Home / TNI

Babinsa Desa Penjajap dan Basarnas Ingatkan Nelayan Waspada Cuaca Ekstrem Saat Melaut

- Editor

Minggu, 12 April 2026 - 15:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Babinsa dan Basarnas Desa Penjajap Sosialisasikan Keselamatan Melaut kepada Nelayan

Babinsa dan Basarnas Desa Penjajap Sosialisasikan Keselamatan Melaut kepada Nelayan

Akarkata.com, Sambas, Kalbar – Babinsa Desa Penjajap, Kecamatan Pemangkat, Kabupaten Sambas, Koptu Suhendar bersama personel Basarnas melaksanakan kegiatan komunikasi sosial atau komsos dengan para nelayan di wilayah pesisir Desa Penjajap, Minggu, 12 April 2026.

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan kesadaran para nelayan mengenai pentingnya keselamatan saat melaut, terutama di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu dan cenderung ekstrem dalam beberapa waktu terakhir.

Melalui kegiatan komsos ini, Babinsa dan Basarnas secara langsung memberikan imbauan, edukasi, serta berbagai informasi penting kepada para nelayan agar lebih berhati-hati sebelum memutuskan pergi ke laut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Langkah tersebut dinilai sangat penting karena wilayah pesisir Sambas, khususnya di Kecamatan Pemangkat, merupakan salah satu daerah dengan aktivitas nelayan yang cukup tinggi.

Banyak warga menggantungkan mata pencaharian mereka dari hasil laut, sehingga keselamatan saat melaut harus menjadi prioritas utama.

Komsos Dilaksanakan di Kawasan Pesisir Desa Penjajap

Kegiatan komunikasi sosial dilakukan di kawasan pesisir Desa Penjajap yang setiap harinya menjadi tempat berkumpul para nelayan.

Dalam suasana santai namun penuh perhatian, Koptu Suhendar bersama personel Basarnas berdialog langsung dengan nelayan mengenai kondisi cuaca dan risiko yang mungkin terjadi saat melaut.

Para nelayan tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut, mereka mendengarkan dengan seksama setiap imbauan yang disampaikan.

Selain itu, Babinsa dan Basarnas juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menanyakan kendala yang selama ini dihadapi para nelayan saat berada di laut.

Melalui dialog dua arah, berbagai informasi penting dapat tersampaikan dengan lebih efektif.

Para nelayan juga merasa lebih dekat dan nyaman karena dapat berdiskusi langsung mengenai persoalan yang mereka alami.

Baca Juga:  Cegah Banjir, Babinsa Roban Pimpin Kerja Bakti Bersihkan Sungai Bersama Warga

Babinsa Ingatkan Keselamatan Adalah Prioritas

Dalam kesempatan tersebut, Babinsa Desa Penjajap Koptu Suhendar menegaskan bahwa keselamatan merupakan hal utama yang harus diperhatikan oleh seluruh nelayan.

Menurutnya, kondisi cuaca saat ini sering berubah secara tiba-tiba.

Angin kencang, gelombang tinggi, dan hujan lebat dapat terjadi sewaktu-waktu, sehingga para nelayan tidak boleh mengabaikan faktor keselamatan.

Koptu Suhendar mengingatkan agar para nelayan tidak memaksakan diri pergi melaut apabila kondisi cuaca tidak mendukung.

“Kami mengimbau kepada seluruh nelayan agar tidak memaksakan diri melaut apabila cuaca tidak mendukung. Keselamatan harus menjadi prioritas utama,” ujar Koptu Suhendar.

Ia menambahkan bahwa nelayan sebaiknya selalu memeriksa prakiraan cuaca terlebih dahulu sebelum berangkat.

Jika terdapat informasi mengenai cuaca buruk, nelayan disarankan menunda keberangkatan hingga situasi kembali aman.

Menurut Koptu Suhendar, langkah sederhana seperti memperhatikan informasi cuaca dapat membantu mengurangi risiko kecelakaan di laut.

Nelayan Diminta Lengkapi Alat Keselamatan

Selain mengingatkan soal kondisi cuaca, Babinsa Desa Penjajap juga meminta para nelayan untuk selalu membawa dan menggunakan alat keselamatan saat melaut.

Peralatan keselamatan tersebut antara lain pelampung, jaket keselamatan, alat komunikasi, senter, hingga perlengkapan darurat lainnya.

“Selalu lengkapi alat keselamatan seperti pelampung dan peralatan komunikasi. Jangan berangkat melaut tanpa perlengkapan yang memadai,” tegas Koptu Suhendar.

Menurutnya, masih ada sebagian nelayan yang terkadang mengabaikan penggunaan alat keselamatan karena merasa sudah terbiasa bekerja di laut.

Padahal, kondisi darurat dapat terjadi kapan saja dan tanpa diduga.

Dengan membawa perlengkapan keselamatan, peluang untuk bertahan dan mendapatkan bantuan akan jauh lebih besar apabila terjadi musibah di laut.

Koptu Suhendar juga mengingatkan para nelayan agar memastikan kondisi kapal atau perahu dalam keadaan baik sebelum digunakan.

Baca Juga:  Komsos Koramil 04/Jawai Bersama Perangkat Desa Bakau, Perkuat Silaturahmi dan Keamanan Wilayah Sambas

Mesin, bahan bakar, dan peralatan navigasi harus diperiksa terlebih dahulu agar tidak menimbulkan masalah saat berada di tengah laut.

Basarnas Berikan Edukasi Mengenai Cuaca Buruk

Selain Babinsa, personel Basarnas bernama Sigit juga memberikan edukasi kepada para nelayan mengenai tanda-tanda cuaca buruk.

Dalam penjelasannya, Sigit menyampaikan bahwa nelayan harus lebih peka terhadap perubahan kondisi alam.

Beberapa tanda cuaca buruk yang perlu diwaspadai antara lain munculnya awan gelap, angin yang tiba-tiba bertiup kencang, gelombang yang semakin tinggi, serta hujan deras disertai petir.

“Jika di tengah laut melihat tanda-tanda cuaca memburuk, segera cari tempat aman atau kembali ke daratan. Jangan menunggu sampai kondisi menjadi semakin berbahaya,” ujar Sigit.

Ia juga memberikan penjelasan mengenai langkah-langkah yang harus dilakukan apabila nelayan menghadapi situasi darurat di laut.

Salah satunya ialah tetap tenang dan segera menggunakan alat komunikasi untuk menghubungi pihak yang dapat memberikan pertolongan.

Selain itu, nelayan juga diminta untuk tidak panik agar dapat mengambil keputusan dengan tepat.

Nelayan Sambut Baik Kegiatan Komsos

Para nelayan yang mengikuti kegiatan tersebut mengaku sangat terbantu dengan adanya perhatian dan edukasi dari Babinsa dan Basarnas.

Mereka menilai kegiatan seperti ini sangat penting karena memberikan pengetahuan baru mengenai keselamatan saat melaut.

Sejumlah nelayan mengatakan bahwa selama ini masih banyak rekan mereka yang belum memahami pentingnya memantau cuaca dan membawa alat keselamatan.

Karena itu, mereka berharap kegiatan serupa dapat dilakukan secara rutin.

“Kami merasa terbantu. Kadang kami terlalu fokus mencari ikan dan lupa memperhatikan keselamatan. Dengan adanya imbauan seperti ini, kami jadi lebih waspada,” ujar salah seorang nelayan.

Para nelayan juga berharap pemerintah dan instansi terkait dapat terus memberikan informasi cuaca secara cepat dan mudah diakses.

Baca Juga:  Gotong Royong Babinsa Bersama Warga, Pengecoran Jalan Gang Desa Dalam Kaum Dimulai

Dengan demikian, mereka dapat lebih siap sebelum turun ke laut.

Tingkatkan Kesadaran dan Kurangi Risiko Kecelakaan

Melalui kegiatan komunikasi sosial yang dilakukan Babinsa Desa Penjajap dan Basarnas, diharapkan kesadaran para nelayan terhadap pentingnya keselamatan kerja dapat semakin meningkat.

Kegiatan ini juga menjadi langkah preventif untuk meminimalisir risiko kecelakaan di laut akibat cuaca ekstrem.

Sinergi antara TNI, Basarnas, dan masyarakat nelayan diharapkan terus terjalin dengan baik agar keselamatan para pencari nafkah di laut dapat lebih terjamin.

Dengan meningkatnya kewaspadaan, para nelayan di Desa Penjajap dan wilayah sekitarnya dapat bekerja dengan lebih aman dan tenang, tanpa mengabaikan faktor keselamatan saat melaut.

Berita Terkait

Helikopter Airbus H130 PK-CFX Hilang di Sekadau, Kodam XII/Tpr Kerahkan Pasukan untuk Pencarian
Pangdam XII/Tpr Hadiri Apel Kesiapsiagaan Karhutla Nasional 2026, TNI Siap Cegah Dini Kebakaran
O2SN Tingkat SD di Kecamatan Tekarang Resmi Dibuka, Babinsa Turut Hadir
Pangdam XII/Tpr Sambangi Markas Yonzipur 6/SD di Anjongan, Pertegas Profesionalisme Prajurit
Pangdam XII/Tpr Tinjau Kesiapan Tempur Kikav 12/Macan Dahan Cakti, Tekankan Profesionalisme Prajurit
Danrem 121/Abw Dampingi Pangdam XII/Tpr Sambut Siswa Sespimti Polri di Makodam XII/Tpr
Serda Hariadi Pastikan Distribusi Makan Bergizi Gratis Berjalan Lancar dan Tepat Sasaran
Sambut Tradisi Naik Dango, Kodim 1209/Bengkayang Gelar Karya Bakti di Rumah Adat Samalantan
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Newest
Oldest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 15:15 WIB

Rakor Karhutla Kalbar 2026, Pemerintah Siapkan Patroli Terpadu dan Hujan Buatan

Kamis, 16 April 2026 - 15:08 WIB

Apel Siaga Karhutla Nasional 2026 di Pontianak, Forkopimda Kalbar Siapkan Mitigasi Dini

Kamis, 16 April 2026 - 14:46 WIB

Hujan dan Angin Kencang Sebabkan Pohon Tumbang, Polisi Gerak Cepat Buka Akses Jalan

Kamis, 16 April 2026 - 10:41 WIB

Rakernis Humas Polri 2026: Polda Kalbar Borong Penghargaan Konten Digital

Rabu, 15 April 2026 - 20:04 WIB

Kalbar Siap Cetak Sejarah, Kapolda Kalbar Matangkan Persiapan AVC Men’s Champions League 2026

Rabu, 15 April 2026 - 19:00 WIB

Warga Sedang Beli Gorengan, Polisi Datang dan Sampaikan Pesan Kamtibmas

Rabu, 15 April 2026 - 18:55 WIB

Polisi Sapa Warga Saat Patroli Malam, Polsek Mandor Bangun Kepercayaan Masyarakat

Rabu, 15 April 2026 - 18:49 WIB

Patroli Siang Polsek Meranti, Warga dan Polisi Duduk Santai Penuh Keakraban

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x