Akarkata.com, Menyuke, Landak – Kapolsek Menyuke IPTU I Nyoman Astika, S.H. bersama anggota melaksanakan pengecekan perkembangan tanaman jagung hibrida milik petani mandiri di Dusun Teluk Batu, Desa Darit, Kecamatan Menyuke, Selasa (07/04/2026) sekitar pukul 12.00 WIB.
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan dan swasembada pangan tahun 2026.
Pengecekan difokuskan pada lahan jagung hibrida milik petani mandiri seluas kurang lebih 2 hektare.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam kegiatan itu, Kapolsek Menyuke didampingi oleh Bhabinkamtibmas Desa Darit Aipda Sugiarto serta petani mandiri Desa Darit, Bapak Ensel.
Berdasarkan hasil pengecekan, sebagian bibit jagung hibrida terlihat tumbuh dengan baik.
Tinggi tanaman rata-rata telah mencapai sekitar 5 sentimeter dari permukaan tanah.
Namun demikian, terdapat pula sejumlah tanaman yang pertumbuhannya kurang optimal.
Hal tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor, di antaranya kondisi tanah yang kurang subur, serangan hama, dan keterbatasan pupuk yang menghambat pertumbuhan tanaman.
Kapolsek Menyuke IPTU I Nyoman Astika, S.H. menjelaskan bahwa tanaman jagung tersebut mulai ditanam sejak 1 April 2026 dan hingga saat ini terus dipantau perkembangannya secara berkala.
Menurutnya, pemantauan rutin sangat penting agar berbagai kendala yang dihadapi petani dapat segera diketahui dan dicarikan solusinya.
“Tanaman jagung ini telah ditanam sejak 1 April 2026. Kami terus melakukan pengecekan perkembangan agar pertumbuhannya dapat dipastikan berjalan dengan baik,” ujar IPTU I Nyoman Astika, S.H.
Ia menambahkan, selain pemantauan, perawatan tanaman juga dilakukan dengan membersihkan lahan dari rumput liar yang dapat menghambat pertumbuhan jagung.
Pembersihan gulma dinilai penting agar unsur hara dalam tanah dapat terserap maksimal oleh tanaman.
Dengan demikian, pertumbuhan jagung diharapkan menjadi lebih subur dan merata.
Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari, S.H., S.I.K. melalui Kapolsek Menyuke menegaskan bahwa kegiatan pengecekan seperti ini akan dilakukan secara rutin.
Hal tersebut bertujuan untuk memastikan tanaman jagung hibrida dapat tumbuh dengan baik dan mendukung target program penanaman jagung serentak 1 juta hektare yang dicanangkan pemerintah.
“Agar pengecekan tanaman jagung menjadi kegiatan rutin guna memastikan jagung tumbuh subur dengan baik, sehingga dapat mendukung swasembada dan ketahanan pangan tahun 2026,” jelas IPTU I Nyoman Astika, S.H.
Lahan jagung hibrida yang dipantau berada di wilayah Dusun Teluk Batu dengan luas sekitar 2 hektare.
Tanaman tersebut menjadi salah satu bagian dari upaya petani mandiri dalam mendukung ketersediaan pangan di wilayah Kecamatan Menyuke.
Kegiatan pengecekan berlangsung hingga pukul 12.30 WIB dan selama pelaksanaan situasi tetap aman, tertib, dan kondusif.
Melalui sinergi antara aparat kepolisian dan petani, diharapkan program ketahanan pangan di Kabupaten Landak dapat berjalan maksimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas.











