Akarkata.com, Sambas, Kalbar – Dalam upaya meningkatkan keselamatan dan kenyamanan masyarakat, Babinsa Desa Ratu Sepudak bersama warga melaksanakan kegiatan gotong royong menimbun jalan berlubang di wilayah Desa Ratu Sepudak, Kecamatan Galing, Kabupaten Sambas, Minggu (19/04/2026).
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai respons atas kondisi jalan yang mulai rusak dan berlubang di sejumlah titik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kerusakan jalan dikhawatirkan dapat membahayakan pengguna jalan, terutama pengendara sepeda motor dan kendaraan roda empat yang setiap hari melintas di jalur tersebut.
Melalui kegiatan gotong royong ini, Babinsa bersama masyarakat berupaya melakukan perbaikan sementara agar akses transportasi warga kembali aman dan lancar.
Aksi kebersamaan ini juga menjadi bukti nyata kepedulian TNI terhadap kondisi masyarakat di wilayah binaannya.
Jalan Berlubang Mulai Membahayakan Warga

Jalan di Desa Ratu Sepudak merupakan salah satu akses penting yang digunakan masyarakat untuk menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari.
Jalan tersebut menjadi jalur utama warga menuju kebun, pasar, sekolah, maupun fasilitas kesehatan.
Namun, dalam beberapa waktu terakhir, kondisi jalan mulai mengalami kerusakan.
Sejumlah lubang muncul di badan jalan akibat tingginya intensitas kendaraan serta pengaruh cuaca.
Ketika hujan turun, lubang-lubang tersebut tertutup genangan air sehingga sulit terlihat oleh pengendara.
Kondisi ini meningkatkan risiko kecelakaan, terutama bagi pengguna sepeda motor.
Warga mengaku cukup khawatir dengan kondisi tersebut karena beberapa pengendara nyaris terjatuh saat melintas.
Jika tidak segera ditangani, kerusakan jalan diperkirakan akan semakin parah dan dapat mengganggu aktivitas masyarakat.
Melihat situasi itu, Babinsa Desa Ratu Sepudak langsung menginisiasi kegiatan gotong royong bersama warga untuk melakukan penimbunan jalan berlubang.
Babinsa Pimpin Langsung Kegiatan Gotong Royong

Kegiatan penimbunan jalan dipimpin langsung oleh Babinsa Desa Ratu Sepudak Koramil 1208-07/Teluk Keramat, Kopda Asban.
Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat menjadi wujud nyata peran TNI dalam membantu mengatasi kesulitan warga di wilayah binaan.
Kopda Asban mengatakan bahwa kegiatan gotong royong tersebut bukan hanya sekadar memperbaiki jalan, tetapi juga untuk membangun semangat kebersamaan antara TNI dan masyarakat.
“Dengan semangat kebersamaan, kita berupaya memperbaiki jalan yang berlubang agar lebih aman dan nyaman dilalui,” ujar Kopda Asban.
Dalam kegiatan itu, Kopda Asban turut terlibat langsung di lapangan bersama warga.
Ia membantu mengangkut material, menimbun lubang di badan jalan, hingga memastikan perbaikan dilakukan secara merata.
Langkah tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat karena Babinsa tidak hanya memberikan arahan, tetapi juga turun langsung bekerja bersama warga.
Warga Antusias Bantu Perbaikan Jalan

Gotong royong penimbunan jalan berlubang mendapat sambutan positif dari warga Desa Ratu Sepudak.
Sejak pagi hari, masyarakat terlihat antusias datang ke lokasi dengan membawa alat dan material seadanya.
Ada warga yang membawa cangkul, sekop, dan gerobak, sebagian lainnya membantu menyediakan material berupa tanah, batu, dan pasir untuk menutup lubang di jalan.
Dengan semangat kebersamaan, warga dan Babinsa bekerja sama menimbun satu per satu lubang yang ada di badan jalan.
Proses pengerjaan dilakukan secara sederhana, namun cukup efektif untuk mengurangi risiko kecelakaan.
Warga mengaku senang dengan adanya kegiatan tersebut karena jalan yang sebelumnya rusak kini menjadi lebih aman untuk dilalui.
Salah seorang warga mengatakan bahwa kegiatan seperti ini sangat membantu masyarakat, terutama karena belum ada perbaikan permanen dari pihak terkait.
Menurutnya, gotong royong menjadi solusi terbaik agar jalan tetap bisa digunakan sambil menunggu perbaikan yang lebih menyeluruh.

Perbaikan sementara terhadap jalan berlubang di Desa Ratu Sepudak diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Dengan kondisi jalan yang lebih baik, aktivitas warga akan menjadi lebih lancar.
Pengendara tidak lagi harus menghindari lubang atau khawatir terjatuh saat melintas.
Akses menuju kebun, pasar, sekolah, dan fasilitas umum lainnya juga menjadi lebih mudah.
Hal ini penting karena sebagian besar warga Desa Ratu Sepudak mengandalkan jalan tersebut untuk menjalankan kegiatan sehari-hari.
Selain itu, penimbunan jalan juga dapat meminimalisir risiko kecelakaan lalu lintas.
Terutama pada malam hari atau saat hujan, ketika lubang di jalan sulit terlihat.
Meski sifatnya masih sementara, perbaikan ini dinilai cukup membantu dan menjadi langkah awal agar kondisi jalan tidak semakin rusak.
Gotong Royong Pererat Hubungan TNI dan Masyarakat

Selain memperbaiki infrastruktur jalan, kegiatan gotong royong ini juga memiliki manfaat sosial yang besar.
Kegiatan tersebut menjadi sarana untuk mempererat hubungan silaturahmi antara Babinsa dan masyarakat di Desa Ratu Sepudak.
Kehadiran Babinsa di tengah warga menunjukkan bahwa TNI selalu hadir untuk membantu mengatasi berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
Di sisi lain, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk menghidupkan kembali budaya gotong royong yang selama ini menjadi ciri khas masyarakat Indonesia.
Semangat saling membantu dan bekerja bersama-sama dinilai sangat penting untuk menjaga kebersamaan di tengah kehidupan masyarakat.
Melalui gotong royong, berbagai persoalan di desa dapat diselesaikan dengan lebih cepat dan ringan.
Karena itu, Kopda Asban berharap budaya kebersamaan seperti ini terus dipertahankan oleh masyarakat.
Wujud Nyata Kepedulian TNI di Wilayah Binaan

Kegiatan penimbunan jalan berlubang di Desa Ratu Sepudak menjadi bukti nyata kepedulian TNI terhadap kondisi wilayah binaan.
Melalui Babinsa, TNI hadir tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga membantu masyarakat dalam menghadapi persoalan sehari-hari.

Aksi yang dilakukan oleh Kopda Asban bersama warga menunjukkan bahwa kerja sama antara TNI dan masyarakat mampu memberikan solusi nyata bagi kebutuhan di lapangan.
Diharapkan, dengan adanya perbaikan jalan ini, akses transportasi masyarakat Desa Ratu Sepudak menjadi lebih aman, nyaman, dan lancar.
Di saat yang sama, hubungan harmonis antara Babinsa dan masyarakat juga akan semakin kuat.
(Pendam XII/Tpr)











