taufik Jadi Motor Penggerak Program
Keberhasilan pengelolaan lahan jagung di Desa Manggala tidak lepas dari peran aktif Aiptu Taufik selaku Kapospol Pinoh Selatan.
Ia secara langsung terlibat dalam proses penanaman, perawatan hingga evaluasi hasil panen.
Sejak awal program dijalankan, Aiptu Taufik bersama warga dan kelompok tani setempat rutin turun ke lapangan.
Kegiatan tersebut dilakukan agar tanaman jagung dapat berkembang optimal dan memberikan hasil maksimal saat panen tiba.
Selain melakukan penanaman, Aiptu Taufik juga memastikan setiap tahapan budidaya dilakukan sesuai dengan kebutuhan tanaman.
Dengan pola perawatan yang teratur, tanaman jagung di lahan LPHD kini tumbuh merata dan siap memasuki masa panen berikutnya.
Upaya tersebut sekaligus menjadi contoh bahwa anggota kepolisian tidak hanya berperan menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga hadir mendukung program pembangunan yang langsung dirasakan masyarakat.
Sudah Dua Kali Panen dengan Hasil Memuaskan
Kapolsek Nanga Pinoh, Iptu Jamidi, menambahkan bahwa lahan yang dikelola Aiptu Taufik sebelumnya juga telah dua kali memasuki masa panen.
Hasil panen yang diperoleh dinilai cukup baik dan memberikan manfaat nyata, baik bagi masyarakat maupun untuk mendukung program pemerintah dalam meningkatkan produksi jagung.
Keberhasilan dua kali panen tersebut menjadi indikator bahwa program swasembada jagung di wilayah Pinoh Selatan berjalan sesuai harapan.
Selain itu, keberadaan lahan produktif tersebut juga dapat menjadi motivasi bagi masyarakat untuk memanfaatkan lahan kosong di sekitar tempat tinggal mereka.
Dengan meningkatnya hasil produksi jagung, diharapkan kebutuhan pangan masyarakat dapat terpenuhi secara mandiri tanpa harus bergantung pada pasokan dari luar daerah.
Program ini juga dinilai mampu membantu memperkuat perekonomian warga.
Apabila hasil panen terus meningkat, bukan tidak mungkin masyarakat dapat memperoleh tambahan pendapatan dari hasil penjualan jagung.
Wujud Dukungan terhadap Program Ketahanan Pangan Nasional
Program swasembada jagung yang dijalankan Polsek Nanga Pinoh merupakan bentuk dukungan nyata terhadap kebijakan pemerintah pusat.
Ketahanan pangan saat ini menjadi salah satu isu penting karena berkaitan langsung dengan stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Melalui pemanfaatan lahan yang tersedia, Polsek Nanga Pinoh berupaya ikut mendorong peningkatan produksi pangan lokal.
Langkah tersebut sejalan dengan arahan pemerintah agar seluruh elemen, termasuk aparat kepolisian, dapat berkontribusi dalam menjaga ketahanan pangan nasional.
Iptu Jamidi menegaskan bahwa pihaknya akan terus mendukung program tersebut dengan memanfaatkan seluruh potensi yang ada di wilayah hukum Polsek Nanga Pinoh.
“Program pemerintah akan terus kami dukung dengan memanfaatkan potensi dan lahan yang tersedia, serta didukung pemerintah desa dan kelompok tani,” tegas Iptu Jamidi.
Lahan Akan Terus Dikelola Secara Berkelanjutan
Ke depan, Polsek Nanga Pinoh memastikan lahan LPHD di Desa Manggala akan terus dikelola agar program swasembada jagung dapat berjalan berkesinambungan.
Tidak hanya sebatas menanam dan memanen, jajaran Polsek Nanga Pinoh juga berupaya menjaga agar lahan tersebut tetap produktif.
Perawatan akan terus dilakukan secara berkala dengan melibatkan masyarakat, pemerintah desa dan kelompok tani.
Kapolsek Nanga Pinoh, Iptu Jamidi, menegaskan bahwa keberhasilan program ini tidak hanya diukur dari jumlah panen, tetapi juga dari meningkatnya kesadaran masyarakat untuk memanfaatkan lahan secara produktif.
“Lahan akan terus kami kelola guna memastikan program pemerintah swasembada jagung berjalan baik di wilayah hukum Polsek Nanga Pinoh, khususnya di Pospol Pinoh Selatan,” pungkasnya.
Melalui kolaborasi antara kepolisian, pemerintah desa dan masyarakat, program swasembada jagung di Desa Manggala diharapkan dapat menjadi contoh positif bagi daerah lain di Kabupaten Melawi.
Selain membantu menjaga ketahanan pangan, program ini juga membuktikan bahwa kerja sama lintas sektor mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.











