Akarkata.com, Pontianak – Menjelang perayaan Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) seperti Imlek, Bulan Suci Ramadhan, dan Idul Fitri 1447 H, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat bersama Forkopimda mengadakan High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID).
Acara berlangsung di Aula Keriang Bandong, Bank Indonesia Wilayah Kalimantan Barat, Kamis (5 Februari 2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pertemuan strategis ini menitikberatkan pada penguatan strategi 4K, yakni Kelancaran Distribusi, Ketersediaan Pasokan, Kestabilan Harga, dan Komunikasi Efektif, dengan tujuan menjaga daya beli masyarakat tetap stabil di tengah potensi lonjakan permintaan bahan pokok.
Rapat koordinasi dihadiri oleh Gubernur Kalimantan Barat Drs. H. Ria Norsan, M.M., M.H., Wakil Gubernur, Kapolda Kalimantan Barat Irjen Pol Pipit Rismanto yang diwakili Wadirreskrimsus Polda Kalbar AKBP Teguh Nugroho, Pangdam XII/Tanjungpura diwakili Kasdam XII/Tanjungpura, Bupati dan Walikota se-Kalbar, Kepala Dinas Provinsi, Kepala BPS Provinsi, serta Kepala Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan Provinsi Kalimantan Barat.

AKBP Teguh Nugroho menegaskan bahwa Polri, melalui Satgas Pangan, akan mengawasi distribusi pangan secara ketat.
“Kami memastikan rantai pasok pangan berjalan lancar dan harga tetap stabil. Fokus utama adalah Kelancaran Distribusi dan Kestabilan Harga.

Jika ada pihak yang mencoba menimbun atau memanipulasi stok pangan, tindakan tegas akan diambil sesuai aturan,” ujarnya.
Di kesempatan terpisah, Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Pol Bambang Suharyono menekankan pentingnya sinergi antar lembaga dalam menjaga stabilitas ekonomi.

“Kehadiran Polda Kalbar dalam High Level Meeting ini menunjukkan komitmen Polri mendukung ketahanan pangan daerah. Kami mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak melakukan panic buying,” kata Bambang.
Bambang menambahkan, melalui Komunikasi Efektif yang menjadi salah satu pilar strategi 4K, pemerintah bersama Polda Kalbar memastikan stok pangan untuk menyambut Imlek, Ramadhan, dan Idul Fitri 1447 H aman dan mencukupi.
Rapat koordinasi ini diharapkan dapat menekan angka inflasi di Kalimantan Barat agar tetap di bawah rata-rata nasional, sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat yang akan merayakan hari besar keagamaan.
Strategi ini juga memperkuat kepercayaan publik terhadap ketersediaan dan stabilitas harga pangan menjelang momen penting.
Update informasi Akarkata.com melalui Kanal Media Sosial Klik:











