Akarkata.com, Ketapang, Kalbar – Kepedulian Polri terhadap dunia pendidikan kembali ditunjukkan melalui kehadiran personel Polsek Muara Pawan di lingkungan sekolah.
Dalam upaya menanamkan kedisiplinan, karakter positif, serta membangun kesadaran hukum sejak usia dini, Kanit Binmas Polsek Muara Pawan Aiptu Sujud hadir sebagai pembina upacara bendera di SDN 13 Muara Pawan.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin (13/04/2026) di halaman SDN 13 Muara Pawan yang berlokasi di Jalan Tanjung Belandang, Desa Sungai Awan Kiri, Kecamatan Muara Pawan, Kabupaten Ketapang.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kehadiran anggota Polri di tengah para pelajar mendapat sambutan hangat dari pihak sekolah, guru, dan seluruh siswa.
Upacara bendera berlangsung dengan tertib dan khidmat.

Kepala Sekolah SDN 13 Muara Pawan, dewan guru, staf sekolah, serta seluruh siswa-siswi turut mengikuti rangkaian kegiatan tersebut hingga selesai.
Polri Hadir untuk Membentuk Karakter Pelajar
Dalam amanatnya sebagai pembina upacara, Aiptu Sujud menyampaikan bahwa disiplin merupakan salah satu kunci utama untuk meraih masa depan yang baik.
Menurutnya, kebiasaan disiplin harus ditanamkan sejak dini, dimulai dari hal-hal sederhana di lingkungan sekolah maupun di rumah.
Aiptu Sujud mengajak seluruh siswa agar selalu datang ke sekolah tepat waktu, memakai seragam sesuai aturan, menghormati guru, rajin belajar, serta menjaga sikap kepada orang tua maupun teman-teman di sekolah.
“Anak-anak harus belajar disiplin sejak sekarang. Jika terbiasa disiplin, maka kelak akan menjadi pribadi yang bertanggung jawab dan mudah meraih cita-cita,” pesan Aiptu Sujud di hadapan peserta upacara.
Kanit Binmas Polsek Muara Pawan itu juga menekankan bahwa para siswa harus memiliki semangat belajar yang tinggi.
Selain belajar di kelas, para siswa juga diminta untuk selalu menjaga sopan santun dan tidak melakukan perbuatan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.
Edukasi Tata Cara Baris Berbaris untuk Melatih Disiplin

Pada kesempatan tersebut, Aiptu Sujud turut memberikan edukasi mengenai tata cara baris berbaris kepada para siswa.
Menurutnya, latihan baris berbaris tidak hanya bertujuan untuk membentuk kerapian, tetapi juga mengajarkan pentingnya disiplin, kerja sama, tanggung jawab, dan kepatuhan terhadap aturan.
Ia menjelaskan bahwa melalui kegiatan baris berbaris, para pelajar dapat belajar untuk menghargai waktu, mengikuti instruksi dengan baik, serta menumbuhkan rasa kebersamaan di antara sesama siswa.
Para siswa tampak antusias mengikuti arahan yang diberikan.
Beberapa siswa juga terlihat bersemangat ketika diminta mempraktikkan sikap sempurna, sikap istirahat, dan gerakan dasar dalam baris berbaris.
Kegiatan seperti ini dinilai sangat penting karena mampu memberikan pengalaman belajar yang berbeda bagi siswa.
Tidak hanya menerima materi di dalam kelas, para pelajar juga memperoleh pembinaan langsung dari aparat Kepolisian.
Tekankan Larangan Bullying di Lingkungan Sekolah

Selain memberikan pembinaan disiplin, Aiptu Sujud juga menyoroti pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman.
Salah satu hal yang menjadi perhatian serius adalah tindakan bullying atau perundungan di kalangan pelajar.
Dalam amanatnya, Aiptu Sujud mengingatkan agar tidak ada siswa yang mengejek, menghina, mengucilkan, maupun melakukan kekerasan terhadap teman sebaya.
Ia menegaskan bahwa tindakan bullying dapat menimbulkan dampak buruk bagi korban, baik secara mental maupun emosional.
Para siswa diminta untuk saling menghormati, saling membantu, dan menjalin pertemanan yang baik.
Jika melihat atau mengalami tindakan perundungan, siswa diminta segera melapor kepada guru atau orang tua.
“Jangan pernah membully teman. Semua teman harus saling menghargai dan saling menjaga. Sekolah harus menjadi tempat yang aman dan menyenangkan untuk belajar,” tegas Aiptu Sujud.
Pesan anti bullying tersebut mendapat perhatian dari para guru dan siswa.
Pihak sekolah menilai bahwa edukasi seperti ini sangat penting untuk mencegah terjadinya perundungan di lingkungan pendidikan.
Sampaikan Imbauan Kamtibmas kepada Para Siswa
Tidak hanya fokus pada disiplin dan anti bullying, Kanit Binmas Polsek Muara Pawan juga memberikan imbauan kamtibmas kepada para siswa.
Ia mengajak seluruh pelajar untuk ikut menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan sekolah.
Aiptu Sujud mengingatkan agar siswa tidak mudah terpengaruh oleh pergaulan negatif.
Para siswa juga diminta menjauhi perbuatan yang melanggar aturan, seperti berkelahi, berkata kasar, merusak fasilitas sekolah, maupun melakukan tindakan yang dapat mengganggu proses belajar mengajar.
Selain itu, siswa diminta untuk selalu menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan sekolah agar tercipta suasana belajar yang kondusif.
Lingkungan sekolah yang aman, bersih, dan tertib diyakini dapat mendukung prestasi belajar para siswa.
Kapolsek Muara Pawan: Bentuk Kepedulian Polri terhadap Dunia Pendidikan
Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris, S.H., S.I.K., M.I.K., CPHR melalui Kapolsek Muara Pawan Ipda Lukman Hakim menyampaikan bahwa kegiatan personel Polri menjadi pembina upacara di sekolah merupakan bagian dari upaya pembinaan karakter generasi muda.
Menurut Ipda Lukman Hakim, kehadiran Polri di lingkungan sekolah bukan hanya untuk memberikan rasa aman, tetapi juga untuk menanamkan nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, dan kepatuhan terhadap aturan.
“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap dunia pendidikan. Kami ingin anak-anak sejak dini terbiasa disiplin, rajin belajar, menghormati guru dan orang tua, serta tidak melakukan perundungan terhadap teman-temannya,” ujar Ipda Lukman Hakim.
Ia menambahkan, pihaknya berharap sinergi antara sekolah dan Kepolisian dapat terus terjalin dengan baik.
Dengan adanya kerja sama tersebut, para pelajar diharapkan tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berakhlak mulia, disiplin, dan taat hukum.
Sinergi Sekolah dan Kepolisian Perlu Terus Diperkuat
Kegiatan pembinaan yang dilakukan Polsek Muara Pawan di SDN 13 Muara Pawan menjadi contoh nyata bahwa pendidikan karakter tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah dan orang tua, tetapi juga membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk Kepolisian.
Melalui kegiatan pembina upacara, penyuluhan disiplin, edukasi anti bullying, dan imbauan kamtibmas, para siswa memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang pentingnya menjaga perilaku, menghormati sesama, dan menaati aturan.
Ke depan, kegiatan serupa diharapkan dapat terus dilaksanakan secara rutin di sekolah-sekolah lainnya di wilayah Kecamatan Muara Pawan.
Dengan demikian, akan tercipta lingkungan pendidikan yang aman, tertib, dan mendukung terbentuknya generasi muda yang unggul serta memiliki karakter positif.











